JawaPos.com – Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), Bernd Neuendorf, menyerukan diakhirinya apa yang ia sebut sebagai “sistem Infantino” dalam kepemimpinan FIFA.
Dilansir dari laman Flashscore pada Kamis (17/9), Pernyataan tersebut disampaikan Neuendorf dalam sebuah wawancara setelah menghadiri pertemuan Komite Eksekutif UEFA dan Dewan FIFA di Thessaloniki, Yunani.
Neuendorf juga mengatakan hubungan kepercayaan dengan Gianni Infantino dan kepemimpinan FIFA saat ini telah rusak.
Neuendorf menilai perubahan kepemimpinan FIFA diperlukan dan menginginkan organisasi tersebut mengalami perubahan yang berkelanjutan.
Sikap tersebut muncul setelah rencana investasi FIFA yang melibatkan pihak eksternal mendapat penolakan dari sejumlah federasi sepak bola dan kemudian ditarik kembali.
Infantino tetap berencana mencalonkan diri dalam pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027, sementara UEFA sedang membahas kemungkinan mengajukan kandidat pesaing sebelum batas waktu pencalonan pada 18 November 2026.
DFB sebelumnya juga tidak menandatangani surat dukungan untuk pencalonan kembali Infantino, sedangkan sejumlah asosiasi sepak bola Eropa telah menarik dukungan mereka.
Neuendorf menyebut calon pemimpin FIFA berikutnya perlu memiliki integritas dan mengatakan asosiasi UEFA akan membahas langkah selanjutnya dalam pertemuan di Berlin pada Oktober.
Di tingkat UEFA, pembahasan saat ini mencakup pencarian kandidat alternatif sekaligus perubahan tata kelola FIFA secara lebih luas.