JawaPos.com - Liverpool tinggal menunggu hasil undian untuk mengetahui delapan lawan mereka di fase liga Liga Champions 2026–27. Setelah seluruh pertandingan play-off selesai, 36 peserta akhirnya lengkap.
Melansir Liverpool Echo, The Reds berada di Pot 1, sehingga mereka akan menghadapi dua klub dari masing-masing empat pot. Sesuai format kompetisi, Liverpool juga tidak bisa menghadapi klub Inggris lainnya pada fase liga.
Artinya, Manchester City, Arsenal, Manchester United, dan Aston Villa bukan opsi bagi Liverpool pada tahap ini.
Pot 1: PSG, Bayern, Madrid atau Barcelona?
Liverpool sudah berada di Pot 1, sehingga mereka tidak mungkin menghadapi sesama klub Inggris di Pot 1.
Calon lawan dari pot ini dengan demikian adalah: Paris Saint-Germain, Bayern Munich, Real Madrid, Inter Milan, Barcelona dan Atlético Madrid.
Secara teori, Inter Milan atau Atlético Madrid bisa menjadi pilihan yang lebih bersahabat. Sebaliknya, PSG, Bayern, Real Madrid, dan Barcelona jelas merupakan undian yang lebih berat.
Real Madrid juga memiliki cerita tersendiri. Liverpool tidak bisa menjamu Los Blancos di Anfield karena aturan UEFA setelah dua pertemuan kandang dalam dua musim terakhir. Namun, pertemuan di Madrid masih mungkin terjadi.
Pot 2: Club Brugge dan PSV jadi pilihan ideal
Pot 2 menawarkan beberapa lawan yang cukup berat: Borussia Dortmund, Roma, Sporting, Porto, Club Brugge, Real Betis dan PSV Eindhoven.
Liverpool kemungkinan besar ingin menghindari Borussia Dortmund dan Porto.
Dortmund memiliki atmosfer kandang yang terkenal luar biasa, sementara Porto selalu menjadi lawan yang sulit ketika bermain di Portugal.
Sebaliknya, Club Brugge dan PSV Eindhoven terlihat sebagai pilihan yang lebih menguntungkan. Real Betis juga bisa menjadi lawan menarik, meski Liverpool harus menghadapi perjalanan ke Spanyol.
Pot 3: Feyenoord atau Lille?
Pot 3 dihuni: Feyenoord, Lille, Bodø/Glimt, Napoli, RB Leipzig, Villarreal, Shakhtar Donetsk, Galatasaray dan Fenerbahçe.
Dari daftar tersebut, Shakhtar Donetsk atau Lille mungkin menjadi undian yang relatif nyaman. Namun, Liverpool memiliki beberapa alasan untuk berhati-hati.
Feyenoord bisa memberikan atmosfer luar biasa di Rotterdam. Napoli dan RB Leipzig memiliki kualitas skuad yang cukup untuk menyulitkan klub mana pun, sedangkan Galatasaray dan Fenerbahçe bisa membuat pertandingan tandang menjadi sangat panas.
Bodø/Glimt juga merupakan potensi jebakan. Perjalanan ke Norwegia, terutama jika pertandingan berlangsung pada musim dingin, jelas bukan situasi ideal.
Pot 4: Sabah atau AEK Athena?
Pot 4: Viking, Slovan Bratislava, Slavia Praha, VfB Stuttgart, LASK, AEK Athena, Como, Lens dan Sabah.
Dari sisi kualitas, Liverpool tentu akan menjadi favorit melawan sebagian besar tim di pot ini. Sabah terlihat sebagai salah satu pilihan paling menarik. Namun, jarak perjalanan ke Azerbaijan cukup jauh.
LASK juga bisa menjadi pilihan yang relatif menguntungkan setelah mereka secara mengejutkan menyingkirkan Celtic.
Sementara itu, Stuttgart justru merupakan salah satu lawan yang sebaiknya dihindari. Mereka memiliki kualitas yang cukup tinggi untuk ukuran tim Pot 4.
Prediksi Undian Ideal Liverpool
Jika bisa memilih sendiri, kombinasi yang cukup menguntungkan bagi Liverpool adalah:
Pot 1: Inter Milan
Pot 2: Club Brugge
Pot 3: Shakhtar Donetsk
Pot 4: Sabah
Kombinasi tersebut tetap menghadirkan pertandingan Eropa yang menarik, tetapi secara kualitas seharusnya tidak terlalu membebani Liverpool.
Sementara itu, undian terburuk bisa saja mempertemukan Liverpool dengan PSG, Borussia Dortmund, Galatasaray, dan Stuttgart.
Itu akan menjadi fase liga yang jauh lebih berat, terutama karena Liverpool harus memainkan empat pertandingan tandang.
Ada sejumlah reuni menarik
Selain persoalan kekuatan lawan, undian juga berpotensi menghadirkan beberapa reuni. Jika Liverpool mendapatkan Real Madrid, perhatian akan tertuju pada Trent Alexander-Arnold dan Ibrahima Konaté yang menghadapi mantan rekan setim mereka.
Sementara itu, pertemuan dengan Bayern Munich atau Inter Milan berpotensi mempertemukan Liverpool dengan mantan pemain mereka seperti Luis Díaz, tergantung perkembangan skuad dan klub tujuan sang pemain.
Format baru membuat Liverpool harus menghadapi delapan lawan berbeda, masing-masing dua dari setiap pot, dengan empat pertandingan kandang dan empat tandang.
Dengan status sebagai tim Pot 1, Liverpool jelas dituntut untuk lolos langsung ke babak 16 besar. Target minimal adalah finis di delapan besar, sehingga mereka tidak perlu melewati babak play-off knockout terlebih dahulu.
***