JawaPos.com - Juventus akan bertandang ke markas Celta Vigo pada matchday kedua Liga Europa, dini hari nanti. Bermain di Estadio Balaidos, Bianconeri mengincar kemenangan demi mempertahankan posisi puncak klasemen.
Juventus mengawali kiprahnya di kompetisi tersebut dengan hasil meyakinkan. Mereka melibas NEC Nijmegen lima gol tanpa balas pada matchday pertama, meski hanya mencatatkan 11 percobaan tembakan.
Hasil itu mengantarkan Si Nyonya Tua ke puncak klasemen sekaligus menjadi modal penting menjelang lawatan ke Spanyol. Juventus ingin menjaga momentum positif tersebut, meski hanya bermain imbang 1-1 saat menghadapi Cagliari di Serie A akhir pekan lalu.
Pelatih Juventus Luciano Spalletti tetap optimistis dengan kualitas skuadnya. Ia menilai timnya hanya perlu meningkatkan ketajaman di depan gawang.
“Yang terpenting adalah memiliki tekad dan kekuatan mental yang tepat. Kami hanya perlu memperbaiki penyelesaian akhir,” kata Spalletti kepada DAZN.
Penyerang Juventus Randall Kolo Muani, yang menyelamatkan timnya dari kekalahan saat melawan Cagliari, juga menilai permainan mereka sudah cukup baik. Meski demikian, pemain asal Prancis itu menyadari masih ada ruang untuk perbaikan.
“Kami masih bisa tampil lebih baik lagi,” ujar Kolo Muani.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs RB Salzburg: Ruben Amorim di Bawah Tekanan
Celta Vigo Ingin Bangkit di Kandang
Di kubu tuan rumah, Celta Vigo bertekad menebus kekalahan 0-1 saat bertandang ke Nicosia pada matchday pertama. Bermain di Estadio Balaidos diharapkan menjadi keuntungan bagi klub asal Spanyol tersebut.
Pelatih Celta Vigo Claudio Giraldez juga menuntut peningkatan performa setelah timnya bermain imbang tanpa gol melawan Elche di kompetisi domestik akhir pekan lalu.
Giraldez secara terbuka mengkritik permainan anak asuhnya. Ia menilai Celta Vigo terlalu terburu-buru saat membangun serangan, kurang akurat dalam penguasaan bola, dan lambat ketika melakukan tekanan.
“Saya tidak menyukainya (performa melawan Elche). Kami terlalu terburu-buru dalam membangun serangan, kurang presisi secara teknis, dan lambat dalam melakukan tekanan,” tegasnya, seperti dikutip Marca.
Menurut Giraldez, Celta Vigo harus menunjukkan peningkatan signifikan jika ingin mengamankan kemenangan. Meski begitu, ia percaya timnya memiliki fondasi yang cukup kuat untuk bersaing.
“Kami perlu melakukan jauh lebih banyak hal untuk meraih kemenangan. Namun, kami memiliki fondasi kuat yang memungkinkan kami untuk tetap bersaing,” jelasnya.
Celta Vigo dipastikan kehilangan tiga pemain akibat cedera, yakni Carl Starfelt, Miguel Roman, dan Jones El-Abdellaoui. Kabar baiknya, penyerang senior Iago Aspas sudah kembali masuk daftar pemain cadangan pada akhir pekan lalu setelah absen dalam lawatan ke Nicosia karena cedera.
Juventus Dihantam Cedera, Spalletti Siapkan Rotasi
Juventus juga menghadapi persoalan kebugaran pemain. Di tengah jadwal padat lima pertandingan dalam dua pekan, Spalletti berpeluang melakukan rotasi untuk menjaga kondisi skuadnya.
Lloyd Kelly bisa kembali memperkuat lini belakang setelah menjalani sanksi UEFA ketika Juventus menghadapi NEC.
Namun, Bianconeri masih harus tampil tanpa Manuel Locatelli, Kenan Yildiz, Khephren Thuram, Jeremie Boga, dan Jeff Ekhator.
Pertemuan kali ini juga mengingatkan pada duel kedua tim pada 9 Maret 2000 di babak 16 besar Piala UEFA. Saat itu, Celta Vigo mencatat kemenangan telak 4-0 di Balaidos.
Hasil tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah klub Spanyol itu.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs RB Salzburg: Ruben Amorim di Bawah Tekanan
Kini, Celta Vigo berpeluang kembali memanfaatkan dukungan publik sendiri, sementara Juventus datang dengan target mempertahankan laju positif di kompetisi Eropa. (amr)
Prediksi Susunan Pemain
Celta Vigo (3-4-3):
Radu; Caceres, Lago, Alonso; Rueda, Febas, Moriba, Galan; Duran, Jutgla, Alvarez.
Juventus (4-2-3-1):
Vicario; Celik, Gatti, Kelly, Cambiaso; Luiz, Sarr; Alajbegovic, McKennie, Gonzalez; Kolo Muani.