JawaPos.com - Timnas Italia akan mengawali perjalanan mereka di UEFA Nations League A 2026-27 dengan menghadapi Belgia.
Pertandingan matchday pertama Grup 1 tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadio Olimpico, Roma, Sabtu (26/9) dini hari WIB.
Pertemuan ini menarik perhatian karena kedua negara sama-sama sedang memasuki periode baru setelah melakukan pergantian pelatih.
Baca Juga: Prediksi Skor Persiba Balikpapan vs De Red FC: Beruang Madu Berburu Kemenangan Perdana
Italia kembali ditangani Roberto Mancini.
Pelatih berusia 61 tahun itu kembali ke kursi pelatih Gli Azzurri setelah sempat meninggalkan tim nasional dan menangani Arab Saudi.
Kembalinya Mancini terjadi setelah Italia kembali gagal tampil di Piala Dunia.
Baca Juga: Brace Erling Haaland Bawa Norwegia Menang 3-2, Martin Odegaard Senang Kalahkan Denmark
Gli Azzurri harus mengakhiri perjalanan mereka di babak playoff setelah kalah dari Bosnia-Herzegovina melalui adu penalti.
Kini Mancini mendapat tugas untuk membangun kembali skuad Italia.
Salah satu langkah yang terlihat adalah masuknya sejumlah pemain muda dalam skuad yang berisi 34 pemain untuk menghadapi persaingan di UEFA Nations League.
Italia juga memiliki modal cukup baik dari beberapa pertandingan terakhir.
Mereka berhasil meraih kemenangan atas Yunani dan Luksemburg pada laga uji coba masing-masing dengan skor 1-0.
Sebelumnya, Italia menang 2-0 atas Irlandia Utara dalam kualifikasi Piala Dunia.
Baca Juga: Portugal vs Wales 1-0: Jorge Jesus Tarik Keluar Cristiano Ronaldo yang Tampil Melempem
Namun, perjalanan Italia tidak sepenuhnya mulus.
Kekalahan dari Norwegia dengan skor 1-4 pada November 2025 menjadi salah satu hasil yang masih membayangi perjalanan Gli Azzurri.
Selain itu, kekalahan dari Bosnia-Herzegovina di playoff membuat mereka harus kembali melakukan pembenahan.
Baca Juga: Cody Gakpo Jadi Penyelamat, Debut Sengit Jurgen Klopp dan Xavi Hernandez Berakhir Imbang 1-1
Di sisi lain, Belgia juga datang dengan pelatih baru.
Mark van Bommel dipercaya menggantikan Rudi Garcia setelah Belgia menembus perempat final Piala Dunia 2026.
Belgia tampil cukup konsisten dalam perjalanan menuju delapan besar Piala Dunia.
Baca Juga: Pembinaan Bulu Tangkis Usia Dini MilkLife Festival SenengMinton 2026 Hadir di Magelang
Mereka bahkan sempat melewati 18 pertandingan tanpa kekalahan sebelum akhirnya takluk 1-2 dari Spanyol di perempat final yang kemudian menjadi juara.
Van Bommel kini harus melanjutkan pekerjaan tersebut sekaligus mempersiapkan generasi baru Belgia.
Skuadnya masih memiliki sejumlah pemain berpengalaman seperti Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku, tetapi beberapa pemain senior tidak tersedia untuk pertandingan melawan Italia.
Thibaut Courtois mengambil jeda dari tim nasional, sedangkan Andre Onana dan Leandro Trossard absen karena cedera.
Baca Juga: Persija Jakarta Gerak Cepat! Insiden Diskriminasi ke Shin Tae-yong Dilaporkan ke Komdis PSSI
Jeremy Doku juga tidak masuk skuad setelah baru kembali dari cedera.
Situasi tersebut membuat Belgia berpotensi memberikan kesempatan lebih besar kepada para pemain muda.
Nama seperti Mika Godts, Romeo Lavia, Malick Fofana, dan Matias Fernandez-Pardo termasuk pemain yang bisa mendapat peran dalam proyek baru Van Bommel.
Baca Juga: Persija Jakarta Sempurna! Hattrick Kemenangan Jadi Modal Kejar Empat, Lima, dan Seterusnya
Youri Tielemans diperkirakan menjadi kapten Belgia dalam pertandingan ini.
Sementara itu, pengalaman De Bruyne dan Lukaku tetap menjadi salah satu kekuatan utama yang harus diperhatikan Italia.
Italia juga memiliki sejumlah masalah pada komposisi skuad. Alessandro Bastoni harus absen karena skorsing.
Baca Juga: John Herdman Bakar Harapan Suporter! Timnas Indonesia Optimistis Raih Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Federico Dimarco, Bryan Cristante, dan Manuel Locatelli juga tidak tersedia karena cedera.
Gianluigi Donnarumma tetap menjadi sosok penting di bawah mistar sekaligus kapten Italia.
Mancini diperkirakan menggunakan formasi 4-3-3 dengan sejumlah pemain muda menghiasi lini depan.
Absennya Mateo Retegui membuat persaingan di posisi penyerang menjadi menarik.
Baca Juga: 4 Pemain U-23 Gacor di Super League 2026/2027, Amunisi Persija Jakarta dan Arema FC Unjuk Gigi
Moise Kean, Gianluca Scamacca, Sebastiano Esposito, dan Pio Esposito menjadi beberapa opsi yang tersedia.
Pio Esposito menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan.
Penyerang muda tersebut sudah mencetak lima gol dari sembilan penampilan bersama tim nasional sejak melakukan debut pada kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Real Madrid Serang Balik Presiden La Liga
Jika melihat rekor pertemuan terakhir, Italia memiliki catatan yang lebih baik.
Gli Azzurri tidak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir melawan Belgia, dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Pertemuan terakhir kedua negara terjadi pada November 2024. Italia menang 1-0 di kandang Belgia.
Baca Juga: Jadwal UEFA Nations League: Belanda vs Jerman, Spanyol vs Inggris
Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 di Roma pada Oktober 2024.
Italia juga memenangkan pertemuan di UEFA Nations League pada Oktober 2021 dengan skor 2-1.
Pada Euro 2020, Italia kembali mengalahkan Belgia dengan skor yang sama di babak perempat final.
Sementara itu, pertemuan di Euro 2016 berakhir dengan kemenangan Italia 2-0.
Baca Juga: Jurgen Klopp Bawa Angin Segar, Para Pemain Timnas Jerman Antusias Hadapi UEFA Nations League
Meski begitu, catatan pertemuan tidak bisa menjadi satu-satunya patokan.
Kondisi kedua tim kini berbeda karena Italia dan Belgia sama-sama memulai proyek baru bersama pelatih masing-masing.
Italia akan mendapatkan keuntungan bermain di Stadio Olimpico.
Baca Juga: Timnas Indonesia Coret Dony Tri Pamungkas karena Cedera, Shayne Pattynama Jadi Pengganti
Dukungan publik Roma bisa menjadi tambahan energi bagi Donnarumma dan kawan-kawan, tetapi Belgia memiliki pengalaman dan kualitas individu yang cukup untuk membuat pertandingan berjalan ketat.
Belgia juga menghadapi jadwal yang cukup berat setelah pertandingan melawan Italia.
Kevin De Bruyne dan kawan-kawan masih harus menghadapi Prancis dua kali serta Turki dalam rangkaian pertandingan berikutnya.
Baca Juga: Jeda Internasional BRI Super League: 3 Pemain Persita Dapat Panggilan Timnas
Kondisi tersebut membuat laga pembuka ini penting bagi kedua tim.
Italia ingin memulai era kedua Mancini dengan hasil positif, sedangkan Belgia berusaha memberikan awal yang baik bagi Van Bommel.
Dengan sejumlah pemain utama yang absen di kedua kubu, pertandingan kemungkinan berjalan cukup hati-hati pada awal laga.
Italia memiliki keuntungan kandang dan rekor pertemuan yang lebih baik, sementara Belgia dapat mengandalkan pengalaman De Bruyne serta Lukaku.
Baca Juga: Keluhan Ditindaklanjuti, PSIM Benahi Fasilitas Kamar Mandi Stadion Sultan Agung
Kedua tim juga memiliki lini muda yang berpotensi memberi warna berbeda dalam pertandingan.
Karena itu, duel di Stadio Olimpico berpeluang berlangsung seimbang dan tidak mudah ditebak.
Italia dan Belgia sama-sama memiliki alasan untuk mengejar kemenangan
Baca Juga: Tyronne Del Pino Senang Cetak Gol Pertama untuk Persita, Optimistis dengan Performa Tim
Tapi kondisi skuad serta fase transisi yang sedang dijalani membuat hasil imbang menjadi salah satu kemungkinan yang terbuka.
Prediksi skor Italia vs Belgia: Italia 1-1 Belgia.