JawaPos.com - Rio Ferdinand tidak bisa menerima keputusan VAR yang mengesahkan gol kemenangan Erling Haaland dalam derbi Manchester.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda ketika Manchester City mengalahkan Manchester United 1-0. Namun, proses lahirnya gol Haaland memicu perdebatan panjang karena awalnya dianulir akibat offside.
Hakim garis sempat mengangkat bendera karena Haaland terlihat berada dalam posisi offside ketika Josko Gvardiol mengirimkan umpan silang ke kotak penalti.
Enzo Fernandez juga berada dalam posisi offside dan mencoba menyambut bola dengan sundulan. Sementara itu, Lisandro Martinez berada di antara Fernandez dan Haaland.
Setelah melakukan pemeriksaan panjang, VAR akhirnya menyatakan Haaland berada dalam posisi onside. Posisi kaki Patrick Dorgu yang terentang menjadi faktor penting karena membuat Haaland tetap berada dalam garis permainan.
VAR juga menilai Fernandez tidak melakukan pelanggaran offside karena tidak memainkan bola. Keputusan tersebut ternyata membuat Ferdinand geram.
Ferdinand: Martinez Tertipu VAR
Menurut Ferdinand, Martinez seharusnya tetap fokus menjaga Haaland sebagai pemain yang berada paling dekat dengan gawang, terlepas dari apakah sang bek mengira striker City itu offside atau tidak.
Melansir Manchester evening News, mantan bek Manchester United tersebut menyampaikan pandangannya melalui media sosial.
"Martinez harus mengawal pemain yang paling dekat dengan gawang, terlepas dari apakah dia yakin pemain itu offside atau tidak."
Ferdinand kemudian menjelaskan bagaimana situasi tersebut bisa membuat seorang bek mengambil keputusan yang salah dalam sepersekian detik.
"Dalam sepersekian detik, Anda membuat keputusan. Dia pergi untuk mengawal Fernandez - yang kemudian mencoba mengoper bola. Tertipu oleh VAR! Terlepas dari itu - MU tidak pernah menciptakan cukup peluang begitu City bermain dengan 10 pemain."
Bagi Ferdinand, persoalan tersebut bukan hanya tentang posisi Haaland. Gerakan Fernandez yang mencoba menyambut bola juga membuat situasi semakin sulit dibaca oleh pemain bertahan.
Pada akhirnya, Haaland berada dalam posisi yang cukup bebas dan mampu menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol.
Michael Carrick Juga Kecewa
Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, juga tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan tersebut.
Carrick bahkan mempertanyakan interpretasi VAR mengenai apa yang disebut sebagai "mengganggu jalannya pertandingan".
"Bingung, bahkan bukan hanya bingung, kami telah menyiapkan berbagai hal untuk membantu keputusan wasit, layar, wasit di kantor di suatu tempat. Yang lebih mengkhawatirkan adalah apakah itu interpretasi tentang sepak bola."
Carrick kemudian menyoroti tindakan Fernandez yang menurutnya cukup jelas berusaha memainkan bola meski berada dalam posisi offside.
"Jika kita memiliki orang-orang yang seharusnya memahami permainan sepak bola atau tidak mengganggu permainan atau memengaruhi serangan, melemparkan tubuh Anda ke arah bola dengan seorang bek di sebelahnya, itu benar-benar mengkhawatirkan bagi saya, jika itu yang diinterpretasikan. Ini keputusan yang mengejutkan. Saya tidak bisa memahaminya setelah melihatnya, dan penjelasannya malah memperburuk keadaan."
Penjelasan VAR bahwa Fernandez tidak menyentuh bola juga tidak membuat Carrick lebih tenang.
"Yah, penjelasan bahwa dia tidak mengganggu jalannya pertandingan. Luar biasa. Ini tidak akan mengubah musim, ini berdampak besar pada pertandingan dan ini pertandingan yang sangat penting. Musim masih panjang, kita harus kembali memenangkan pertandingan sepak bola, itu tanggung jawab kita, (keputusan) itu bukan kesalahan kita hari ini."
Terlepas dari perdebatan tersebut, City tetap membawa pulang tiga poin dari Old Trafford. Bagi Manchester United, kekalahan ini terasa semakin pahit karena mereka gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan harus menerima gol yang hingga kini masih menjadi bahan perdebatan.