JawaPos.com - Rumor kepindahan Rodri ke Real Madrid semakin menguat. Los Blancos disebut ingin mempercepat perekrutan sang gelandang, meski sebelumnya berencana menunggunya hingga kontraknya habis tahun depan.
Bagi Manchester City, kehilangan pemain berusia 30 tahun itu jelas akan menjadi pukulan telak. Namun, jika transfer benar-benar terjadi, klub diyakini sudah memiliki beberapa skenario untuk meminimalkan dampaknya.
Baca Juga: Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Prancis, Begini Taktik Zinedine Zidane Saat Menangani Real Madrid
Rodri Sulit Digantikan
Selama beberapa musim terakhir, Rodri bukan sekadar gelandang bertahan. Ia adalah pusat permainan Manchester City.
Kemampuannya mengatur tempo, mendistribusikan bola, membaca permainan, hingga keluar dari tekanan lawan membuatnya menjadi sosok yang nyaris tak tergantikan. Tak heran Pep Guardiola pernah menyebutnya sebagai "gelandang terbaik di dunia sejauh ini."
Performa City juga menjadi bukti. Saat Rodri mengalami cedera dalam dua musim terakhir, performa tim ikut menurun dan mereka gagal mempertahankan gelar Liga Premier. Karena itu, mencari pengganti dengan kualitas yang benar-benar setara hampir mustahil dilakukan.
Elliot Anderson Jadi Pewaris Jangka Panjang
Melansir Sky Sports, Manchester City sebenarnya sudah mengantisipasi kemungkinan ini dengan merekrut Elliot Anderson dari Nottingham Forest dalam transfer yang memecahkan rekor klub.
Meski belum memiliki kemampuan mengendalikan permainan seperti Rodri, Anderson dinilai mempunyai fondasi yang tepat untuk berkembang.
Sebagai gelandang box-to-box, pemain berusia 23 tahun itu memiliki mobilitas tinggi, etos kerja luar biasa, dan kemampuan membawa bola yang cocok dengan gaya bermain City.
Tantangan terbesarnya adalah meningkatkan kualitas umpan progresif dan distribusi bola agar bisa mendekati pengaruh Rodri dalam membangun serangan.
Baca Juga: Arlyansyah Ungkap Kunci Persija Bangkit Tahan Port FC, Macan Kemayoran Masih Adaptasi Taktik
Kombinasi Jadi Solusi Terbaik
Alih-alih mencari satu pemain yang mampu menggantikan Rodri sepenuhnya, Manchester City kemungkinan akan membagi tanggung jawab tersebut kepada beberapa pemain.
Musim lalu, mereka sudah mulai melakukan hal itu ketika Rodri absen akibat cedera. Tijjani Reijnders, Nico Gonzalez, Bernardo Silva, hingga Nico O'Reilly sama-sama berkontribusi untuk menjaga keseimbangan permainan.
Pendekatan kolektif tersebut diperkirakan akan kembali digunakan apabila Rodri benar-benar hengkang.
Baca Juga: Persebaya ke Semifinal Piala Presiden 2026 usai Kalahkan PSMS, Bernardo Tavares Puas Rotasi Tim
Maresca Masih Bisa Berburu Gelandang Baru
Meski memiliki sejumlah opsi internal, City diperkirakan tetap akan aktif di bursa transfer.
Enzo Maresca dikenal gemar menggunakan dua gelandang tengah yang saling melengkapi. Satu pemain bertugas sebagai gelandang bertahan murni, sementara satu lainnya memiliki kebebasan lebih besar untuk membantu serangan.
Dalam sistem seperti itu, Anderson bisa berkembang bersama gelandang bertahan baru apabila City memutuskan mendatangkan tambahan pemain.
Kehilangan Besar, Tapi Bisa Jadi Awal Era Baru
Melepas Rodri memang akan terasa menyakitkan bagi Manchester City. Namun, dari sisi bisnis, menjual pemain yang memasuki tahun terakhir kontraknya dengan nilai transfer tinggi juga merupakan keputusan yang masuk akal.
City sudah beberapa kali menunjukkan keberanian mengambil keputusan serupa terhadap pemain-pemain senior mereka.
Kini, jika Rodri benar-benar memilih melanjutkan karier di Real Madrid, era baru lini tengah Manchester City tampaknya akan dimulai dengan Elliot Anderson sebagai fondasi utama, didukung sejumlah gelandang lain dalam sistem kolektif racikan Enzo Maresca.