JawaPos.com - Timnas Turki akan menjamu Italia pada matchday kedua UEFA Nations League 2026/2027 di Bursa Ataturk Stadyumu, Selasa (29/9) dini hari WIB.
Duel tersebut menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk meraih kemenangan pertama di Grup 1 Liga A.
Turki dan Italia sama-sama mengawali perjalanan mereka dengan kekalahan sehingga pertandingan di Bursa diperkirakan berlangsung ketat.
Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Ketat di SUGBK
Turki datang dengan modal kekalahan tipis 0-1 dari Prancis pada pertandingan sebelumnya.
Hasil itu membuat Arda Guler dan kawan-kawan harus segera bangkit jika tidak ingin semakin tertinggal dalam persaingan grup.
Kekalahan tersebut juga memperpanjang periode sulit Turki.
Baca Juga: Prediksi Jepang vs Venezuela: Hajime Moriyasu Siapkan Samurai Biru Hadapi La Vinotinto
Dalam empat pertandingan terakhir, mereka sudah menelan tiga kekalahan.
Sebelum kalah dari Prancis, Turki sempat menang 3-2 atas Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, Turki juga mengalami kekalahan dari Paraguay dan Australia.
Mereka baru meraih kemenangan ketika menghadapi Amerika Serikat pada pertandingan terakhir fase grup Piala Dunia.
Kini, pertandingan melawan Italia menjadi kesempatan bagi Turki untuk memperbaiki catatan tersebut.
Bermain di kandang sendiri tentu menjadi salah satu keuntungan yang bisa dimanfaatkan oleh Montella dan para pemainnya.
Baca Juga: Dihajar Denmark 0-2 di UEFA Nations League, Pelatih Wales Craig Bellamy Terpukul
Di sisi lain, Italia juga membawa tekanan yang tidak jauh berbeda. Gli Azzurri kalah 0-2 dari Belgia pada pertandingan pertama Nations League 2026/2027.
Hasil tersebut menjadi awal yang kurang ideal bagi Roberto Mancini yang kembali menangani tim nasional Italia.
Kekalahan dari Belgia membuat Italia harus segera mendapatkan poin.
Baca Juga: 3 vs 3 di Campus League The Nationals Badminton, Lebih Seru dan Dinamis, Menarik Ditonton
Jika kembali gagal meraih kemenangan di Bursa, posisi mereka dalam persaingan Grup 1 Liga A tentu semakin sulit.
Italia juga harus menghadapi sejumlah persoalan terkait kondisi pemain.
Federico Dimarco, Bryan Cristante, dan kapten Juventus Manuel Locatelli dipastikan absen karena cedera.
Baca Juga: Timnas Indonesia Unggul atas Malaysia dalam 10 Pertemuan Terakhir
Beberapa pemain lainnya juga tidak masuk dalam skuad untuk pertandingan kali ini dan masih berada di pusat latihan Coverciano.
Situasi tersebut membuat Mancini harus melakukan sejumlah penyesuaian dalam komposisi tim.
Kabar positif datang dari lini belakang dimana Alessandro Bastoni sudah bisa kembali bermain setelah menyelesaikan hukuman larangan bertanding.
Kehadiran bek Inter Milan tersebut diharapkan bisa memberikan tambahan pilihan bagi Italia.
Baca Juga: 56.000 Tiket Pertandingan Timnas Indonesia vs Malaysia Terjual, GBK Berpotensi Full House
Gianluigi Donnarumma juga menjadi salah satu pemain senior yang akan menjadi perhatian.
Kiper berusia 27 tahun itu sudah mengoleksi 84 penampilan bersama tim nasional Italia.
Pertemuan Turki dan Italia sendiri memiliki sejarah yang cukup panjang.
Baca Juga: Laga Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 Disemarakkan Ragam Hiburan
Dari lima pertemuan terakhir, Italia belum pernah kalah. Mereka meraih dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Pertemuan terbaru kedua negara terjadi pada Juni 2024. Ketika itu, Italia dan Turki bermain imbang tanpa gol.
Sebelumnya, Italia menang 3-2 atas Turki pada pertandingan persahabatan Maret 2022.
Baca Juga: Catat, Ini Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir saat Timnas Indonesia Hadapi Malaysia di GBK
Italia juga menang 3-0 ketika kedua tim bertemu di fase grup Euro 2020 pada Juni 2021.
Sementara itu, dua pertemuan pada 2002 dan 2006 berakhir dengan skor 1-1.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Italia memiliki rekor pertemuan yang cukup baik saat menghadapi Turki.
Namun, kondisi kedua tim saat ini membuat pertandingan mendatang tidak mudah diprediksi hanya berdasarkan sejarah.
Baca Juga: Pelatih Timnas Portugal Jorge Jesus Sebut Kemenangan atas Norwegia Luar Biasa
Turki memiliki beberapa pemain yang dapat menjadi ancaman bagi pertahanan Italia.
Arda Guler menjadi salah satu pemain yang paling mendapat perhatian berkat kemampuan teknis dan kreativitasnya.
Selain Guler, Kerem Akturkoglu dan Burak Yilmaz juga diperkirakan menjadi bagian penting dari rencana serangan Turki.
Baca Juga: Mexx Meerdink Cetak Brace untuk Timnas Belanda, Dapat Pujian dari Virgil Van Dijk
Pelatih timnas Turki Vincenzo Montella kemungkinan tetap mengandalkan formasi 3-4-2-1 untuk menghadapi Italia.
Sementara itu, Italia diperkirakan turun dengan formasi 4-3-3.
Donnarumma berada di bawah mistar dengan lini belakang yang berisi Kayode, Scalvini, Bastoni, dan Calafiori.
Baca Juga: Jurgen Klopp Kecewa Berat Timnas Jerman Kalah, Pelatih Yunani Ivan Jovanovic Ungkap Suka Cita
Di lini tengah, Davide Frattesi, Sandro Tonali, dan Rolando Mandragora diperkirakan menjadi pilihan.
Sementara itu, lini depan dapat diisi Cambiaghi, Francesco Pio Esposito, dan Giacomo Raspadori.
Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi kedua pelatih.
Montella perlu memastikan Turki mampu mempertahankan organisasi permainan seperti ketika menghadapi Prancis, tetapi sekaligus lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Baca Juga: PB ORADO Pecahkan Rekor Muri dan Sukses Gelar Piala Panglima TNI
Mancini juga memiliki pekerjaan yang tidak kalah penting.
Italia perlu memperbaiki sejumlah aspek setelah kesulitan menghadapi Belgia pada laga pembuka.
Dengan sama-sama mengincar kemenangan pertama, pertandingan Turki vs Italia berpotensi berjalan terbuka.
Baca Juga: Rui Pinto Ungkit Lagi Ucapan Pelatih Manchester City Pep Guardiola 10 Tahun Lalu
Turki memiliki keuntungan bermain di depan pendukung sendiri, sedangkan Italia membawa pengalaman dan rekor pertemuan yang lebih baik.
Kondisi tersebut membuat laga di Bursa Ataturk Stadyumu diperkirakan berlangsung menarik.
Kedua tim membutuhkan tiga poin untuk menjaga peluang bersaing dengan Belgia dan Prancis di Grup 1 Liga A.
Baca Juga: Manchester City Dinyatakan Bersalah atas Mayoritas 115 Dakwaan, Premier League Kini Hadapi Babak Bar
Jika melihat performa pertandingan terakhir, Turki menunjukkan permainan yang cukup terorganisasi ketika menghadapi Prancis.
Sementara itu, Italia masih harus menemukan keseimbangan setelah kalah dari Belgia.
Faktor kandang juga dapat memberikan tambahan energi bagi Turki.
Namun, Italia memiliki pengalaman dan kualitas pemain yang bisa membuat pertandingan tetap berjalan seimbang.
Baca Juga: Tradisi Persija Berlanjut, Tiga Pemain Akademi Disiapkan Tembus Persaingan Tim Utama
Turki diperkirakan mampu memberikan perlawanan kuat dan memanfaatkan dukungan suporter.
Italia tetap memiliki peluang mencetak gol, tetapi tuan rumah diprediksi dapat mengamankan kemenangan tipis. Prediksi skor: Turki 2-1 Italia.