Mampukah Cambuur Mengakhiri Tren Buruk?
Cambuur membutuhkan kemenangan pertama musim ini saat menjamu FC Twente di Kooi Stadion, tetapi performa tiga pertandingan awal membuat tugas tersebut sangat berat. Tim besutan Johan Plat kalah tiga kali beruntun dan sudah kemasukan 12 gol, angka tertinggi pada tahap ini sejak FC Dordrecht juga kebobolan 12 gol pada musim 1994-95.
Baca Juga: Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
Kekalahan terbaru datang ketika Cambuur takluk 2-5 dari Feyenoord pada Minggu lalu. Mereka bahkan tertinggal 0-4 saat turun minum sebelum menunjukkan perlawanan pada babak kedua, namun ketertinggalan terlalu besar untuk dikejar.
Masalah Cambuur bukan hanya hasil akhir, tetapi juga kebiasaan buruk dalam mengawali pertandingan. Mereka selalu kebobolan lebih dulu dalam enam laga terakhir, termasuk ketika menghadapi Feyenoord, sehingga Plat harus segera menemukan solusi jika ingin menghindari tekanan lebih besar pada awal musim.
Rafik El Arguioui menjadi salah satu alasan tuan rumah masih memiliki harapan. Pemain tersebut mencetak seluruh tiga gol Cambuur di Eredivisie musim ini dan diperkirakan kembali menjadi tumpuan utama di lini depan.
Mengapa FC Twente Lebih Diunggulkan?
FC Twente memiliki alasan kuat untuk membidik kemenangan ketiga dalam empat pertandingan Eredivisie. Setelah kalah 0-1 dari Heerenveen pada laga pembuka, De Tukkers bangkit dan mengamankan kemenangan pada pertandingan liga berikutnya.
Twente juga baru saja melewati ujian penting di kompetisi Eropa. Setelah kalah 0-1 dari Qarabag pada leg pertama, skuad John van den Brom tampil meyakinkan pada leg kedua dengan kemenangan 4-1 sekaligus memastikan tiket ke Conference League.
Hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi FC Twente setelah mereka mendapat waktu istirahat lebih panjang karena pertandingan Eredivisie pekan ketiga ditunda. Namun, agenda Eropa juga bisa menjadi tantangan tersendiri karena tambahan pertandingan berpotensi memengaruhi kebugaran pemain.
Rekor pertemuan pun berpihak kepada FC Twente. Pertemuan terakhir kedua tim di Eredivisie terjadi pada musim 2022/2023, ketika Twente memenangi kedua pertandingan tanpa kebobolan dan memperpanjang rentetan kemenangan atas Cambuur menjadi tiga laga.
Pertahanan Twente Masih Menyimpan Celah
Meski lebih diunggulkan, FC Twente tidak datang dengan pertahanan yang sepenuhnya meyakinkan. De Tukkers gagal meraih kemenangan dalam tiga laga tandang liga terakhir dan kebobolan delapan gol dalam periode tersebut.
Baca Juga: Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Valencia di Liga Spanyol: Los Che Siap Jungkalkan Tuan Rumah!
Catatan lainnya juga cukup mengkhawatirkan karena FC Twente tidak mencatat clean sheet dalam lima pertandingan terakhir. Mereka bahkan kebobolan lebih dulu dalam empat dari lima laga tersebut, sebuah celah yang bisa dimanfaatkan El Arguioui jika Cambuur mampu tampil agresif sejak menit awal.
Namun, kualitas lini serang FC Twente membuat mereka tetap menjadi favorit. Daouda Weidmann sedang berada dalam performa positif dengan catatan dua gol dan tiga assist dalam lima pertandingan terakhir, sedangkan Wout Weghorst diproyeksikan menjadi ujung tombak untuk memberikan tekanan kepada pertahanan tuan rumah.
FC Twente juga memiliki rekor penting untuk dipertahankan. Dalam sembilan musim Eredivisie sebelumnya, mereka tidak pernah mengawali kompetisi dengan empat kekalahan beruntun, sehingga laga di Kooi Stadion menjadi kesempatan bagi De Tukkers untuk menghindari catatan buruk tersebut.
Siapa yang Berpotensi Menentukan Hasil?
Cambuur masih kehilangan Daan Visser yang menjalani pemulihan akibat masalah lutut. Pemain berusia 21 tahun itu sebelumnya juga melewati musim 2025/2026 yang terganggu cedera sehingga belum bisa membantu perjuangan tim pada pertandingan ini.
Di kubu FC Twente, Mees Hilgers masih menjalani pemulihan cedera ACL yang membuatnya absen sepanjang musim lalu. Stav Lemkin juga belum tampil dalam enam pertandingan terakhir, meski pemain internasional Israel tersebut disebut semakin dekat dengan comeback.
Cambuur kemungkinan mengandalkan Jansen di bawah mistar, dengan Kooistra, Baouf, Amofa dan Jetten di lini belakang. El Arguioui, Souren dan Vink diperkirakan mengisi lini tengah, sementara Henstra, Bouhoudane dan Hamache menjadi opsi di lini depan.
FC Twente diprediksi menurunkan Unnerstall sebagai penjaga gawang, dengan Adelgaard, Nijstad, Propper dan Van Rooy di pertahanan. Weidmann dan Zerrouki berpotensi mengisi lini tengah, sedangkan Orjasaeter, Rots, Pjaca dan Weghorst menjadi kombinasi yang diharapkan mampu menghasilkan gol.
Dengan kondisi kedua tim, FC Twente lebih layak dijagokan untuk membawa pulang tiga poin. Cambuur memang menunjukkan semangat pada babak kedua saat menghadapi Feyenoord, tetapi rapuhnya pertahanan membuat mereka diprediksi kembali kesulitan menghadapi kualitas serangan De Tukkers.
Prediksi skor: Cambuur 1-3 FC Twente.