← Beranda
Prediksi Skor Paris Saint-Germain vs Monaco di Liga Prancis: Les Rouge et Blanc Curi 3 Poin Tandang!
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 4 September 2026 | 18.13 WIB
Paris Saint-Germain menghadapi Monaco pada pekan ketiga Liga Prancis dengan Les Monegasques lebih diunggulkan berkat dua kemenangan beruntun. (PSG)

 

JawaPos.com — Paris Saint-Germain berpeluang kembali gagal meraih kemenangan saat menjamu Monaco pada pekan ketiga Liga Prancis di Parc des Princes, Sabtu (5/9/2026) pukul 02.05 WIB.

Monaco datang sebagai pemuncak klasemen dengan enam poin sempurna, sedangkan Paris Saint-Germain baru mengoleksi dua poin dari dua laga setelah bermain imbang 2-2 melawan Lille pada pertandingan sebelumnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Bali United vs PSS Sleman di Laga Pembuka Super League: Serdadu Tridatu Menang Tipis

Mengapa Monaco lebih diunggulkan?

Monaco memiliki modal lebih meyakinkan untuk mencuri tiga poin dari markas Paris Saint-Germain karena mereka menjadi satu-satunya tim Liga Prancis yang masih mencatatkan rekor 100 persen setelah dua pertandingan.

Tim asuhan Filipe Luis juga baru saja mengalahkan Marseille 2-0, sekaligus memperpanjang awal sempurna mereka pada musim 2026/2027.

Sebaliknya, Paris Saint-Germain belum menemukan performa terbaik meski berstatus juara Liga Champions musim lalu dan menguasai pertandingan dengan sangat dominan.

Pasukan Luis Enrique mencatat rata-rata penguasaan bola 71,1 persen dalam dua pertandingan awal, tetapi dominasi tersebut belum berbanding lurus dengan hasil karena mereka baru mengumpulkan dua poin.

Paris Saint-Germain bahkan selalu membutuhkan waktu hingga setelah menit ke-70 untuk mencetak gol dalam dua pertandingan liga musim ini.

Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah serius karena Monaco justru tampil solid dengan belum kebobolan satu gol pun dalam dua laga pembuka.

Baca Juga: Prediksi Skor NEOM SC vs Al Khaleej di Liga Arab Saudi: Tuan Rumah Punya Kans Besar Menang

Bagaimana performa Paris Saint-Germain?

Paris Saint-Germain memang menunjukkan karakter kuat untuk menghindari kekalahan, tetapi konsistensi menjadi masalah utama mereka pada awal musim.

Vitinha dan Marquinhos menjadi penyelamat ketika mencetak gol pada masa injury time kontra Lille, dengan gol bek asal Brasil tersebut lahir pada menit ke-95.

Hasil itu membuat Paris Saint-Germain memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi tiga pertandingan di kompetisi domestik.

Mereka juga berisiko untuk pertama kalinya dalam dekade ini kehilangan poin dalam tiga pertandingan pembuka Liga Prancis jika kembali gagal mengalahkan Monaco.

Meski demikian, Parc des Princes tetap menjadi faktor penting bagi tuan rumah karena Paris Saint-Germain tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan kandang terakhir di Ligue 1.

Mereka juga memenangkan dua pertandingan pembuka liga terakhir yang dimainkan di kandang, sehingga Monaco tetap harus tampil disiplin untuk membawa pulang tiga poin.

Baca Juga: Prediksi Skor Al Fayha vs Al Kholood di Liga Arab Saudi: Duel Ketat Berpeluang Berakhir Imbang!

Mengapa Monaco bisa mencuri kemenangan?

Monaco sedang berada dalam momentum yang jauh lebih positif dibandingkan tuan rumah dengan empat kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.

Mereka juga mencetak total 10 gol dalam empat pertandingan terakhir, menunjukkan lini serang Les Monegasques sedang berada dalam kondisi berbahaya.

Paris Brunner menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencetak dua gol ketika Monaco menaklukkan Marseille 2-0.

Penyerang tersebut berpotensi menjadi pembeda dalam pertandingan melawan Paris Saint-Germain, terutama jika tuan rumah kembali kesulitan memaksimalkan penguasaan bola.

Kekuatan Monaco juga terlihat dari pertahanan mereka yang belum kemasukan dalam dua pertandingan Liga Prancis.

Lukas Hradecky menjadi salah satu dari hanya dua penjaga gawang di kompetisi tersebut yang masih mencatatkan clean sheet, bersama Kevin Trapp dari Paris FC.

Baca Juga: Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera

Siapa yang absen?

Paris Saint-Germain masih menghadapi persoalan di sektor pertahanan karena Nuno Mendes belum bisa dimainkan akibat hukuman skorsing untuk satu pertandingan lagi.

Ousmane Dembele diharapkan dapat kembali setelah absen pada pertandingan kedua, tetapi kondisinya tetap menjadi salah satu hal yang dinantikan sebelum laga dimulai.

Di kubu Monaco, Takumi Minamino dan Mohammed Salisu masih menjalani pemulihan dari cedera ligamen anterior cruciate ligament.

Ansu Fati juga belum sepenuhnya pulih karena mengalami masalah pada betis, sehingga Filipe Luis harus mengandalkan komposisi pemain yang tersedia.

Paris Saint-Germain diperkirakan tetap mengandalkan kombinasi Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Warren Zaire-Emery, Vitinha, Joao Neves, Desire Doue, Ousmane Dembele, dan Khvicha Kvaratskhelia.

Monaco kemungkinan menurunkan Lukas Hradecky di bawah mistar dengan Vanderson, Eric Dier, Thilo Kehrer, Denis Zakaria, Aleksandr Golovin, dan Paris Brunner sebagai bagian penting dari susunan pemain.

Secara rekor pertemuan terbaru, Monaco juga memiliki alasan untuk percaya diri karena tidak terkalahkan dalam dua kunjungan terakhir ke Parc des Princes di seluruh kompetisi.

Les Monegasques bahkan berpeluang meraih dua kemenangan liga beruntun atas Paris Saint-Germain untuk pertama kalinya sejak musim 2003/2004.

Dengan melihat performa kedua tim setelah dua pekan, Monaco terlihat lebih stabil baik dalam urusan mencetak gol maupun menjaga pertahanan.

Paris Saint-Germain memang memiliki kualitas individu dan keuntungan bermain di Parc des Princes, tetapi dominasi penguasaan bola 71,1 persen belum cukup menghasilkan kemenangan sehingga Monaco dinilai punya peluang untuk mengejutkan tuan rumah.

Prediksi skor: Paris Saint-Germain 1-2 Monaco.

Monaco diprediksi mampu memanfaatkan masalah Paris Saint-Germain yang belum efektif di depan gawang sekaligus mempertahankan momentum sempurna mereka.

Paris Brunner berpeluang kembali menjadi ancaman utama, sementara tekanan besar berada di pundak Luis Enrique untuk segera mengembalikan Paris Saint-Germain ke jalur kemenangan.

EDITOR: Banu Adikara