← Beranda
Suporter Hull City Ejek Joe Cole Setelah Manchester United Dikalahkan
M Shofyan Dwi KurniawanMinggu, 23 Agustus 2026 | 23.17 WIB
Suporter Hull City / Foto: ig @hullcity

JawaPos.com - Kemenangan Hull City atas Manchester United pada laga pembuka Premier League 2026/27 terasa semakin manis bagi para pendukung tuan rumah.

Bukan hanya karena berhasil mengalahkan salah satu klub terbesar Inggris dengan skor 2-0, tetapi juga karena mereka mendapat kesempatan untuk membalas komentar Joe Cole sebelum pertandingan.

Hull kembali ke kasta teratas untuk pertama kalinya sejak 2017. Namun, sebelum musim dimulai, Cole sempat meragukan kemampuan mereka untuk bertahan di Premier League.

Melansir ESPN, dalam podcast The Dressing Room, mantan pemain timnas Inggris itu mengungkapkan bahwa dirinya menolak tawaran untuk menjadi komentator pertandingan Hull karena ia merasa akan terkejut jika klub tersebut mampu bertahan di divisi teratas.

Baca Juga: Pemain Real Madrid yang Tampil Baik dan Buruk Saat Mengalahkan Espanyol, Siapa Saja?

Komentar tersebut jelas belum dilupakan para pendukung Hull.

“Apakah kau menonton, Joe Cole?”

Hull membuka keunggulan melalui Semi Ajayi sebelum Nobel Mendy menggandakan skor pada menit ke-38.

Gol kedua Mendy langsung memicu reaksi dari tribun Stadion MKM. Para suporter Hull menyanyikan:

“Apakah kau menonton, Joe Cole?”

Nyanyian tersebut kembali terdengar ketika pertandingan memasuki penghujung laga. Kali ini, pesan yang disampaikan tentu terasa lebih menyakitkan setelah Hull benar-benar mengamankan tiga poin.

Klub tersebut juga ikut memberikan sindiran melalui media sosial.

Sebelumnya, Cole menggambarkan perjalanan Hull menuju Premier League melalui babak play-off sebagai sesuatu yang dilakukan lewat “pintu belakang”.

Setelah kemenangan atas United, Hull membalas dengan unggahan singkat di X:

“Masuk lewat pintu belakang. Pulang dengan tiga poin.”

Sebuah jawaban yang sulit dibantah setelah mereka mengalahkan Manchester United di pertandingan pertama.

Hull justru menikmati status sebagai tim yang diremehkan

Pemilik Hull City, Acun Ilicali, sebelumnya juga mengungkapkan bahwa klubnya memang terbiasa diremehkan.

Dalam wawancara dengan TNT Sports sebelum pertandingan, Ilicali mengatakan banyak pihak sudah memprediksi Hull akan kembali terdegradasi bahkan sebelum musim dimulai.

"Tahun ini, semua orang membuat prediksi. Kalau soal Hull, mereka bahkan tidak bicara, langsung menulis 'Hull, 20' lalu beralih ke tim berikutnya."

Namun, bagi Ilicali, anggapan tersebut justru memberikan motivasi tambahan.

"Itulah yang kami sukai, saya suka, penggemar kami suka, karena kami ingin menjadi tim yang diremehkan."

Ia kemudian menceritakan bagaimana dirinya pernah dianggap tidak realistis ketika menargetkan promosi ke Premier League.

"Ketika kami datang, mereka mengatakan itu tidak mungkin. Seorang agen, saya tidak akan pernah melupakan ini, saya berkata, 'Kami akan berjuang untuk promosi.' Agen itu berkata kepada saya, 'Bagaimana Anda bisa memikirkan promosi? Tidak mungkin Anda bisa promosi. Saya ingin pemain saya pergi ke Liga Primer.'"

Ilicali akhirnya memilih mengakhiri pembicaraan tersebut dan membiarkan sang pemain pergi.

Kini, suasananya sudah berubah. Hull bukan hanya berhasil promosi, tetapi juga mengawali kehidupan mereka di Premier League dengan kemenangan atas Manchester United.

"Tapi kita berasal dari masa-masa seperti ini, jadi saya tidak bisa menjelaskan betapa bahagianya saya sekarang melihat suasana yang indah ini. Kami bermain melawan Manchester United, para penggemar ada di sini, mereka sangat bahagia."

EDITOR: Setyo Adi Nugroho