← Beranda
Mikel Arteta Dikritik atas Perlakuannya terhadap Gabriel Martinelli
M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 27 Agustus 2026 | 04.25 WIB
Gabriel Martinelli. (ig @gabriel.martinelli)

 

 

JawaPos.com - Masa depan Gabriel Martinelli di Arsenal semakin berada di ujung tanduk. Namun, bukan hanya kemungkinan kepergiannya yang menjadi sorotan, melainkan cara klub memperlakukan pemain Brasil tersebut dalam beberapa pekan terakhir.

Melansir Metro Sport, situasi Martinelli bahkan telah menimbulkan “ketidaknyamanan” di dalam skuad Arsenal.

Martinelli disebut hampir pasti meninggalkan Emirates setelah manajemen meminta pemain berusia 25 tahun itu mencari klub baru. Padahal, ia merupakan pemain Arsenal dengan masa pengabdian terlama di skuad saat ini setelah melakukan debut tim utama pada 2019 dan mencatat hampir 300 penampilan.

Martinelli Semakin Tersingkir dari Rencana Arteta

Hubungan Martinelli dengan rencana Mikel Arteta memang mulai berubah sejak musim lalu. Ia tidak lagi menjadi pilihan utama, tetapi tetap memberikan kontribusi ketika Arsenal akhirnya memenangkan gelar Premier League pertama mereka sejak 2004 dan mencapai final Liga Champions.

Kedatangan Christos Tzolis pada awal musim panas menjadi salah satu tanda bahwa posisi Martinelli semakin terancam.

Arsenal kemudian juga sempat mencoba mendatangkan Vinicius Junior dari Real Madrid. Jika transfer tersebut berhasil, persaingan di posisi sayap kiri tentu akan semakin berat bagi Martinelli.

Namun, keputusan Arteta untuk tidak memasukkan Martinelli ke dalam skuad Community Shield melawan Manchester City menjadi titik yang semakin memperjelas situasinya.

Yang membuat persoalan semakin sensitif, Martinelli tidak mendapatkan medali setelah Arsenal memenangkan pertandingan tersebut.

Ia kemudian kembali tidak masuk skuad untuk pertandingan pembuka Premier League melawan Coventry City. Pada titik itu, manajemen Arsenal dikabarkan telah meminta sang pemain mencari klub baru.

Ian Wright Tidak Nyaman Melihat Situasinya

Legenda Arsenal, Ian Wright, termasuk pihak yang secara terbuka mempertanyakan cara klub menangani situasi tersebut.

Wright menilai Martinelli telah memberikan terlalu banyak kontribusi untuk Arsenal sehingga layak mendapatkan penghormatan lebih besar ketika klub memutuskan masa depannya.

"Mengenai Martinelli dan cara Martinelli diperlakukan saat ini, itu benar-benar membuat saya merasa tidak nyaman."

Wright mengakui bahwa mungkin memang sudah waktunya bagi Martinelli untuk meninggalkan Arsenal. Namun, menurutnya, keputusan tersebut seharusnya dilakukan dengan cara yang lebih menghargai pemain.

"Cara dia diperlakukan di akhir ini, saya tahu mereka mungkin ingin dia pergi, dan banyak orang mengatakan, 'ya, mungkin sudah waktunya dia pindah', tetapi ada cara untuk melakukan itu dan itu juga harus sesuai dengannya, bagaimana dia ingin pergi."

Wright juga mempertanyakan keputusan Arsenal tidak melibatkan Martinelli dalam skuad Community Shield.

"Tidak masuk dalam skuad, tidak diajak bicara, tidak tahu apa yang terjadi, ya, saya tahu ini, sekali lagi, tidak dilibatkan dalam skuad Community Shield, dia tidak tahu apa yang terjadi."

Menurut Wright, situasinya menjadi semakin sulit dipahami karena Martinelli masih merasa memiliki kemampuan untuk bersaing mendapatkan tempat utama.

"Saya pikir saya masih bisa bersaing dengan kedua pemain ini, saya masih berpikir saya memiliki sesuatu untuk ditawarkan di sini."

Pada akhirnya, Wright merasa Martinelli pantas mendapatkan perlakuan yang lebih baik setelah apa yang telah diberikan kepada Arsenal.

"Karena dia sama sekali tidak masuk dalam daftar itu, saya merasa sedih untuknya. Saya hanya ingin mengatakan bahwa saya pikir dia telah melakukan cukup banyak hal untuk tim ini, untuk skuad ini, sehingga pantas diperlakukan dengan sedikit lebih hormat daripada yang dia terima saat ini."

Al Hilal Kini Menjadi Tujuan yang Mungkin

Martinelli sebelumnya tidak tertarik dengan pendekatan Galatasaray. Namun, situasi berubah setelah Al Hilal menunjukkan minat serius.

Laporan dari Brasil menyebut Martinelli telah memberikan lampu hijau untuk pindah ke Arab Saudi setelah sebelumnya enggan mempertimbangkan opsi tersebut.

Arsenal sendiri disebut menginginkan sekitar £60 juta untuk sang winger. Namun, laporan lain menyebut harga akhirnya bisa berada di kisaran £40 juta.

Jika transfer tersebut terealisasi, Martinelli akan mengakhiri perjalanan yang dimulai sejak 2019 dan menghasilkan hampir 300 penampilan bersama The Gunners.

Menariknya, Ian Wright bukan satu-satunya legenda Arsenal yang mempertanyakan keputusan Arteta. Martin Keown juga dilaporkan meminta sang manajer mempertimbangkan kembali keputusan menjual Martinelli.

Kini, persoalannya bukan lagi sekadar apakah Martinelli akan meninggalkan Arsenal. Pertanyaan yang lebih besar adalah bagaimana pemain yang pernah menjadi bagian penting proyek Arteta tersebut akan mengakhiri waktunya di London Utara.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti