JawaPos.com - Jose Mourinho kembali angkat bicara mengenai perlakuan yang diterima Vinicius Junior. Pelatih Real Madrid tersebut menilai ada “perbedaan yang jelas” dalam cara pemain lawan memperlakukan penyerang asal Brasil itu dibandingkan pemain lainnya.
Komentar Mourinho muncul setelah Vinicius mendapat kartu kuning ketika terlibat adu argumen dengan Alex Calatrava dalam kemenangan 2-1 Real Madrid atas Espanyol.
Yang membuat Mourinho kecewa, Vinicius sebelumnya mendapat tendangan di bagian punggung dari pemain Espanyol tersebut, tetapi insiden itu tidak berujung hukuman.
Mourinho Soroti Perlakuan terhadap Vinicius
Melansir TNT Sports, Mourinho menilai Vinicius memang sedang mengalami penurunan performa. Namun, kondisi tersebut menurutnya justru membuat lawan semakin berani menjadikannya sasaran.
"Yang bisa saya katakan adalah ada perbedaan yang jelas dalam perlakuan yang diterima Vinicius dibandingkan dengan pemain lainnya."
Ia kemudian menjelaskan mengapa lawan berani melakukan hal tersebut.
"Dia telah memasuki fase penurunan performa, dan lawan-lawannya merasa mereka bisa memanfaatkannya, dan memang mereka melakukannya. Ini seperti anak-anak kecil; mereka akan bertindak sejauh yang diizinkan oleh pihak berwenang. Perlakuan seperti ini tidak sesuai dengan prinsip saya."
Mourinho bahkan menilai tendangan yang diterima Vinicius layak mendapatkan hukuman berat.
"Dia menerima tendangan yang merupakan tindakan penyerangan, dan seharusnya itu kartu merah. Terlepas dari beberapa hal, saya sangat menyukai kepemimpinan wasit."
Meski mengaku memahami wasit mungkin tidak melihat insiden tersebut secara langsung, Mourinho tetap mempertanyakan keputusan VAR.
"Saya mengerti bahwa wasit tidak melihat insiden penendangan terhadap Vinicius, dan saya mengerti bahwa wasit keempat tidak menginginkannya. Mengenai VAR, saya dapat mengatakan bahwa VAR tidak menjalankan tugasnya dengan baik."
Mourinho Juga Minta Vinicius Kendalikan Emosi
Di sisi lain, Mourinho menyadari bahwa Vinicius juga perlu memainkan perannya sendiri. Beberapa hari sebelumnya, ia telah meminta sang pemain untuk meningkatkan pengendalian emosi agar tidak mudah terpancing provokasi.
"Ini membuat dia frustrasi. Dia perlu memiliki kendali emosi yang hebat," katanya.
Mourinho bahkan mengaku memberikan instruksi khusus kepada Vinicius saat jeda pertandingan.
"Saya berbicara dengannya saat jeda pertandingan, dan saya bahkan mengatakan kepadanya secara detail: 'Jika kamu mencetak gol, berhati-hatilah bagaimana kamu merayakannya agar saya bisa tetap memainkanmu di lapangan.' Ini sulit."
Pelatih asal Portugal itu kemudian menyoroti bagaimana Vinicius terus menghadapi tekanan dari berbagai pihak.
"Kita berada di era sosial anti-perundungan. Dengan Vinicius, kita masih berada di era perundungan, baik itu dari lawan maupun dari penonton."
Karena itu, Mourinho merasa tugasnya bukan hanya melindungi Vinicius melalui keputusan taktis, tetapi juga membantu sang pemain menghadapi situasi tersebut.
"Kita perlu mendidiknya semaksimal mungkin dan mempersiapkannya sebaik mungkin. Dan hanya itu."
Real Madrid Menang Dramatis
Terlepas dari drama yang melibatkan Vinicius, Real Madrid tetap berhasil mengamankan tiga poin.
Jude Bellingham membuka keunggulan Los Blancos melalui sundulan pada menit kesembilan. Espanyol kemudian menyamakan kedudukan lewat Calatrava pada menit ke-30.
Pertandingan tampaknya akan berakhir imbang sebelum Carlos Espí mencetak gol pada menit ke-90 untuk memastikan kemenangan 2-1 bagi Real Madrid.
Kini Mourinho dan pasukannya harus segera mengalihkan fokus. Real Madrid selanjutnya akan menghadapi Real Sociedad pada Rabu dalam lanjutan La Liga.
***