JawaPos.com - Nicolas Jackson resmi mengakhiri petualangannya bersama Chelsea dan bergabung dengan Aston Villa. Striker asal Senegal itu pindah dengan biaya yang menurut Press Association mencapai rekor klub sebesar £65 juta (€76 juta).
Jackson menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dan akan kembali bekerja sama dengan Unai Emery, sosok yang sudah dikenalnya sejak keduanya berada di Villarreal.
Melansir Breaking News, Emery mengonfirmasi kedatangan Jackson dalam konferensi pers pada Jumat sebelum klub mengumumkan kesepakatan tersebut beberapa jam kemudian.
Transfer ini sekaligus menjadi langkah penting bagi Villa setelah mereka kehilangan Ollie Watkins. Penyerang berusia 30 tahun itu sedang dalam tahap finalisasi kepindahan senilai £50 juta ke klub Arab Saudi, Al Hilal. Jackson pun diproyeksikan menjadi pengganti langsung Watkins di lini depan Villa.
Kembali Bekerja Sama dengan Emery
Jackson bukan wajah asing bagi Emery. Keduanya pernah bekerja bersama di Villarreal sebelum Jackson meninggalkan Spanyol dan melanjutkan kariernya ke Premier League bersama Chelsea pada 2023.
Kini, setelah beberapa musim yang penuh pasang surut di Stamford Bridge, Jackson mendapatkan kesempatan untuk memulai kembali kariernya di bawah pelatih yang sudah mengenalnya.
Aston Villa sendiri sebenarnya sudah tertarik mendatangkannya pada musim panas lalu. Namun, Jackson akhirnya menjalani masa peminjaman ke Bayern Munich.
Kepindahannya ke Bayern sempat berlangsung cukup rumit dan pada akhirnya tidak menghasilkan transfer permanen karena sejumlah persyaratan dalam kesepakatan tidak terpenuhi.
Jackson Tinggalkan Chelsea
Jackson meninggalkan Chelsea dengan catatan 30 gol dalam 81 penampilan di semua kompetisi. Selama berada di Stamford Bridge, ia turut membantu klub meraih trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Namun, masa depannya di Chelsea berubah setelah Enzo Maresca tidak lagi menjadikannya bagian penting dari rencana tim. Situasinya kemudian semakin jelas ketika Xabi Alonso mengambil alih kursi pelatih.
Jackson bahkan berlatih secara terpisah dari skuad utama setelah diberi tahu bahwa dirinya tidak masuk dalam rencana Alonso untuk musim ini. Aston Villa akhirnya menjadi jalan keluar yang ideal.
Villa Kehilangan Watkins
Kedatangan Jackson tidak bisa dilepaskan dari kepergian Watkins. Penyerang Inggris tersebut merupakan pencetak gol terbanyak Aston Villa di Premier League dan menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan klub meraih kesuksesan di Liga Europa musim lalu.
Watkins bahkan tidak tampil dalam pertandingan pembuka Premier League melawan Brighton setelah menolak bermain. Villa kemudian kalah telak 4-0 dalam pertandingan tersebut.
Situasi itu sempat membuat para pendukung kecewa. Watkins kemudian meminta maaf kepada Emery dan rekan-rekan setimnya. Namun, sang manajer tetap memberikan penghormatan kepada sang striker dan menegaskan bahwa warisannya di Villa tetap terjaga.
Dia berkata:
“Kami tidak mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan pertandingan terakhirnya di Brighton, tetapi setelah pertandingan dia mengatakan kepada kami bahwa dia menyesal, dan dia juga mengatakan bahwa dia telah melakukan kesalahan.
“Sekarang ini adalah babak baru di sini bersama Nicolas Jackson.”
Era Baru di Lini Depan Villa
Kepergian Watkins sekaligus membuka lembaran baru bagi Aston Villa. Jackson datang dengan pengalaman Premier League, usia yang masih relatif muda, serta pengalaman bekerja bersama Emery. Villa tentu berharap kombinasi tersebut bisa membuat sang striker langsung beradaptasi.
Bagi Jackson sendiri, transfer ini merupakan kesempatan untuk kembali menemukan konsistensi setelah periode yang tidak mudah bersama Chelsea dan Bayern Munich.
Dengan kontrak lima tahun di tangan, Aston Villa tampaknya melihat Jackson bukan sekadar solusi jangka pendek, tetapi sebagai bagian penting dari proyek mereka untuk beberapa musim ke depan.