Di hari-hari pertama mendampingi Dwi Priyo Utomo saja, Bejo Sugiantoro mengaku sudah mendapat banyak ilmu dari rekannya semasa di PSSI Primavera itu. Keduanya sama-sama gemar memoles pemain muda.
APRIDIO ANANTA, Kediri
FOKUS perhatian dua pria itu tak kendur kendati Kediri diguyur hujan lebat Jumat sore pekan lalu (27/1). Dari pinggir lapangan Stadion Brawijaya, mereka berteriak memberikan instruksi. Sesekali disela diskusi di antara mereka sendiri, sembari mata tetap mengarah ke para pemain.
Dwi Priyo Utomo dan Bejo Sugiantoro, dua pria tersebut, kompak bergantian memberikan instruksi. Tak pernah saling overlap.
Jadi, para pemain yang masih dalam tahap seleksi itu pun tak bingung. Materi latihan bisa dijalankan dengan lancar. Padahal, itu baru hari keempat mereka bekerja sama sebagai pelatih kepala dan asisten pelatih Persik.
’’Di sini (Persik) memang baru beberapa hari, tapi kompaknya itu sudah sejak sama-sama masih bermain,’’ ucap Dwi, sang pelatih kepala, kepada Jawa Pos setelah merampungkan seleksi.
Dwi dan Bejo memang sama-sama jebolan PSSI Primavera. Posisinya juga sama: bek tengah. Persisnya, Dwi stoper, sedangkan Bejo libero.
Bedanya, Dwi merupakan angkatan pertama (1993–1994), sedangkan Bejo menyusul setahun kemudian. Keduanya juga satu tim di Piala Pelajar Asia 1994 dan Pra-Olimpiade 2000. Selain Bejo, yang mendampingi Dwi di staf kepelatihan adalah Wahyudi (pelatih kiper) dan Edo Rahman Ediyanto (pelatih fisik).
Meski sepantaran, Bejo tetap menganggap Dwi sebagai ’’guru’’. ’’Dia (Dwi) adalah guru saya kalau dalam hal strategi,’’ ujar Bejo disambut tawa dari Dwi.
Sebagai pemain, pengalaman Bejo memang lebih lengkap ketimbang Dwi yang menghabiskan karir klubnya di Semen Padang dan Persik. Selain bersinar di klub, Bejo pernah lama jadi pilar tim nasional senior.
Namun, untuk urusan melatih, Bejo menyebut Dwi lebih unggul. Lisensi keduanya memang berbeda. Dwi dengan lisensi B AFC di atas Bejo yang baru mengantongi C AFC.
Itulah yang membuat Bejo menerima pinangan kampiun Liga Indonesia 2003 dan 2006 tersebut. Pria yang dibesarkan Persebaya Surabaya itu pun meminta Dwi untuk tidak segan menegurnya. Misalnya, bila dalam agenda latihan ada yang kurang tepat sasaran.
’’Dia sudah paham karakter saya, begitu pula sebaliknya,’’ kata Bejo lagi. ’’Kami berdua memang soulmate,’’ timpal Dwi, lantas kembali tergelak.
Sebelum ke Persik, Bejo hampir deal dengan Barito Putera untuk mendampingi Jacksen F. Tiago. Dengan dalih ingin mempertajam ilmu melatih di Jawa Timur lebih dulu sekaligus membangun mental tanding dari kasta kedua, pria 39 tahun itu memutuskan bergabung dengan Persik. Dan, Jacksen bisa memahami keputusan bapak empat anak tersebut.
Apalagi, visi dan misi keduanya juga sama. Mereka sama-sama gemar memoles pemain muda. ’’Ibaratnya, saya sambil menyelam minum air. Nostalgia sekaligus belajar kepada Dwi,’’ tambah pemain yang semasa aktif akrab dengan nomor 5 itu.
Pernyataan Bejo merujuk pada metode latihan yang diberikan Dwi di Persik. Ada beberapa jenis pakem yang baru diketahuinya. Misalnya, langsung memberikan materi latihan kepada pemain per posisi. Itu mungkin wajar bila sudah menjadi satu kesatuan tim. Namun, ini masih berada dalam tahap seleksi.
Menurut Dwi, itu dilakukan agar kemampuan setiap pemain bisa terdeteksi sejak awal. Tidak heran, sejak menggeber seleksi pada 22 Januari dengan diikuti lebih dari 50 pemain, empat hari berselang jumlah itu sudah tereduksi jadi separonya.
’’Kami juga tidak ingin membuang waktu para pemain untuk menemukan tim yang cocok. Kasihan kalau terlalu lama seleksi tapi akhirnya tidak dipakai,’’ ucap pria 38 tahun tersebut.
Itulah yang dimaksud Bejo sebagai ilmu baru, dan itu hanya salah satu contoh kecil. Bersama Dwi, dia juga belajar bagaimana menyusun laporan harian terkait perkembangan performa pemain. Kelak, hasil susunan tersebut bisa menjadi bekalnya menuju lisensi B AFC.
’’Semua yang saya terima di Persik bersama coach Dwi sangat berharga. Sebab, itu nantinya bisa berguna bagi saya dan target di masa depan, salah satunya melatih Persebaya Surabaya,’’ harap Bejo. (*/c17/ttg)