← Beranda
Comeback Gila! LASK Balikkan Celtic dari Agregat 0-4 hingga ke Liga Champions
Aprillia JPRabu, 26 Agustus 2026 | 18.30 WIB
LASK menciptakan comeback luar biasa dengan membalikkan agregat 0-4 menjadi 5-4 atas Celtic dan merebut tiket ke Liga Champions. (Dok. Johannes Strum/UEFA).

JawaPos.com - LASK menciptakan comeback luar biasa saat menyingkirkan Celtic pada leg kedua playoff Liga Champions, Rabu (26/8). Sempat tertinggal 0-4 secara agregat, klub asal Austria itu bangkit dengan mencetak lima gol tanpa balas dan menang 5-1 setelah perpanjangan waktu.

Hasil tersebut membuat LASK membalikkan keadaan menjadi unggul 5-4 secara agregat sekaligus merebut tiket ke Liga Champions. Sebaliknya, Celtic harus puas turun ke kompetisi kasta kedua Eropa, Liga Europa.

Celtic sebenarnya berada dalam posisi sangat menguntungkan. Mereka datang ke leg kedua dengan modal kemenangan 3-0 pada pertandingan pertama di Glasgow.

Situasi semakin sulit bagi LASK setelah kapten Celtic, Callum McGregor, mencetak gol pada menit ke-21. Gol tersebut membuat Celtic unggul 4-0 secara agregat dan semakin dekat dengan tiket Liga Champions.

Namun, LASK tidak menyerah. Moses Usor memperkecil ketertinggalan pada menit ke-32 sebelum Robert Ljubicic menyamakan kedudukan pada menit ke-48.

Tekanan LASK berlanjut dan Samuel Adeniran mencetak gol ketiga pada menit ke-58. Celtic yang sebelumnya tampil nyaman mulai kehilangan kendali atas pertandingan.

Drama semakin memuncak pada masa tambahan waktu. Florian Flecker mencetak gol melalui sundulan jarak dekat pada menit ke-90+1.

Gol tersebut membuat agregat menjadi 4-4 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Pada masa extra time, LASK semakin percaya diri. Adeniran kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-109 sekaligus membawa timnya berbalik unggul 5-4 secara agregat.

LASK bahkan memiliki kesempatan memperlebar keunggulan setelah mendapat hadiah penalti. Namun, Adeniran gagal menuntaskan peluang tersebut karena tendangannya berhasil diselamatkan kiper Celtic, Viljamil Sinisalo.

Kegagalan itu tidak mengubah hasil pertandingan. LASK mampu mempertahankan keunggulan 5-4 hingga peluit panjang dan memastikan langkah ke Liga Champions.

Kapten Celtic Callum McGregor mengakui timnya tampil jauh di bawah standar. Menurutnya, Celtic terlalu pasif dan gagal menjalankan pressing seperti biasanya.

“Kami terlalu pasif. Tidak ada alasan untuk itu. Kami bukan diri kami yang biasanya, terutama dalam hal pressing. Kami terlalu pasif, bahkan sebelum gol kami,” kata McGregor dikutip dari situs resmi UEFA.

Sebaliknya, pelatih LASK Dietmar Kuhbauer memuji mentalitas para pemainnya yang mampu bangkit dari situasi sulit.

“Apa yang dilakukan para pemain malam ini adalah pertandingan yang luar biasa. Kami memaksakan skor menjadi 4-1 dan kemudian terus menekan. Saya benar-benar sangat bangga,” ujar Kuhbauer.

Kuhbauer menyadari LASK kemungkinan kembali berstatus sebagai tim yang tidak diunggulkan pada babak berikutnya. Namun, kemenangan atas Celtic menunjukkan bahwa timnya mampu menghadapi klub dengan kekuatan finansial jauh lebih besar.

“Kami pasti akan menjadi underdog. Celtic secara finansial jauh lebih kuat daripada kami dan kami berhasil mengalahkan mereka. Sekarang akan ada lawan-lawan yang lebih besar,” katanya.

Kemenangan dramatis tersebut juga mengakhiri penantian LASK untuk meraih kemenangan di kompetisi UEFA.

Sebelumnya, LASK tidak pernah menang dalam 11 pertandingan Eropa terakhir dengan catatan empat hasil imbang dan tujuh kekalahan.

LASK sekaligus mengakhiri penantian kemenangan atas klub asal Skotlandia. Terakhir kali mereka mengalahkan wakil Skotlandia terjadi ketika menundukkan St Johnstone pada playoff kualifikasi Liga Konferensi UEFA musim 2021/2022.

Kini, setelah comeback dari ketertinggalan empat gol secara agregat, LASK berhak melangkah ke Liga Champions dengan membawa salah satu kemenangan paling dramatis dalam perjalanan mereka di kompetisi Eropa.

EDITOR: Hendra