JawaPos.com — Afrika Selatan menjamu Guinea di Orlando Stadium pada Sabtu (26/9/2026) pukul 20.00 WIB dalam laga pembuka Kualifikasi Piala Afrika 2027, dengan Pitso Mosimane kembali memimpin Bafana Bafana.
Tuan rumah mengincar tiga poin setelah Guinea datang dengan persiapan yang terganggu masalah dokumen perjalanan, absennya sejumlah pemain penting, serta catatan tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir.
Baca Juga: Jadi Kapten Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Merasa Terhormat
Afrika Selatan Punya Modal Tuan Rumah
Afrika Selatan memasuki pertandingan ini dengan misi mengawali Kualifikasi Piala Afrika 2027 secara positif di bawah Mosimane. Pelatih yang sebelumnya menangani Mamelodi Sundowns dan Al Ahly itu kembali ke kursi pelatih tim nasional setelah Hugo Broos pensiun.
Kembalinya Mosimane sekaligus menjadi kesempatan untuk memperbaiki catatan masa lalu bersama Bafana Bafana. Dia pernah menangani Afrika Selatan ketika gagal lolos ke putaran final Piala Afrika 2012 di Guinea Khatulistiwa dan Gabon, hanya dua tahun setelah negara tersebut menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010.
Kegagalan lolos ke Piala Afrika 2010 dan 2012 sekaligus mengakhiri rangkaian tujuh keikutsertaan beruntun Afrika Selatan di putaran final. Kini, juara Piala Afrika 1996 itu memburu tiket ke putaran final untuk ketiga kalinya secara beruntun, sesuatu yang belum mereka lakukan sejak lolos pada edisi 1996, 1998, dan 2000.
Guinea Datang dengan Banyak Masalah
Guinea justru menghadapi pertandingan ini dengan situasi yang kurang ideal. Syli National tidak tampil di Piala Afrika 2025 dan terakhir kali gagal bermain di dua edisi beruntun terjadi pada 2000 dan 2002, dengan absennya pada edisi 2002 terjadi akibat diskualifikasi karena campur tangan politik.
Masalah Guinea menjelang pertandingan di Johannesburg tidak berhenti di catatan tersebut. Persiapan Paulo Duarte terganggu persoalan dokumen perjalanan menuju Orlando Stadium, sementara beberapa pemain penting memilih tidak memenuhi panggilan untuk periode internasional September-Oktober.
Guinea juga sedang mencari cara menghentikan tren buruk di lapangan. Mereka tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir, termasuk dua kekalahan beruntun pada laga persahabatan, sedangkan dalam Kualifikasi Piala Afrika 2025 mereka kalah pada dua pertandingan tandang melawan Republik Demokratik Kongo dan Tanzania dengan skor identik 0-1.
Serhou Guirassy Jadi Ancaman Utama
Di tengah berbagai persoalan tersebut, Guinea tetap memiliki senjata berbahaya melalui Serhou Guirassy. Penyerang berusia 30 tahun itu menjadi tumpuan lini depan Syli National untuk membuka perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Afrika 2027 dengan hasil positif.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Turki vs Prancis: Kylian Mbappe Siap Buktikan Diri di Formasi Baru Zinedine!
Guirassy diperkirakan menjadi pemain paling diperhatikan pertahanan Afrika Selatan. Namun, absennya sejumlah nama penting membuat kekuatan Guinea tidak berada dalam kondisi terbaik, termasuk Naby Keita yang menolak bergabung dengan skuad.
Mohamed Mady Camara, Cheick Oumar Conde, Dembo Sylla, Morgan Guilavogui, Issiaga Sylla, dan Mohamed Bayo juga tidak tersedia untuk pertandingan ini. Di sisi lain, Ilaix Moriba kembali masuk skuad untuk dua pertandingan pertama kualifikasi, sedangkan Aboubacar Keita berpeluang menjalani debut internasionalnya di Johannesburg.
Bafana Bafana Punya Materi Lebih Lengkap
Afrika Selatan juga tidak membawa seluruh pemain yang sempat masuk daftar awal. Mosimane mencoret Lyle Foster dari skuad final yang dipersiapkan menghadapi Guinea dan Eritrea dalam rentang tujuh hari.
Meski begitu, sejumlah pemain utama tetap tersedia untuk pertandingan pembuka. Ronwen Williams diperkirakan mengawal gawang, sementara Teboho Mokoena menjadi salah satu pilihan utama di lini tengah dan Relebohile Mofokeng berpeluang mengisi sektor serangan.
Mosimane juga memberikan kesempatan kepada lima wajah baru. Lebone Seema, Brooklyn Poggenpoel, Yanela Mbuthuma, Puso Dithejane, dan Tashreeq Matthews masuk skuad untuk memulai perjalanan menuju Piala Afrika 2027, dengan Dithejane menjadi opsi menarik berkat kemampuan bermain di beberapa posisi penyerang.
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Guinea
Afrika Selatan memiliki catatan enam pertandingan terakhir di semua kompetisi dengan satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan. Guinea sedikit lebih baik dalam periode yang sama dengan satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan, tetapi tren dua kekalahan terakhir menjadi perhatian.
Perbedaan kondisi persiapan juga dapat menjadi faktor penting di Orlando Stadium.
Guinea masih memiliki Guirassy sebagai ancaman utama, tetapi persoalan perjalanan, absennya sejumlah pemain, dan kegagalan mencetak gol dalam dua laga tandang Kualifikasi Piala Afrika 2025 membuat mereka menghadapi tantangan besar.
Afrika Selatan diperkirakan mampu memanfaatkan dukungan publik Johannesburg sekaligus mengawali era kedua Mosimane dengan kemenangan. Bafana Bafana diprediksi menang tipis 2-1 atas Guinea, dengan laga berpotensi berlangsung ketat sebelum kualitas pemain tuan rumah menjadi pembeda.
Prediksi skor: Afrika Selatan 2-1 Guinea.