JawaPos.com - Real Madrid kembali memenangkan persaingan dengan Barcelona di bursa transfer. Kali ini, Los Blancos berhasil mengamankan tanda tangan Sergio Martinez, pemain muda Racing Santander yang sebelumnya juga masuk radar Barcelona.
Pakar transfer Fabrizio Romano melaporkan bahwa Real Madrid telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Martinez dari Racing. Pemain berusia 19 tahun itu akan langsung bergabung dengan klub ibu kota Spanyol dan tidak dipinjamkan kembali ke klub asalnya.
Melansir Teamtalk, Madrid disebut membayar €3 juta untuk mendapatkan jasa pemain muda tersebut. Martinez akan menandatangani kontrak hingga 2030.
Menariknya, Jose Mourinho disebut ikut terlibat dalam proses perekrutan sang pemain. Pelatih asal Portugal itu tampaknya melihat Martinez sebagai salah satu talenta yang layak mendapatkan perhatian sejak dini.
Mourinho Ikut Terlibat dalam Perekrutan
Martinez memang belum memiliki catatan panjang di level senior. Sepanjang kariernya bersama Racing, ia baru mencatatkan satu gol dan satu assist dalam 15 penampilan di semua kompetisi.
Namun, potensinya membuat sejumlah klub mulai tertarik. Bahkan, Martinez disebut telah menerima tawaran dari klub-klub Inggris, Jerman, dan Arab Saudi. Pada akhirnya, ia memilih Madrid.
“Real Madrid telah menyetujui kesepakatan untuk merekrut gelandang berusia 19 tahun Sergio Martínez dari Racing Santander, ayo kita mulai!”
“Martínez akan langsung bergabung dengan Real, bukan pinjaman ke Racing; kontrak hingga 2030, nilai transfer €3 juta.
“Bek tersebut menolak tawaran dari klub-klub Inggris, Jerman, dan Arab Saudi demi Madrid.”
Romano kemudian memberikan perkembangan terbaru mengenai kesepakatan tersebut.
“Kabar terbaru eksklusif hari ini untuk Real Madrid: Sergio Martinez akan menandatangani kontrak sekarang dan bergabung segera, bukan pinjaman.”
“Jose Mourinho juga ikut terlibat dan Sergio juga akan berlatih bersama tim utama, karena dianggap sebagai talenta yang luar biasa.”
Keterlibatan Mourinho tentu menjadi sinyal menarik. Martinez kemungkinan akan mendapatkan kesempatan berlatih bersama skuad utama Madrid, meskipun rencana awalnya adalah bermain untuk Castilla.
Barcelona Gagal Membujuk Martinez
Barcelona ternyata tidak tinggal diam dalam perburuan Martinez. Menurut laporan AS, klub Catalan tersebut sempat menghubungi sang pemain dan mencoba membujuknya agar memilih Camp Nou. Villarreal dan Atletico Madrid juga disebut tertarik.
Namun, semua usaha tersebut berakhir sia-sia. Martinez sudah mengambil keputusan untuk bergabung dengan Real Madrid dan tidak berubah pikiran meski mendapatkan banyak tawaran dari klub lain.
“Yah, pada akhirnya, Sergio Martínez memang akan menandatangani kontrak dengan Real Madrid, meskipun ada keraguan sejak awal pekan yang menyatakan sebaliknya.
“Dia akan bermain untuk Castilla, tinggal di Valdebebas, dan mendapatkan penghasilan hampir 800 ribu euro setiap tahunnya.
“Dia mengambil keputusan itu pada hari Kamis.”
Daya tarik Madrid dan peluang untuk menembus tim utama disebut menjadi faktor penting dalam keputusan Martinez.
“Daya tarik Real Madrid dan kemungkinan nyata untuk mencapai tim utama merupakan faktor kunci dalam keputusan sang gelandang untuk pindah ke Primera Federacion.”
Madrid Menang dalam Perburuan Talenta Muda
Martinez sebelumnya sudah mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama Racing menjelang akhir musim lalu. Ia mencatatkan 10 penampilan di Liga Hypermotion.
Performa tersebut kemudian membuat sejumlah klub mulai bergerak.
“Selama beberapa hari terakhir, baik Racing maupun sang pemain sendiri telah menerima banyak panggilan dari klub-klub yang mencoba membujuknya untuk mengubah arah.
“Barcelona, Villarreal, dan Atletico de Madrid semuanya telah melihat upaya mereka gagal karena keputusan tegas pemain tersebut untuk mengenakan seragam putih.”
Kini, Martinez akan memulai babak baru di Madrid. Ia diproyeksikan berkembang bersama Castilla, tetapi kesempatan berlatih dengan tim utama menunjukkan bahwa klub memiliki ekspektasi tinggi terhadap pemain berusia 19 tahun tersebut.
Bagi Barcelona, kegagalan ini menjadi pukulan kecil dalam persaingan perekrutan talenta muda. Sementara bagi Madrid, mereka kembali menunjukkan kemampuan menarik pemain-pemain potensial sebelum berkembang menjadi bintang besar.