JawaPos.com - Kylian Mbappe kembali menorehkan catatan spesial di Liga Champions. Golnya ke gawang Inter Milan tidak hanya membantu Real Madrid meraih kemenangan, tetapi juga membawa namanya masuk ke jajaran elite pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi.
Kapten timnas Prancis berusia 27 tahun itu mencetak gol pembuka Real Madrid pada menit ke-14 dalam kemenangan 2-1 atas Inter Milan.
Melansir BBC Sport, gol tersebut merupakan gol ke-71 Mbappe dalam 99 penampilan di Liga Champions dan Piala Eropa. Torehan itu membuatnya naik ke posisi kelima bersama dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Sejajar dengan Legenda Real Madrid
Dengan koleksi 71 gol, Mbappe kini menyamai catatan Raul, legenda Real Madrid yang memenangkan tiga trofi Liga Champions bersama klub tersebut.
Bedanya, Mbappe mencapai angka tersebut hanya dalam 99 pertandingan, sementara Raul membutuhkan 142 penampilan.
Di atas mereka masih terdapat empat nama besar dalam sejarah Liga Champions. Karim Benzema berada di posisi keempat dengan 90 gol, disusul Robert Lewandowski dengan 109 gol, Lionel Messi dengan 129 gol, dan Cristiano Ronaldo yang memimpin daftar dengan 140 gol.
Artinya, Mbappe masih memiliki perjalanan panjang untuk mendekati empat pemain di atasnya. Namun, jika melihat produktivitasnya sejak awal karier di kompetisi ini, bukan tidak mungkin ia terus mendaki daftar tersebut.
Gol Pembuka Mbappe, Valverde Gandakan Keunggulan
Mbappe membuka keunggulan Madrid lewat penyelesaian klinis dari dalam kotak penalti pada menit ke-14. Menariknya, gol tersebut lahir dari percobaan pertama Real Madrid yang mengarah ke gawang Inter. Tidak membutuhkan banyak peluang, Madrid langsung mampu menghukum lawannya.
Sembilan menit kemudian, Madrid menggandakan keunggulan melalui Federico Valverde. Kesalahan fatal dilakukan kiper Inter, Josep Martinez. Umpan balik Benjamin Pavard membuat Martinez kehilangan penguasaan bola. Valverde kemudian merebut bola tersebut dan dengan tenang menceploskannya ke gawang.
Namun, Martinez segera menebus kesalahannya. Menjelang akhir babak pertama, ia melakukan penyelamatan ganda untuk menggagalkan peluang Mbappe dan Jude Bellingham. Tiang gawang kemudian turut menyelamatkan Inter dari ancaman berikutnya.
Inter Tak Menyerah hingga Akhir
Inter sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik dan beberapa kali membuat Thibaut Courtois bekerja keras.
Kiper Real Madrid tersebut mencatat penampilan ke-100 di Liga Champions dan langsung menunjukkan kelasnya dengan menggagalkan peluang Hakan Calhanoglu serta Lautaro Martinez.
Inter juga sempat membentur mistar melalui Curtis Jones. Dalam pertandingan yang berjalan terbuka dan penuh peluang tersebut, kedua tim terus saling memberikan ancaman.
Real Madrid bahkan memiliki peluang untuk menjauh menjadi 3-0. Bellingham mendapatkan kesempatan emas, tetapi gagal memanfaatkannya.
Inter kemudian memperkecil ketertinggalan pada menit ke-77 melalui Carlos Augusto. Gol tersebut membuat pertandingan berubah menjadi lebih menegangkan hingga menit-menit akhir.
Menang, tetapi Belum Memuaskan Suporter
Real Madrid akhirnya berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 dan mengamankan kemenangan penting di Liga Champions.
Namun, hasil positif tersebut tidak sepenuhnya membuat para pendukung puas. Penampilan Madrid sepanjang pertandingan mendapat sorotan dari suporter yang beberapa kali menyuarakan ketidakpuasan mereka di dalam stadion.
Bagi Mbappe, setidaknya malam tersebut tetap memiliki makna spesial. Selain membantu Madrid meraih tiga poin, ia juga kembali menegaskan dirinya sebagai salah satu mesin gol paling produktif dalam sejarah Liga Champions.
Dengan usia yang baru 27 tahun dan sudah mengoleksi 71 gol, Mbappe kini hanya tinggal menunggu waktu untuk kembali naik dalam daftar tersebut.