← Beranda
Regulasi Baru PSSI Disambut Baik Kiper Muda Persiba
Edy PramanaKamis, 2 Februari 2017 | 05.48 WIB
Kurniawan Kartika Ajie, kiper muda Persiba Balikpapan, merespons positif regulasi baru PSSI

JawaPos.com - Peraturan atau regulasi baru yang bakal diterapkan PSSI dalam gelaran Liga 1 2017, terkait aturan menurunkan tiga pemain U-23 di setiap laga mendapat respons positif. Salah satunya dari kiper muda Persiba Balikpapan, Kurniawan Kartika Ajie.

Pria kelahiran Balikpapan, 20 Juni 1996 ini menilai, berkat aturan tersebut, peluangnya untuk bermain jauh lebih besar. Dibanding tahun lalu, dalam perhelatan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 yang hanya tampil sekali.


"Ini sangat membantu kami pemain muda untuk menunjukkan kualitas dan menambah pengalaman. Benar-benar sangat menguntungkan," beber Ajie seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).

Terlebih, kiper merupakan posisi yang paling ideal. Dalam artian, sangat jarang mendapat pengaruh ketika ada pergantian pemain. Kecuali penampilannya sangat buruk.

"Saya juga sudah mendapat lampu hijau dari tim pelatih. Beberapa hari lalu coach Timo Scheunemann berbicara dan meminta saya untuk siap-siap," imbuh Ajie.

Akan tetapi, lampu hijau tersebut tak lantas membuat jebolan Persiba U-21 ini jemawa. Apalagi sampai lupa diri dan malas berlatih. "Saya harus bisa menjawab dengan berlatih lebih keras lagi," tuturnya.

Menurut Ajie, persaingan untuk mengisi posisi starter sangat terbuka sekaligus sengit. Dia menilai dua rekannya yakni Dedi Haryanto dan Yoewanto Stya Benny punya keunggulan masing-masing.

"Begitu juga saya. Target tahun ini, saya ingin mencatatkan penampilan lebih banyak dibandingkan penjaga gawang lain," ujarnya.

Sementara itu, pelatih kiper Bayu Cahyo Wibowo mengatakan, perkembangan Ajie dalam dua minggu terakhir cukup menjanjikan. Namun, dia belum bisa memastikan posisi inti untuk Ajie. Sebab dua pemain lain juga menunjukkan peningkatan performa yang menjanjikan.

"Peluang Ajie mengisi starter sangat terbuka. Begitu juga yang lain. Tergantung kesiapan pemain jelang pertandingan dan kebutuhan tim," ungkap Bayu.

Sebagai pertimbangan awal, dia berencana menurunkan tiga penjaga gawang dalam gelaran Piala Presiden 2017 untuk melihat kesiapan mental dan kematangan kemampuan dasar yang dimiliki. Mulai dari reflek, memotong bola udara, maupun melakukan tangkapan.
(ndu/is/epr/JPG)

EDITOR: Edy Pramana