JawaPos.com - Cong An Hanoi FC mencatatkan sejarah dengan memastikan tiket ke babak utama AFC Champions League Elite (ACLE) 2026/27.
Kepastian tersebut diraih setelah klub asal Vietnam Cong An Hanoi FC menyingkirkan wakil Australia Adelaide United.
Kelolosan Cong An Hanoi FC menjadi perhatian karena mereka tidak tampil dengan kekuatan terbaik. Klub tersebut harus menjalani pertandingan penting di Asia ketika tujuh pemainnya sedang membela Timnas Vietnam di Piala AFF.
Baca Juga: Bintang Muda Timnas Indonesia Mitchell Baker Dinobatkan Jadi Pemain Terbaik BIG EAST 2026
Jadwal ACLE yang berbarengan dengan Piala AFF membuat Cong An Hanoi dan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) harus menentukan prioritas. Dalam situasi tersebut, agenda tim nasional menjadi pilihan utama.
Cong An Hanoi harus tampil tanpa tujuh pemain yang dipanggil memperkuat Vietnam. Klub hanya mendapatkan izin untuk mempertahankan dua pemain, yakni Nguyen Filip dan Cao Pendant Quang Vinh.
Kondisi tersebut membuat perjalanan Cong An Hanoi menuju babak utama ACLE tidak mudah. Apalagi, mereka menghadapi Adelaide United yang merupakan salah satu klub kuat dari Australia.
Baca Juga: Gelandang Persija Fabio Calonego Tak Mau Cepat Puas, Bidik Performa Lebih Baik
Komposisi skuad Cong An Hanoi dalam pertandingan tersebut didominasi pemain asing. Mereka menurunkan tujuh pemain asing dan empat pemain Vietnam.
Dari empat pemain Vietnam tersebut, tiga di antaranya merupakan pemain keturunan. Mereka adalah Leygley Adou yang memiliki darah Prancis-Vietnam, Nguyen Filip dengan latar belakang Republik Ceko-Vietnam, serta Cao Pendant Quang Vinh yang memiliki darah Prancis-Vietnam.
Meski harus kehilangan banyak pemain penting, Cong An Hanoi mampu melewati tantangan tersebut. Mereka mengalahkan Adelaide United dan memastikan tempat di babak utama ACLE.
Pencapaian ini menjadi sejarah penting bagi Cong An Hanoi. Klub tersebut berhasil melangkah ke level tertinggi kompetisi antarklub Asia dalam kondisi skuad yang terbatas.
Keberhasilan itu juga menjadi kabar membanggakan bagi sepak bola Vietnam. Cong An Hanoi menunjukkan bahwa klub tetap mampu bersaing di Asia meski harus berbagi kepentingan dengan agenda tim nasional.
Keputusan memprioritaskan Piala AFF menunjukkan adanya koordinasi antara VFF dan Cong An Hanoi. Tim nasional tetap menjadi prioritas, sementara klub berusaha mencari solusi agar bisa menjalani pertandingan ACLE.
Baca Juga: Ultras Bombers Desak Persik Kendal Membentuk Tim untuk Persiapan Mengikuti Liga 4 Jawa Tengah
Kini, Cong An Hanoi tinggal menunggu tantangan berikutnya di babak utama ACLE. Mereka akan berhadapan dengan klub-klub terbaik Asia dan membawa harapan sepak bola Vietnam di kompetisi tersebut.
Kelolosan ini menjadi modal penting bagi Cong An Hanoi. Mereka bukan hanya berhasil melewati Adelaide United, tetapi juga menciptakan cerita menarik setelah mampu membuat sejarah meski kehilangan tujuh pemain Timnas Vietnam.