← Beranda
Prediksi Skor Cambuur vs Feyenoord di Liga Belanda: Tim Tamu Berpeluang Pesta Gol!
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 23 Agustus 2026 | 16.26 WIB
Feyenoord diprediksi mampu mengatasi Cambuur dan meraih kemenangan meyakinkan pada pekan ketiga Liga Belanda 2026/2027. (Feyenoord)

 

JawaPos.com — Cambuur diprediksi kembali menelan kekalahan saat menjamu Feyenoord di Kooi Stadion pada pekan ketiga Eredivisie 2026/2027, Minggu (23/8/2026) pukul 21.45, setelah kalah dalam dua laga awal dan kebobolan tujuh gol.

Feyenoord datang sebagai favorit setelah mencatat 16 laga tanpa kekalahan di semua kompetisi dan menguasai 15 pertemuan kompetitif terakhir.

Mengapa Cambuur Diprediksi Kesulitan?

Cambuur menghadapi ujian berat karena performa awal musim mereka masih jauh dari harapan setelah kalah dari SBV Excelsior dan Fortuna Sittard.

Baca Juga: AS Roma Terus Kejar Givairo Read Meski Tawaran EUR 28 Juta Ditolak Feyenoord

Tim promosi tersebut baru mencetak satu gol dalam dua pertandingan, sementara gawang mereka sudah 7 kali bergetar.

Situasi itu membuat lini pertahanan Cambuur menjadi perhatian utama sebelum menghadapi Feyenoord yang memiliki banyak pemain dengan kemampuan mencetak gol.

Terlebih, Cambuur juga menelan kekalahan dalam 15 pertemuan kompetitif terakhir melawan Feyenoord, sehingga tekanan mental berpotensi semakin besar.

Baca Juga: Resmi! Feyenoord Pecat Robin van Persie, Dinilai Gagal di Eredivisie Meski Bisa Amankan Tiket Liga Champions

Pertemuan terakhir kedua tim empat tahun lalu juga berakhir dengan kemenangan Feyenoord 3-0 atas Cambuur.

Rekor tersebut membuat peluang Cambuur untuk menciptakan kejutan di hadapan pendukung sendiri terlihat cukup berat.

Kondisi lini depan Cambuur juga tidak ideal setelah mereka kehilangan sejumlah pencetak gol utama musim lalu.

Ichem Ferrah, Oscar Sjostrand, Mark Diemers, Jort van der Sande, dan Remco Balk sebelumnya menyumbang total 47 gol, sehingga tanggung jawab serangan kini banyak bertumpu kepada Iwan Henstra yang sudah mencetak lima gol.

Feyenoord Ingin Bangkit Setelah Tersandung

Feyenoord memang belum sepenuhnya meyakinkan pada awal musim 2026/2027, tetapi tim asuhan Giovanni van Bronckhorst tetap datang dengan modal tidak terkalahkan.

Feyenoord mengawali kompetisi dengan kemenangan 1-0 atas Sparta sebelum bermain imbang 2-2 melawan Go Ahead Eagles.

Baca Juga: Maarten Paes Bawa Ajax Imbang Lawan Feyenoord, Langsung Fokus ke Timnas Indonesia

Hasil imbang tersebut terasa mengecewakan karena Feyenoord sempat unggul dua gol di De Kuip sebelum akhirnya kehilangan kemenangan.

Laga melawan Cambuur menjadi kesempatan bagi tim asal Rotterdam itu untuk merespons hasil tersebut dengan kemenangan sekaligus menjaga posisi mereka dalam persaingan papan atas.

Secara keseluruhan, Feyenoord sedang berada dalam rentetan 16 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi.

Baca Juga: Sterling Bahagia Jalani Debut Bersama Feyenoord, Fokus Bangun Karier dan Kesampingkan Timnas Inggris

Mereka juga memenangi tujuh dari delapan pertandingan terakhir, sebuah catatan yang mempertegas status tim tamu sebagai favorit dalam pertandingan ini.

Ambisi Feyenoord semakin besar karena kemenangan atas Cambuur berpotensi membawa mereka ke puncak klasemen jika hasil pertandingan lain mendukung.

Dukungan sejarah juga berada di pihak mereka karena Feyenoord berusaha meraih kemenangan kompetitif ke-16 secara beruntun atas Cambuur atau kemenangan ke-17 jika seluruh pertemuan diperhitungkan.

Siapa Pemain yang Bisa Menentukan Hasil?

Ayase Ueda menjadi salah satu pemain yang patut mendapat perhatian setelah penyerang yang mencetak 25 gol musim lalu itu mencetak gol sekaligus memberikan assist pada pertandingan melawan Go Ahead Eagles.

Kehadirannya menjadi ancaman serius bagi Cambuur yang sudah kebobolan tujuh gol dalam dua laga.

Feyenoord juga memiliki sejumlah pemain pendukung yang bisa membuat pertahanan Cambuur kerepotan.

Anis Hadj Moussa, Luciano Valente, dan Gjivai Zechiel memberikan opsi serangan tambahan sehingga tuan rumah tidak bisa hanya fokus menghentikan Ueda.

Di kubu Cambuur, Iwan Henstra menjadi salah satu harapan utama setelah mencetak lima gol.

Baca Juga: Raheem Sterling Tunggu Izin Kerja Belanda, Feyenoord Pindahkan Latihan ke Belgia

Namun, performa Cambuur yang baru mencetak satu gol dari dua laga membuat Henstra harus bekerja keras jika ingin membantu tim promosi tersebut meraih hasil positif.

Dari sisi absensi, kedua tim sama-sama memiliki masalah pemain. Daan Visser diperkirakan absen karena cedera lutut, sementara Jamel Amofa masih akan menjalani pemeriksaan sebelum pertandingan.

Feyenoord juga kehilangan sejumlah pemain karena cedera, yakni Bart Nieuwkoop, Gijs Smal, Jakub Moder, Thomas Beelen, dan Jordan Bos.

Baca Juga: Bantai Feyenoord 3-0, PSV Eindhoven Semakin Kokoh di Puncak Eredivisie!

Givairo Read juga masih diragukan tampil, tetapi kedalaman skuad Feyenoord membuat mereka tetap memiliki cukup banyak opsi untuk mengatasi absensi tersebut.

Prediksi Skor Cambuur vs Feyenoord

Dengan melihat performa dua pertandingan awal, rekor pertemuan, serta kualitas skuad, Feyenoord lebih layak diunggulkan untuk meraih tiga poin.

Cambuur memang memiliki keuntungan bermain di Kooi Stadion, tetapi pertahanan yang sudah kebobolan tujuh gol menjadi masalah besar ketika harus menghadapi salah satu kandidat kuat Eredivisie.

Feyenoord diperkirakan tampil agresif sejak awal untuk menghapus kekecewaan setelah membuang keunggulan dua gol saat menghadapi Go Ahead Eagles.

Sementara itu, Cambuur kemungkinan mencoba bertahan lebih rapat dan mengandalkan serangan balik untuk mencari peluang mencetak gol.

Namun, perbedaan kualitas serta dominasi Feyenoord dalam 15 pertemuan kompetitif terakhir membuat tim tamu diprediksi mampu mengendalikan pertandingan.

Cambuur diperkirakan kesulitan membendung tekanan Feyenoord selama 90 menit.

Prediksi skor: Cambuur 0-3 Feyenoord.

Hasil tersebut akan menjadi kemenangan ke-16 beruntun Feyenoord atas Cambuur di kompetisi resmi sekaligus menjaga catatan tak terkalahkan mereka pada awal musim.

Bagi Cambuur, kekalahan tersebut berpotensi memperpanjang awal buruk setelah sebelumnya kalah dalam dua pertandingan dan kebobolan tujuh gol.

EDITOR: Edi Yulianto