JawaPos.com - Zanadin Fariz mulai menunjukkan peran pentingnya bersama Persik Kediri pada awal BRI Super League 2026/27. Gelandang berusia 22 tahun itu selalu dipercaya tampil sebagai starter dalam tiga pertandingan yang sudah dimainkan Macan Putih.
Kepercayaan dari pelatih Marcos Reina dibayar Zanadin dengan penampilan yang konsisten. Bahkan, performanya dalam dua pertandingan terakhir mendapat apresiasi khusus dari operator kompetisi, I.League.
Penghargaan pertama diraih Zanadin saat Persik Kediri menghadapi Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Dalam pertandingan tersebut, ia dinobatkan sebagai The Best Young Player of the Week.
Baca Juga: Cetak Gol Penalti, Careca Tetap Kecewa Arema FC Gagal Menang atas Persik Kediri
Penghargaan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi Zanadin untuk terus memberikan kontribusi. Ia kemudian kembali tampil menonjol ketika Persik bertandang ke markas Arema FC dalam Derby Jatim.
Persik berhasil membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 dengan Arema FC. Zanadin menjadi salah satu pemain penting dalam pertandingan tersebut sekaligus mencetak gol untuk Persik.
Penampilannya kembali mendapat apresiasi. Kali ini I.League memilih Zanadin sebagai Player of the Match.
Baca Juga: Marcos Reina Full Senyum, Persik Kediri Curi Poin dari Arema FC di Kanjuruhan
Meski mendapatkan dua penghargaan secara beruntun, Zanadin tidak ingin terlalu larut dalam pencapaian tersebut. Ia justru menyebut performanya tidak lepas dari dukungan rekan-rekannya di dalam tim.
"Semua berkat bantuan teman-teman. Dorongan dan support teman-teman sangat membantu performa saya di lapangan. Termasuk gol saya di gawang Arema FC," kata Zanadin.
Pemain kelahiran Bekasi, 31 Mei 2004, itu juga menilai kekompakan menjadi salah satu modal penting Persik dalam menjalani awal musim. Menurutnya, komunikasi antarpemain sangat dibutuhkan agar permainan tim tetap terjaga.
"Kami saling mendukung satu sama lain. Kami selalu bersama apa pun yang terjadi di dalam lapangan. Kami selalu komunikasi dan menjaga tempo permainan," ujarnya.
Mengenai hasil imbang melawan Arema FC, Zanadin tetap mensyukuri tambahan satu poin yang didapat Persik. Ia mengakui pertandingan berlangsung ketat, terlebih Persik harus bermain di kandang Singo Edan.
"Alhamdulillah, kami bisa mendapatkan satu poin di laga away ini. Kami bermain sangat bagus pada pertandingan ini. Namun sayangnya kami tidak dapat meraih tiga poin," tutur Zanadin.
"Pertandingan sangat ketat dan tidak mudah bermain di kandang Arema FC," imbuhnya.
Dengan penampilan tersebut, Zanadin menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian di skuad Persik pada awal BRI Super League 2026/27.
Konsistensinya di lini tengah diharapkan terus berlanjut pada pertandingan-pertandingan berikutnya.Tagging: PersikKediri