← Beranda
Manchester City Bekuk Manchester United, Pro Ref Minta Maaf Soal Gol Erling Haaland
Aprillia JPSenin, 14 September 2026 | 13.54 WIB
Gol kontroversial Erling Haaland bantu Manchester City bungkam Manchester United 1-0. (Instagram/@mancity)

 

JawaPos.com - Manchester City berhasil menaklukkan Manchester United dengan skor 1-0 dalam laga Derby Manchester di Old Trafford, Minggu (13/9). Kemenangan itu menjadi hasil sempurna bagi tim asuhan Enzo Maresca. 

Manchester City saat ini mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan menjadi salah satu dari dua tim Premier League yang masih menyapu bersih seluruh laga, bersaing ketat dengan Arsenal.

Sementara itu, Manchester United harus menerima kekalahan kedua musim ini. Setan Merah baru mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan setelah mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Hasil itu membuat Manchester United saat ini berada di posisi ke-13.

Baca Juga: Prediksi Skor Manchester United vs Manchester City di Liga Inggris: Derby Manchester Berakhir Imbang

Manchester City sendiri harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23 setelah Phil Foden diganjar kartu merah oleh wasit Michael Oliver. Foden diusir setelah menendang Bruno Fernandes ketika gelandang Manchester United itu terjatuh. Kartu merah itu menjadi yang pertama diterima pemain Manchester City dalam pertandingan Premier League melawan Manchester United sejak 2006.

Usai pertandingan, Enzo Maresca menilai kartu merah untuk Foden memang layak diberikan, tetapi sang pelatih juga merasa Bruno Fernandes seharusnya menerima hukuman serupa. “Phil mendapat kartu merah, tetapi menurut saya tindakan yang sama yang dilakukan Bruno juga layak diganjar kartu merah,” kata Maresca.

“Saya melihat kembali aksinya dan langsung memeriksanya. Jelas kartu merah untuk Phil karena itu merupakan reaksi. Tetapi Anda juga bisa melihat Bruno melakukan pelanggaran terhadap Foden. Bagaimanapun, itulah yang terjadi. Kartu merah, tetapi kami menang,” lanjutnya.

Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Manchester City: Duel Sengit di Old Trafford yang Berpotensi Imbang

VAR tidak meminta Oliver meninjau kembali keterlibatan Fernandes dalam insiden tersebut. Kondisi itu membuat strategi pertandingan berubah total bagi kedua tim. “Kami hanya bertahan lebih dalam, tidak memberikan ruang di belakang dan tidak ada lagi transisi. Itu sebabnya pertandingan juga menjadi lebih sulit bagi mereka,” katanya.

Manchester City akhirnya mencetak gol kemenangan pada menit ke-60 lewat Erling Haaland. Namun, gol itu sempat dianulir karena dugaan offside. Gol itu tercipta usai Haaland memanfaatkan umpan silang Josko Gvardiol dan menyelesaikan peluang dari tiang jauh. Wasit Oliver awalnya menyatakan Haaland berada dalam posisi offside.

VAR kemudian melakukan pemeriksaan panjang terhadap proses terjadinya gol. Dalam pemeriksaan tersebut, Enzo Fernandez dinilai tidak memainkan bola dari posisi offside. Haaland juga dinyatakan berada dalam posisi onside ketika menerima bola. Setelah pengecekan, gol akhirnya disahkan dan Manchester City unggul 1-0.

Maresca pun meyakini gol itu memang sah berdasarkan posisi Haaland. “Erling berada dalam posisi onside. Wasit keempat mengatakan kepada saya bahwa itu hanya persoalan aksi di tengah. Menurut saya, sangat jelas bahwa Erling berada dalam posisi onside,” kata Maresca.

Namun, Kontroversi gol Haaland belum berakhir usai pertandingan. Badan wasit Liga Premier, Pro Ref mengakui adanya kesalahan dalam proses pemeriksaan VAR yang membuat gol Manchester City akhirnya disahkan. “Menyusul insiden pada menit ke-60 pertandingan Premier League hari Minggu antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, kami dapat memberikan klarifikasi terkait gol yang disahkan untuk Erling Haaland,” kata juru bicara Pro Ref dikutip dari ESPN.

“VAR tidak mengenali kemungkinan dampak dari posisinya (Enzo Fernandez) dan seharusnya merekomendasikan pemeriksaan di lapangan (on-field review). Pihak Manchester United telah dihubungi malam ini untuk mengakui apa yang kami anggap sebagai kekeliruan dalam pengambilan keputusan,” lanjut juru bicara Pro Ref.

Baca Juga: Manchester United Blokir Ratusan Akun dalam Operasi Pemberantasan Calo Tiket

Pro Ref telah menghubungi Manchester United untuk mengakui kelalaian atas penilaian itu dan berjanji akan melakukan peninjauan ulang. Kesalahan itu berpotensi menjadi salah satu kontroversi VAR terbesar sejak diperkenalkan di Premier League pada 2019.

Sementara itu, Michael Carrick meminta Manchester United harus kembali fokus menghadapi pertandingan berikutnya. “Jelas sekali, perolehan poin kami sejauh ini belum sesuai harapan, itu kenyataan yang tak bisa dipungkiri.

Namun, kami tidak butuh jeda, perombakan total, atau semacamnya, kami hanya perlu terus melangkah dan kembali meraih kemenangan," kata Carrick dikutip dari situs resmi klub.

EDITOR: Edi Yulianto