← Beranda
Dugaan Match Fixing Timnas Laos Bikin Geger Piala AFF 2026, Polisi Turun Tangan!
Andre Rizal HanafiSabtu, 15 Agustus 2026 | 01.58 WIB
Timnas Laos. (AFF)

 

JawaPos.com - Federasi Sepak Bola Laos (LFF) meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan terkait dugaan penyuapan, pengaturan pertandingan atau match fixing, hingga perjudian ilegal yang diduga melibatkan Timnas Laos di Piala AFF 2026.

Informasi tersebut dikutip dari media Vietnam, SOHA. LFF disebut telah mengirimkan laporan kepada pimpinan lembaga kepolisian yang berada di bawah Kementerian Keamanan Publik dan Penegakan Hukum Laos.

Dalam laporan tersebut, federasi tidak mencantumkan nama pemain yang diduga terlibat. LFF juga tidak menyebutkan pertandingan tertentu yang dianggap mencurigakan.

Baca Juga: Frustrasi Absen Lawan Timnas Indonesia, Nakamura Siap Balas di Semifinal Piala AFF 2026

Federasi hanya meminta pihak berwenang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap ada atau tidaknya pelanggaran dalam perjalanan Timnas Laos di Piala AFF 2026.

Permintaan penyelidikan tersebut muncul setelah Laos menjalani kiprah yang kurang memuaskan di fase grup. Mereka menelan kekalahan dalam empat pertandingan yang dimainkan.

Catatan pertahanan Laos juga menjadi perhatian. Tim berjuluk Thimsad itu kebobolan 20 gol dari empat pertandingan. Dua di antaranya bahkan berasal dari gol bunuh diri.

Baca Juga: Gagal di Piala AFF 2026, Dony Tri Pamungkas Harap Timnas Indonesia Lebih Baik

Selain itu, Laos harus bermain dengan sejumlah persoalan disiplin setelah mendapatkan dua kartu merah sepanjang fase grup. Di sisi lain, mereka hanya mampu mencetak tiga gol.

Hasil tersebut membuat performa Laos di Piala AFF 2026 menjadi sorotan. Namun, sejauh ini belum ada kesimpulan bahwa pemain atau pihak tertentu benar-benar terlibat dalam praktik pengaturan pertandingan.

Laporan LFF kepada kepolisian menjadi langkah awal untuk memastikan apakah terdapat indikasi pelanggaran hukum maupun integritas pertandingan dalam perjalanan mereka di turnamen tersebut.

Penyelidikan aparat nantinya diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai dugaan yang dilaporkan federasi. Jika ditemukan bukti yang cukup, kasus tersebut dapat berkembang ke proses hukum sesuai aturan yang berlaku di Laos.

Sebaliknya, apabila tidak ditemukan bukti pelanggaran, hasil penyelidikan juga dapat membantu membersihkan dugaan yang muncul selama berlangsungnya Piala AFF 2026.

Untuk saat ini, nama pemain maupun pertandingan yang dicurigai masih belum diumumkan kepada publik. LFF menyerahkan proses pemeriksaan kepada pihak berwenang untuk mengusut dugaan tersebut secara lebih lanjut.

EDITOR: Edi Yulianto