← Beranda
Kejang Absans! Jamal Musiala Ungkap Penyebab 2 Kali Kolaps Beruntun, Masih Bisa Main Bola?
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 19 Agustus 2026 | 16.01 WIB
Jamal Musiala mengungkap kondisi kesehatannya setelah dua kali kolaps saat bertanding bersama Bayern Munich. (Instagram @jamalmusiala10)

 

JawaPos.com — Bintang Bayern Munich Jamal Musiala mengungkap penyebab dirinya dua kali kolaps di lapangan dalam kurun empat hari, yakni mengalami kejang absans akibat disfungsi neurologis.

Winger berusia 23 tahun itu memastikan kondisinya bersifat sementara, dapat diobati, dan dirinya tetap berada dalam pengawasan dokter spesialis saraf.

Musiala mengalami insiden pertama ketika memperkuat Bayern Munich melawan RB Leipzig pada Sabtu lalu.

Empat hari kemudian, pemain timnas Jerman tersebut kembali terjatuh hanya delapan menit setelah masuk sebagai pemain pengganti dalam laga persahabatan menghadapi Heidenheim pada Selasa malam.

Dua kejadian tersebut sempat membuat publik khawatir, terutama karena Musiala baru kembali menjalani aktivitas sepak bola setelah sebelumnya mengalami masalah kesehatan.

Namun, Musiala kemudian memberikan penjelasan melalui akun Instagram pribadinya sekaligus memastikan dirinya sedang mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Baca Juga: Kondisi Jamal Musiala Setelah Insiden Pingsan, Tampil di Piala Super?

Apa penyebab Jamal Musiala dua kali kolaps?

Musiala menyebut dua insiden kolaps yang dialaminya berkaitan dengan kejang absans singkat dan sementara akibat disfungsi neurologis.

Kondisi tersebut menjadi penyebab dirinya mengalami kejadian serupa ketika menghadapi RB Leipzig dan Heidenheim dalam rentang waktu hanya empat hari.

"Pertama-tama, kondisi saya baik-baik saja. Saya sangat berterima kasih atas pesan dan dukungan kalian. Saya paham banyak dari kalian yang khawatir, jadi hari ini saya ingin menjelaskan situasinya," tulis Musiala.

"Saya didiagnosis mengidap kejang absans singkat dan sementara, namun dapat diobati, yang dipicu oleh disfungsi neurologis," lanjut pemain berusia 23 tahun tersebut.

“Hal inilah yang menyebabkan insiden baru-baru ini, seperti pada laga melawan Leipzig dan Heidenheim.”

Penjelasan itu sekaligus memberikan gambaran mengenai kondisi yang membuat Musiala tiba-tiba kehilangan kendali saat berada di lapangan.\

Dua kejadian dalam empat hari menjadi perhatian besar karena berlangsung ketika dirinya sedang menjalani aktivitas pertandingan bersama Bayern Munich.

Baca Juga: Jamal Musiala Pingsan Usai Cetak Gol, Bayern Munchen Beri Kabar Terkini

Seperti apa kejang absans yang dialami Musiala?

Kejang absans merupakan jenis kejang singkat yang ditandai dengan penurunan kesadaran secara mendadak selama beberapa detik.

Seseorang yang mengalaminya dapat terlihat seperti sedang menatap kosong atau linglung secara tiba-tiba sebelum kembali sadar.

Dalam kasus Musiala, kondisi tersebut disebut berkaitan dengan disfungsi neurologis yang bersifat sementara dan dapat diobati.

Pemain Bayern Munich itu juga menegaskan dirinya tidak sedang menghadapi risiko kesehatan jangka panjang dari kondisi tersebut.

Kondisi neurologis tersebut menjadi perhatian setelah Musiala dua kali kolaps dalam empat hari, masing-masing saat menghadapi RB Leipzig dan Heidenheim.

Insiden kedua bahkan terjadi hanya delapan menit setelah dirinya masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan persahabatan.

Musiala kemudian memilih menjelaskan langsung situasi kesehatannya kepada penggemar melalui media sosial.

Langkah tersebut dilakukan setelah banyak pihak menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi pemain muda timnas Jerman itu.

Baca Juga: Galatasaray Angkat Suara Terkait Rumor Kepindahan Jamal Musiala dari Bayern Munich

Bagaimana kondisi Musiala setelah dua kali kolaps?

Musiala memastikan dirinya mendapatkan perawatan medis dari tim dokter spesialis saraf dan terus berada dalam pengawasan selama proses pemulihan.

Dukungan juga datang dari Bayern Munich serta tim pendukung yang terus mendampingi dirinya menghadapi kondisi tersebut.

"Mungkin terlihat menakutkan pada pandangan pertama, tetapi bagi saya ini adalah bagian dari proses yang sedang dijalani," ungkap Musiala.

“Saya mendapat perawatan medis yang sangat baik dan tetap optimistis. FC Bayern dan tim pendukung saya selalu menemani.”

Pernyataan tersebut memperlihatkan sikap optimistis Musiala setelah mengalami dua insiden di lapangan dalam waktu singkat.

Ia juga berusaha memastikan penggemar tidak perlu panik karena kondisi yang dialaminya sudah mendapatkan penanganan dari tenaga medis.

Musiala menyebut kondisi tersebut tidak membuat dirinya kehilangan semangat untuk kembali menjalani kehidupan seperti biasa.

Fokus utama pemain berusia 23 tahun itu kini adalah mengikuti proses pemulihan sesuai arahan medis sambil tetap menjaga aktivitasnya.

Apakah Jamal Musiala masih bisa bermain sepak bola?

Musiala memastikan dirinya masih dapat melanjutkan aktivitas sepak bola setelah mendapatkan persetujuan medis dari dokter spesialis saraf.

Keputusan tersebut menjadi kabar positif bagi Bayern Munich dan penggemar yang sebelumnya dibuat cemas oleh dua insiden kolaps dalam empat hari.

"Dengan persetujuan medis dari dokter spesialis saraf, saya ingin terus melakukan apa yang paling membantu pemulihan saya: menjalani hidup dan mengejar passion saya bermain sepak bola," pungkasnya.

Dengan adanya izin dari tim medis, Musiala tetap memiliki kesempatan untuk menjalani aktivitas yang menjadi bagian penting dalam kehidupannya.

Pemain timnas Jerman tersebut juga menegaskan dirinya ingin terus mengejar kecintaannya terhadap sepak bola sembari menjalani proses pemulihan.

Dua insiden yang terjadi saat melawan RB Leipzig dan Heidenheim kini sudah memiliki penjelasan dari sang pemain sendiri.

Musiala berharap keterbukaan mengenai diagnosis kejang absans akibat disfungsi neurologis dapat membuat penggemar memahami situasinya sekaligus mengurangi kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan dirinya.

EDITOR: Banu Adikara