← Beranda
Tekuk Espanyol 2-1, Jose Mourinho Awali Periode Kedua di Real Madrid dengan Kemenangan
Aprillia JPMinggu, 23 Agustus 2026 | 14.32 WIB
Real Madrid tumbangan Espanyol 2-1 di laga pembuka La Liga. (Instagram/@realmadrid)

 

JawaPos.com - Jose Mourinho mengawali periode keduanya sebagai pelatih Real Madrid dengan kemenangan. Los Blancos berhasil menundukkan Espanyol 2-1 di RCDE Stadium dalam laga pembuka La Liga, Minggu (23/8).

Kemenangan itu menjadi awal manis bagi Mourinho yang kembali ditunjuk untuk menangani Real Madrid pada Juni 2026 atau 13 tahun setelah karier pertamanya sebagai pelatih Los Blancos berakhir.

Real Madrid langsung menyerang sejak awal pertandingan. Bellingham membuka keunggulan pada menit kesembilan setelah memenangkan duel udara dan menyundul bola hasil tendangan bebas Arda Guler.

Baca Juga: Prediksi Skor Espanyol vs Real Madrid di Liga Spanyol 2026/2027: Era Mourinho Dimulai dengan Menang?

Keunggulan itu nyaris bertambah beberapa menit kemudian. Kylian Mbappe mendapat peluang di tiang jauh, tetapi Clemens Riedel melakukan tekel untuk menggagalkan usaha penyerang asal Prancis itu.

Espanyol perlahan menemukan ritme permainan setelah pertandingan sempat terhenti akibat luka di atas mata kiri bek Real Madrid, Dean Huijsen. Tuan rumah lalu menyamakan kedudukan pada menit ke-30. Calatrava berhasil menyelesaikan umpan Javi Hernandez lewat tembakan keras yang tidak mampu dihentikan Thibaut Curtois.

Real Madrid lalu kembali menekan, tetapi Marko Dmitrovic tampil kokoh di bawah mistar gawang tuan rumah. Dmitrovic menggagalkan peluang Mbappe dengan kakinya sebelum kembali menahan tembakan mendatar sang penyerang. Espanyol bahkan nyaris berbalik unggul ketika Roberto Fernandez gagal memaksimalkan peluang emas di depan gawang pada masa tambahan waktu babak pertama.

Baca Juga: Joao Cancelo Resmi Jadi Pemain Barcelona, Siap Kalahkan Real Madrid dan Jose Mourinho

Memasuki babak kedua, Real Madrid meningkatkan tekanan. Dmitrovic kembali melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan sundulan Bellingham dari sepak pojok Ardha Guler. Bola liar kemudian disambut Mbappe, tetapi sundulannya justru melebar. Ibrahima Konate juga mendapat peluang lewat sundulan, tetapi bola mengarah tepat ke Dmitrovic. Sementara itu, tendangan bebas Mbappe masih melambung di atas mistar.

Mourinho lalu melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Yan Diomande pada menit ke-64 untuk menggantikan Guler. Pemain sayap asal Pantai Gading itu menjalani debut setelah didatangkan Real Madrid dari Leipzig pada bursa transfer musim panas ini. Nilai transfernya disebut dapat mencapai GBP 120 juta (sekitar Rp 2,8 triliun).

Tekanan Real Madrid terus berlanjut. Mbappe dan Denzel Dumfries sempat melepaskan tembakan yang diblok pemain Espanyol. Federico Valverde hampir mencetak gol tetapi tembakannnya dari luar kotak penalti masih membentur tiang. Real Madrid akhirnya mengamankan gol kemenangan ketika pertandingan memasuki menit terakhir. 

Carlos Espi yang masuk menggantikan Jude Bellingham pada menit ke-80 langsung menyambar bola liar dari jarak dekat hingga menjadi gol, setelah Mbappe dikepung oleh para pemain lawan di dalam area penalti. Gol itu menjadi gol perdana Espi pada laga debutnya setelah bergabung dari Levante pada musim panas ini.

Mourinho menilai Real Madrid pantas membawa pulang tiga poin berkat tekanan yang diberikan sepanjang babak kedua. “Saya pikir kami pantas menang, tetapi Espanyol juga tidak pantas kalah. Pada babak kedua, kami mampu mengontrol pertandingan dengan sangat baik dan memberikan banyak tekanan. Kami mengambil banyak risiko. Kami pantas menang,” kata Mourinho.

“Namun, tim yang bermain seperti Espanyol, bertahan seperti itu dan melakukan serangan balik seperti itu, dengan para pemain yang memberikan kemampuan terbaik dan organisasi yang bagus, akan sulit pulang tanpa mendapatkan apa pun. Tetapi kami memang pantas menang,” lanjutnya dikutip dari situs Managing Madrid.

Baca Juga: Bernardo Silva Diduga Sindir Rodri secara Halus saat Diperkenalkan sebagai Pemain Baru Real Madrid

Mourinho juga memuji Bellingham yang langsung mencetak gol pada laga perdananya di bawah asuhan sang pelatih. “Ketika kita berbicara tentang pemain terbaik di dunia, Madrid memiliki banyak pemain yang masuk dalam kelompok tersebut. Bellingham, Vinicius, Mbappe, mereka semua termasuk,” ujar Mourinho.

Mourinho mengaku sempat bimbang menentukan apakah Bellingham akan dimainkan sejak awal atau menjadi pemain pengganti. “Saya memiliki keraguan mengenai Jude, apakah akan memainkannya sejak awal atau memasukkannya kemudian. Saya tidak tahu apakah keputusan saya tepat, tetapi dia sangat kuat secara fisik dan mental,” katanya.

Mourinho berharap Bellingham dapat semakin dekat dengan para penyerang Real Madrid. “Saya berharap dia bisa terhubung dengan para penyerang. Dia memiliki naluri untuk mencetak gol. Dia harus bermain dekat dengan gawang. Dia bisa bermain lebih ke belakang, tetapi kami akan kehilangan kedekatannya dengan gawang,” tutur Mourinho.

EDITOR: Edi Yulianto