JawaPos.com — Juventus diprediksi mengalahkan Parma pada pekan kedua Serie A 2026/2027 di Allianz Stadium, Turin, Minggu (30/8/2026), setelah meraih kemenangan 1-0 atas Frosinone pada laga pembuka.
Perbedaan kualitas skuad dan rekor kandang Juventus membuat Parma, yang kalah dari Cagliari, diperkirakan kembali kesulitan meraih poin.
Juventus Ingin Pertahankan Start Sempurna
Juventus datang dengan kepercayaan diri setelah mengamankan tiga poin di markas Frosinone pada pekan pertama Serie A 2026/2027.
Baca Juga: Spalletti Ungkap Kondisi Juventus Jelang Lawan Parma, Kessie dan Kolo Muani Ikut Disorot
Pasukan Luciano Spalletti tampil dominan dengan penguasaan bola serta melepaskan 19 tembakan, meski hanya sundulan Bremer pada babak pertama yang mampu mengubah skor.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Juventus setelah kegagalan menembus empat besar pada akhir musim lalu.
Si Nyonya Tua kini membidik kemenangan dalam dua pertandingan pertama Serie A untuk musim ketiga secara beruntun.
Baca Juga: Juventus Siapkan Manuver di Hari-hari Terakhir Bursa Transfer, Chiellini Buka Suara
Namun, kemenangan di Stadio Stirpe menyisakan kabar buruk. Kenan Yildiz mengalami cedera yang berpotensi membuatnya absen hingga tiga bulan, sehingga Spalletti harus segera menemukan formula baru di lini depan.
Jeremie Boga menjadi salah satu kandidat utama untuk menggantikan Yildiz. Pemain yang dipermanenkan Juventus setelah menjalani masa peminjaman musim lalu itu berpeluang mendapatkan kesempatan tampil sejak menit awal.
Parma Punya Masalah di Lini Depan
Parma memasuki pertandingan ini dengan modal kurang meyakinkan setelah kalah 0-1 dari Cagliari di kandang sendiri. Anak asuh Carlos Cuesta bahkan hanya mampu menciptakan dua tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Situasi Parma semakin sulit setelah sejumlah pemain penting meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas.
Mateo Pellegrino lebih dulu bergabung dengan Fiorentina, kemudian kiper Zion Suzuki dan bek Alessandro Circati juga mengikuti jejak pemain lain menuju klub baru.
Kepergian sejumlah pemain tersebut membuat Cuesta harus membangun kembali komposisi tim.
Baca Juga: Menang Tipis Lawan Frosinone, Gleison Bremer Pastikan Juventus Perbaiki Performa
Masalah semakin terasa karena Parma kini langsung menghadapi Juventus di Turin sebelum kembali bertanding pada putaran kedua Coppa Italia pekan depan.
El-Bilal Toure menjadi salah satu pilihan utama di lini depan setelah menjadi starter ketika menghadapi Cagliari.
Namun, Mattia Frigan, David Romero, dan Nesta Elphege juga berpeluang tampil untuk memberikan ancaman berbeda kepada pertahanan Juventus.
Rekor Allianz Stadium Jadi Pembeda
Juventus punya alasan kuat untuk optimistis menjelang duel melawan Parma. Musim lalu, Juventus hanya menelan dua kekalahan di kandang dan berhasil menyapu bersih dua pertandingan Serie A kontra Parma.
Baca Juga: Apes! Federico Gatti Cedera karena ”Ditekling” Fans Juventus
Pada pertemuan terbaru, Juventus bahkan menang telak 4-1 atas Parma.
Bremer menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian setelah mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, setelah sebelumnya Juventus menang 2-0 di Turin.
Rekor tandang Parma di kompetisi kasta tertinggi Italia juga tidak mendukung ambisi mereka. Dalam 21 kampanye Serie A terakhir, Parma hanya sekali mampu memenangi pertandingan tandang pertama mereka. Catatan tersebut membuat Juventus lebih layak diunggulkan.
Apalagi, skuad Spalletti memiliki kedalaman lebih baik untuk mengatasi absennya Yildiz, dengan nama-nama seperti Francisco Conceicao, Weston McKennie, Jeremie Boga, dan Randal Kolo Muani tersedia di sektor ofensif.
Prediksi Juventus vs Parma
Juventus diperkirakan kembali menguasai jalannya pertandingan dengan memanfaatkan kualitas lini tengah serta tekanan dari sisi sayap.
Parma kemungkinan memilih bermain lebih rapat dan mengandalkan serangan balik untuk menghindari kekalahan dengan margin besar.
Baca Juga: Prediksi Skor Frosinone vs Juventus di Liga Italia 2026/2027: Si Nyonya Tua Incar 3 Poin Tandang!
Masalah Parma dalam menciptakan peluang juga menjadi faktor penting.
Setelah hanya menghasilkan dua tembakan tepat sasaran saat melawan Cagliari, mereka diprediksi kesulitan menembus pertahanan Juventus yang memiliki Bremer sebagai salah satu pilar utama.
Juventus memang masih perlu memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir setelah melepaskan 19 tembakan tetapi hanya mencetak satu gol pada laga pembuka.
Baca Juga: Emil Audero Masuk Radar Juventus, Jadi Kandidat Ideal Pendamping Guglielmo Vicario
Jika ketajaman mereka meningkat, peluang Juventus mencetak lebih dari satu gol semakin terbuka.
Dengan keunggulan kualitas, keuntungan bermain di Allianz Stadium, serta catatan pertemuan yang berpihak kepada tuan rumah, Juventus diprediksi mampu menjaga tren positif.
Parma berpotensi memberikan perlawanan pada babak pertama, tetapi Si Nyonya Tua diperkirakan mengunci kemenangan dengan skor Juventus 2-0 Parma.
Prediksi skor: Juventus 2-0 Parma