← Beranda
Jordan Henderson Cekcok dengan Emiliano Martinez, Xabi Alonso Kecewa Chelsea Tampil Buruk
Aprillia JPMinggu, 20 September 2026 | 18.12 WIB
Jordan Henderson cekcok dengan Emiliano Martinez saat Chelsea kalah 0-3 dari Brentford. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Chelsea menelan kekalahan telak 0-3 dari Brentford pada pekan kelima Premier League, Sabtu (19/9) di Gtech Community Stadium.

Laga itu diwarnai ketegangan antara Jordan Henderson dan Emiliano Martinez setelah tuan rumah membuka keunggulan.

Brentford mampu membongkar pertahanan Chelsea lewat situasi bola mati. 

Baca Juga: Jean Mangabeira Waspadai PSS Sleman, Dewa United Banten FC Tetap Bidik Kemenangan

Pada menit ke-61, Mikkel Damsgaard mengirim umpan silang dari sepak pojok menuju tiang jauh.

Bola lalu disundul kembali ke depan gawang sehingga Jaidon Anthony mendapat peluang untuk mencetak gol lewat sundulan.

Martinez tampak tidak keluar dari sarangnya untuk memotong umpan silang itu. Akibatnya, Martinez berada dalam posisi sulit saat bola kembali diumpan ke depan gawang.

Baca Juga: Pieter Huistra Ungkap Fokus PSS Sleman Jelang Lawan Dewa United di BRI Super League 2026/27

Henderson kemudian terlihat mempertanyakan keputusan Martinez yang tidak mencoba keluar untuk mengamankan bola.

Mantan kapten Timnas Inggris itu tampak kecewa karena pertahanan Chelsea terbuka dan Brentford dapat memanfaatkan situasi tersebut.

Namun, kesalahan dalam proses terjadinya gol tidak hanya berada pada Martinez.

Dilansir dari The Sun, Anthony berhasil mendapatkan ruang di antara tiga pemain Chelsea di sekitar area itu.

Henderson juga terlihat tidak memiliki pemain yang dijaga ketika Brentford mengeksekusi sepak pojok.

Perselisihan itu menjadi salah satu momen buruk dalam laga debut Henderson bersama Chelsea.

Baca Juga: Simak Performa Elkan Baggott Selama 20 Menit Saat Millwall Ditahan Imbang West Ham United

Pemain yang sebelumnya memperkuat Brentford itu baru kembali bermain setelah mengalami patah tangan ketika menjalani tugas bersama Timnas Inggris.

Henderson juga terlihat menunjukkan frustrasinya pada kesempatan lain.

Pemain berusia 36 tahun itu sempat terlibat adu argumen dengan bek Maxence Lacroix ketika Chelsea kesulitan menghadapi tekanan Brentford.

Baca Juga: Kapten Semen Padang FC Tegaskan Kesiapan Tim Hadapi PSIS Semarang: Kami Harus 200 Persen

Igor Thiago kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-83 sebelum Fabio Carvalho mencetak gol ketiga dan memastikan kemenangan 3-0 pada masa tambahan waktu.

Eks kapten Chelsea Gary Cahill memberikan komentarnya usai pertandingan.

“Ada unsur kerapuhan tertentu. Setelah mereka kebobolan dari bola mati, Anda tidak ingin itu menjadi pola pikir, tetapi situasinya seperti, ‘ini terjadi lagi’,” ujar Cahill kepada Sky Sports.

Baca Juga: Prediksi Skor Frosinone vs Como di Liga Italia: Lariani Siap Pesta Gol di Stadio Stirpe

Chelsea saat ini telah kebobolan 12 gol dalam lima pertandingan pertama Premier League.

Sementara itu, Emiliano Martinez telah kebobolan 10 gol dalam empat laga bersama Chelsea sejak kepindahannya dari Aston Villa.

Pelatih Chelsea Xabi Alonso pun mengungkapkan kecewa usai timnya menelan kekalahan dari Brentford. 

Pelatih asal Spanyol itu menilai anak asuhnya mendapat hukuman setimpal karena gagal menjaga level permainan yang dibutuhkan untuk bersaing selama 90 menit penuh.

Baca Juga: Arsenal Tumbang 0-3 di Kandang Brighton

“Saya sangat kecewa dengan babak kedua dan hasil akhirnya. Performa seperti ini tidak cukup untuk bersaing di Premier League, kami tidak mampu tampil konsisten selama 90 menit. Itulah alasan mengapa hari ini kami dihukum,” ujar Alonso.

Sang pelatih menambahkan bahwa inkonsistensi itu menjadi masalah utama yang harus segera dibenahi, mengingat setiap detail kecil dalam pertandingan sangat menentukan hasil akhir.

“Saat ini, kami belum cukup konsisten untuk bersaing di sepanjang laga. Bermain baik selama 45 menit saja tidak cukup, Anda harus bertanding sepanjang laga dengan kesadaran bahwa setiap detail itu penting dan setiap tindakan bisa menjadi penentu,” tegas Xabi Alonso.

Baca Juga: Tampil Impresif dalam Lion City Cup, William Pertajam Short Game untuk Ajang AAC Bulan Depan

Penurunan mentalitas bertanding di paruh kedua juga dianggap sebagai tren negatif yang terus berulang sejak awal musim.

Alonso pun berkomitmen untuk segera mengevaluasi dan memperbaiki aspek itu pada laga-laga berikutnya.

“Konsistensi dan mentalitas bertarung kami menurun di babak kedua. Sepak bola adalah tentang 95 menit dan kami belum mampu mempertahankan level itu dalam beberapa pertandingan awal musim ini. Ini adalah sesuatu yang harus kami perbaiki,” tandas Alonso.

Baca Juga: Garudayaksa FC Imbangi Persebaya 1-1, Gol Hamra Hehanussa Buyarkan Kemenangan Green Force

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah