← Beranda
Cristian Romero Ucapkan Salam Perpisahan Usai Tinggalkan Tottenham
M Shofyan Dwi KurniawanSabtu, 15 Agustus 2026 | 22.04 WIB
Cristian Romero resmi meninggalkan Tottenham untuk bergabung dengan Atletico Madrid. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Cristian Romero akhirnya menyampaikan salam perpisahan kepada Tottenham setelah resmi meninggalkan London Utara untuk bergabung dengan Atletico Madrid.

Bek asal Argentina tersebut menggunakan media sosial untuk mengumumkan kepergiannya. Romero membagikan montase video perjalanan lima musimnya bersama Spurs, disertai pesan emosional untuk klub dan para pendukung.

Bagi Romero, Tottenham bukan sekadar klub. Selama berada di London Utara, ia merasa telah membangun bagian penting dalam kehidupan bersama keluarganya.

Baca Juga: Cristian Romero Prioritaskan Atlético Madrid dan Siap Tinggalkan Tottenham Hotspur

Romero Pergi dengan Kenangan Manis

Melansir Caught Offside, dalam pesannya, Romero mengakui perjalanan bersama Tottenham tidak selalu berjalan sempurna. Namun, ia memilih mengingat momen-momen positif yang telah dilewati selama lima tahun.

"Hari ini, saya mengucapkan selamat tinggal kepada tempat yang, selama lima musim, lebih dari sekadar klub. Itu adalah rumah saya, tantangan saya, dan tempat di mana keluarga saya dan saya membangun bagian yang sangat penting dalam hidup kami."

Romero juga mengenang ambisinya ketika pertama kali tiba di Tottenham. Saat itu, ia memiliki satu tujuan besar: membantu klub mengakhiri penantian panjang untuk kembali mengangkat trofi.

"Saat saya tiba, saya memiliki mimpi yang jelas: untuk mengukir nama saya dalam sejarah klub ini. Saya tahu satu-satunya jalan adalah melalui kerja keras, pengorbanan, dan mencapai sesuatu yang selama ini tampak begitu sulit: mengangkat trofi lagi."

"Dan kami berhasil."

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu bagian terpenting dalam perjalanan Romero di Tottenham.

Baca Juga: Rumor Panas Liga Inggris, Arsenal Tertarik Rekrut Cristian Romero dari Tottenham Musim Panas Ini

Persembahan Khusus untuk Suporter

Romero kemudian memberikan penghormatan khusus kepada para pendukung Spurs yang selama ini memberikan dukungan kepadanya.

"Dan untuk para penggemar: Terima kasih karena telah mencintai saya, menghormati saya, dan membuat saya merasa seperti bagian dari kalian sejak hari pertama. Terima kasih untuk setiap pelukan, setiap lagu, setiap bendera, setiap tepuk tangan, dan karena selalu ada untuk saya."

Pemain berusia 28 tahun itu juga mengakui dirinya bukan pemain yang sempurna. Namun, ia memastikan bahwa setiap kali mengenakan seragam Tottenham, ia selalu memberikan kemampuan terbaiknya.

"Aku tahu aku tidak sempurna, tapi satu hal yang memberiku ketenangan: aku selalu memberikan segalanya. Aku membela kemeja ini dengan bangga dan sepenuh hatiku."

Romero kemudian menutup pesannya dengan kalimat yang menunjukkan betapa kuat hubungannya dengan Tottenham.

"Saya meninggalkan klub ini, tetapi sebagian hati saya akan selalu tetap di sini."

"Dahulu aku adalah salah satu dari kalian. Hari ini, aku pergi sebagai salah satu dari kalian untuk selamanya."

Baca Juga: Atlético Madrid Susun Strategi Transfer Demi Memboyong Cristian Romero dari Tottenham Hotspur

Lima Musim dan Satu Trofi Bersejarah

Romero bergabung dengan Tottenham dari Atalanta pada 2021, awalnya dengan status pinjaman sebelum kepindahannya dipermanenkan.

Selama lima musim, ia berkembang menjadi salah satu pemain terpenting di lini belakang Spurs. Gaya bermainnya yang agresif, keberanian dalam duel, serta tekel-tekel tanpa kompromi membuatnya menjadi sosok yang sangat disukai para pendukung.

Romero bahkan dipercaya mengenakan ban kapten dan menjadi salah satu figur utama di ruang ganti.

Puncak kariernya bersama Tottenham datang ketika klub tersebut akhirnya memenangkan Liga Europa. Trofi itu sekaligus mengakhiri penantian panjang Spurs untuk meraih gelar.

Romero memainkan peran penting sepanjang perjalanan tersebut. Intensitas dan agresivitasnya menjadi bagian dari identitas lini pertahanan Tottenham dalam kampanye yang berujung pada trofi.

Kini, setelah target tersebut tercapai, Romero memilih membuka lembaran baru.

Baca Juga: Masa Depan Romero di Spurs Terancam, Inter Siap Luncurkan Tawaran Besar

Tantangan Baru Bersama Atletico Madrid

Romero selanjutnya akan bergabung dengan Atletico Madrid dan bekerja di bawah arahan Diego Simeone.

Kepindahan tersebut membuka tantangan baru bagi sang bek setelah lima tahun penuh dinamika di Inggris. Karakter Romero yang agresif dan tidak kenal kompromi juga membuatnya terlihat cocok dengan sepak bola intens yang selama ini menjadi ciri khas tim Simeone.

Bagi Tottenham, kepergian Romero jelas meninggalkan lubang besar di lini belakang. Namun, klub sudah bergerak dengan mendatangkan Jan Paul van Hecke dan Marcos Senesi sebagai bagian dari upaya membangun kembali pertahanan.

Sementara itu, Romero meninggalkan London Utara dengan status sebagai salah satu bek paling berpengaruh di Tottenham.

EDITOR: Banu Adikara