← Beranda
Belanda Menang atas Serbia, Xavi Hernandez Soroti Pressing dan Puji Meerdink
Aprillia JP• Senin, 28 September 2026 | 14.48 WIB
Belanda mengalahkan Serbia 2-1 di Nations League. Xavi Hernandez puas dengan hasil tersebut, tetapi masih menyoroti pressing timnya. (Bein Sports)

JawaPos.com - Belanda meraih kemenangan pertama di Grup A2 UEFA Nations League 2026/2027 setelah mengalahkan Serbia 2-1 di Stadion Rajko Mitic, Belgrade, Minggu (27/9).

Laga tersebut menjadi pertandingan kedua Mexx Meerdink bersama Timnas Belanda. Penyerang berusia 23 tahun itu dipercaya tampil sebagai starter untuk pertama kalinya setelah menjalani debut saat menghadapi Jerman pada pertandingan sebelumnya.

Meerdink langsung membayar kepercayaan tersebut. Ia membuka keunggulan Belanda melalui tendangan penalti pada menit ke-30.

Serbia kemudian meningkatkan tekanan dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Luka Jovic pada babak kedua. Namun, Belanda kembali unggul pada menit ke-69.

Meerdink mencetak gol keduanya setelah menerima umpan Ruben van Bommel. Belanda kemudian mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Hasil tersebut tidak hanya menjadi kemenangan pertama Belanda di Grup A2, tetapi juga kemenangan perdana Xavi Hernandez sejak ditunjuk sebagai pelatih tim nasional.

Xavi Minta Belanda Perbaiki Pressing

Meski puas dengan hasil akhir, Xavi menilai Belanda masih memiliki sejumlah aspek yang perlu diperbaiki. Salah satunya adalah cara tim melakukan pressing dan menjaga garis pertahanan.

“Kami bisa melakukan lebih baik dalam high press, mid-block, dan garis pertahanan, tetapi kami pantas menang,” kata Xavi Hernandez dikutip dari UEFA.

Pelatih asal Spanyol tersebut juga mengakui Belanda sempat mengalami kesulitan menghadapi kualitas individu sejumlah pemain Serbia. Menurutnya, perubahan pemain yang dilakukan Serbia turut memengaruhi jalannya pertandingan.

Baca Juga: George Russell Raih Grand Slam Pertama di F1, Pangkas Jarak dengan Kimi Antonelli

“Kami mengalami beberapa momen sulit karena Serbia memiliki beberapa pemain individu yang sangat bagus, terutama Luka Jovic dan Dusan Tadic,” ujar Xavi.

Xavi ingin Belanda terus mengembangkan permainan berbasis penguasaan bola dan tekanan tinggi. Menurutnya, pendekatan tersebut membutuhkan perubahan mentalitas dari para pemain.

“Saya ingin kami terus menguasai bola dan melakukan pressing selama 90 menit. Itu mungkin membutuhkan perubahan mentalitas, tetapi itulah cara saya ingin kami bermain,” tuturnya.

Meerdink Dapat Pujian

Di balik kemenangan tersebut, Xavi memberikan apresiasi khusus kepada Meerdink dan Joey Veerman.

Veerman dinilai tampil baik dalam mendistribusikan bola dan membantu rekan-rekannya membangun serangan. Sementara Meerdink dianggap memberikan kontribusi lebih dari sekadar mencetak dua gol.

“Veerman sangat bagus, dengan umpan-umpan yang sangat baik dan kualitas nyata dalam membantu rekan-rekannya. Saya juga sangat senang untuk Mexx. Dua gol, tetapi yang lebih penting dia bekerja untuk seluruh tim,” kata Xavi.

Xavi juga mengungkapkan bahwa Meerdink merupakan penendang penalti kedua Belanda setelah Cody Gakpo. Kepercayaan tersebut diberikan kepada Meerdink ketika Belanda mendapatkan peluang dari titik putih pada babak pertama.

Tugas tersebut berhasil dijalankan dengan baik dan menjadi awal dari penampilan produktif Meerdink dalam pertandingan keduanya bersama Timnas Belanda.

Setelah kemenangan atas Serbia, Belanda selanjutnya akan menghadapi Yunani pada 2 Oktober di Stadion Toumba, Thessaloniki.

EDITOR: Hendra