JawaPos.com - Chelsea harus tumbang dari tuan rumah Brentford di pekan kelima Liga Inggris. Laga yang berakhir dengan skor 3-0 tersebut dimainkan di Brentford Community Stadium, Sabtu (19/9).
Levi Colwill menyoroti gol pertama Brentford yang tercipta dari bola mati. Ia juga menilai Chelsea terlalu memaksakan diri untuk menyamakan kedudukan yang membuat para pemain tidak mampu melepaskan umpan dengan baik.
"Itu sulit. Pertama-tama, kebobolan dari bola mati bukanlah hal terbaik, lalu kami mencoba menekan dan mungkin terlalu mengekspos diri sendiri dan melakukan beberapa umpan yang seharusnya tidak kami lakukan dan memaksakan keadaan," kata Levi Colwill yang dikutip laman resmi Chelsea, Sabtu (19/9).
Baca Juga: Prediksi Skor Brentford vs Chelsea di Liga Inggris: Kans The Blues Paksa Imbang Tuan Rumah
Jika mampu bermain lebih sabar, Chelsea sebenarnya bisa menyamakan kedudukan. Saat tidak mampu bermain tenang, Brentford justru berhasil menambah keunggulan.
"Saya rasa kami perlu rileks dan tidak terlalu memaksakan diri untuk menyamakan kedudukan; kami perlu percaya bahwa gol itu akan datang jika kami terus memainkan sepak bola kami. Tapi saya pikir kami terlalu memaksakan diri untuk mendapatkannya dan mereka menyakiti kami melalui serangan balik," jelas bek 23 tahun tersebut.
Gol kedua dan ketiga dari Brentford menjadi pukulan telak bagi para pemain Chelsea. Ditambah lagi, di babak kedua The Blues tidak bermain terlalu bagus.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Brentford FC vs Chelsea: Pensioners Mulai Menebar Teror
Setelah kalah dari Brentford, Colwill menilai para pemain Chelsea perlu melakukan memperbaiki performanya selama jeda internasional. Kekompakan tim juga menjadi hal yang perlu ditingkatkan.
"Mereka mencetak gol kedua dan kemudian gol ketiga benar-benar menjadi pukulan telak dan menyakitkan. Di babak kedua, kami jelas tidak cukup bagus, dan kami punya banyak hal yang perlu diperbaiki selama jeda internasional," ujar Colwill.
"Kita tidak bisa hanya mengandalkan tiga pemain depan"untuk menyelamatkan kita dari bahaya; kita semua harus berusaha membantu semaksimal mungkin. Pertahanan, lini tengah, dan penyerang, kita semua perlu lebih banyak saling membantu. Kami jelas masih punya banyak ruang untuk berkembang," pungkas bek nomor punggung 6 tersebut.
Levi Colwill menjadi kapten tim karena absennya kapten utama Reece James. Ia bermain 90 menit dengan melakukan 82 sentuhan.
Meskipun Chelsea kebobolan tiga gol, Colwill menunjukkan permainan yang tangguh. Melansir Fotmob, ia mencatakan tujuh aksi bertahan dengan melakukan lima sapuan dan dua intersepsi.