← Beranda
Tanggapan Mikel Arteta di Masa Lalu soal 115 Tuduhan yang Dihadapi Man City
M Shofyan Dwi Kurniawan• Minggu, 27 September 2026 | 17.45 WIB
Mikel Arteta. (ig @mikelarteta)

 

 

JawaPos.com - Mikel Arteta pernah ditanya mengenai 115 tuduhan pelanggaran yang dihadapi Manchester City. Manajer Arsenal itu menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya potensi pelanggaran selama tiga tahun bekerja sebagai asisten Pep Guardiola di Etihad Stadium.

Arteta menjadi bagian dari staf Guardiola di Manchester City pada 2016 hingga 2019 sebelum mengambil alih Arsenal pada Desember 2019. Premier League kemudian mengumumkan dakwaan terhadap City pada 2023, dengan dugaan pelanggaran mencakup periode 2009 hingga 2018.

City kini menunggu keputusan mengenai sanksi setelah dinyatakan bersalah atas hampir seluruh tuduhan tersebut. Hukuman yang mungkin dijatuhkan dapat mencakup pengurangan poin hingga pengusiran dari Liga Premier. Klub tersebut tetap membantah melakukan kesalahan dan diperkirakan akan mengajukan banding.

Arteta menolak berkomentar pada 2023

Melansir Mirror, ketika kabar mengenai tuduhan tersebut pertama kali mencuat pada 2023, Arteta memilih tidak memberikan komentar.

"Saya tidak akan berkomentar tentang itu, maaf," kata Arteta.

Pelatih asal Spanyol itu kemudian ditanya secara langsung apakah dirinya mengetahui adanya potensi pelanggaran di Manchester City selama menjadi asisten Guardiola.

Arteta menjawab singkat:

"Tidak."

Setahun kemudian, Arteta kembali memberikan jawaban hati-hati Saat Arteta kembali ditanya mengenai tuduhan yang dihadapi Manchester City. Kali ini, ia menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan ranah pihak berwenang.

"Itu urusan pihak berwenang. Bukan urusan kami," kata pelatih Arsenal itu.

"Jika mereka bermain, itu berarti mereka mampu bermain dan berhak bermain. Itu saja."

Pernyataan Arteta tersebut kembali menjadi sorotan setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas hampir seluruh tuduhan yang diajukan Premier League. Namun, proses tersebut belum sepenuhnya berakhir karena klub masih mempertahankan posisinya dan langkah hukum selanjutnya masih harus dijalani.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti