JawaPos.com – Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih kepala tim nasional Italia untuk kedua kalinya.
Bersamaan dengan itu, Claudio Ranieri dipercaya mengemban jabatan direktur teknik guna mendukung proses pembangunan kembali Azzurri.
Dilansir dari laman Flashscore pada Rabu (29/7), Pengumuman tersebut disampaikan Presiden FIGC, Giovanni Malago, yang menegaskan keduanya akan memimpin proyek kebangkitan sepak bola Italia. Mancini dan Ranieri dijadwalkan menjalani konferensi pers perdana setelah pengangkatan resmi mereka.
Penunjukan Mancini dilakukan setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri menyusul kegagalan Italia pada babak play-off kualifikasi Piala Dunia. Mancini kembali dipercaya berkat rekam jejaknya saat membawa Italia menjuarai EURO 2020.
Pelatih berusia 61 tahun itu juga pernah mencatatkan rekor 37 pertandingan tanpa kekalahan bersama Azzurri. Kini, ia kembali mengemban tugas mengembalikan Italia ke persaingan sepak bola internasional.
Sementara itu, Claudio Ranieri menggantikan Roberto Maldini sebagai direktur teknik setelah terjadi perbedaan pandangan mengenai penunjukan pelatih baru. Sebelumnya, nama Andrea Pirlo dan Antonio Conte juga sempat masuk dalam bursa calon pelatih tim nasional Italia.
Namun, FIGC akhirnya menetapkan Mancini sebagai pilihan utama untuk memimpin Azzurri. Keputusan tersebut diharapkan mampu menghadirkan stabilitas bagi tim nasional.
Mancini akan menjalani laga pertamanya pada ajang UEFA Nations League menghadapi Belgia pada 25 September. Italia juga tergabung bersama Turki dan Prancis dalam grup yang dinilai memiliki tingkat persaingan tinggi.
Federasi berharap kombinasi pengalaman Mancini dan Ranieri dapat mempercepat proses kebangkitan tim nasional. Target utama yang diemban keduanya adalah mengembalikan Italia tampil kompetitif sekaligus mengakhiri penantian lolos ke Piala Dunia.
***