JawaPos.com – Vinicius Junior mulai kehilangan statusnya sebagai pemain yang tidak tergantikan di Real Madrid setelah tiga kali ditarik keluar secara beruntun.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Jum'at (18/9), Pemain asal Brasil itu tetap menjadi pilihan utama José Mourinho, tetapi keputusan pergantian pemain dalam tiga pertandingan terakhir menunjukkan adanya perubahan dalam pengelolaan waktu bermainnya.
Sementara itu, Kylian Mbappé semakin menonjol sebagai kekuatan utama lini serang Real Madrid setelah mencetak delapan gol dalam tujuh pertandingan.
Dalam empat pertandingan awal musim, Mourinho sempat menjaga keseimbangan waktu bermain Vinicius dan Mbappé dengan selisih hanya enam menit.
Namun, Vinicius kemudian ditarik keluar saat menghadapi Inter, Rayo Vallecano, dan Elche, termasuk pada pertandingan terakhir ketika laga masih menyisakan lebih dari 20 menit.
Setelah tujuh pertandingan, Mbappé telah tampil selama 630 menit dan menyelesaikan enam laga, sedangkan Vinicius mencatat 598 menit dengan tiga pertandingan penuh.
Performa Vinicius yang baru mencetak satu gol dan tiga assist turut memengaruhi situasi tersebut, sementara Mbappé tampil produktif dengan delapan gol.
Kondisi itu membuat persaingan di lini depan semakin terbuka karena Mourinho juga memiliki Brahim Díaz, Espí, dan Diomande sebagai pilihan tambahan.
Vinicius masih menjadi pemain penting bagi Real Madrid, tetapi rangkaian pergantian tersebut menunjukkan bahwa posisinya sebagai pemain yang selalu tampil penuh mulai mengalami perubahan.