← Beranda
Kylian Mbappe Terseret Polemik Kaos Tribut Ceuta, Real Madrid vs Elche Masih Panas
Rizka Perdana PutraJumat, 18 September 2026 | 17.50 WIB
Kylian Mbappe terseret polemik kaos tribut Ceuta saat Real Madrid melawan Elche. Dia menegaskan tetap bersolidaritas dengan warga Ceuta. (Bein Sports)

JawaPos.com - Gara-gara melipat kaos tribut untuk Ceuta saat Real Madrid kontra Elche CF (16/9), striker Real Madrid Kylian Mbappe dan dua rekannya, Vinicius Junior serta Ibrahima Konate, menuai kritik.

Kaos tersebut merupakan bentuk tribut untuk warga Ceuta, wilayah Spanyol di Afrika Utara yang tengah menghadapi krisis migrasi.

Ketiga pemain tersebut terlihat hanya mengenakan kaus bertuliskan "Todos somos caballas", yang berarti "Kami semua adalah warga Ceuta", hingga setengah badan. Mereka kemudian melepas kaus tribut tersebut sesegera mungkin.

Berbicara kepada Diario AS, kapten timnas Prancis itu menjelaskan tindakannya. Mbappe menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud meremehkan kampanye dukungan untuk warga Ceuta.

"Itu keputusan yang dibuat klub-klub untuk mengenakan kostum itu. Kami para pemain harus mengenakannya. Hal pertama yang ingin aku katakan adalah aku sepenuhnya bersolidaritas dengan Ceuta dan semua korban. Sebab, sebelum menjadi pemain, aku adalah manusia," tutur Mbappe. 

EDITOR: Hendra