← Beranda
Masa Depan Romero di Spurs Terancam, Inter Siap Luncurkan Tawaran Besar
Andre Rizal HanafiJumat, 24 Juli 2026 | 06.34 WIB
Cristian Romero saat memperkuat Argentina di Piala Dunia 2g. (Football London)

 

 

JawaPos.com - 5 transfer musim panas kembali menghadirkan kabar menarik dari Italia dan Inggris. Inter Milan dikabarkan memiliki peluang besar untuk mendatangkan bek tim nasional Argentina, Cristian Romero. 

Hal itu setelah sang pemain disebut sudah tidak lagi masuk dalam proyek pelatih baru Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi.

Romero sebelumnya merupakan salah satu sosok paling penting di lini belakang Spurs. Didatangkan dari Atalanta pada musim panas 2022 dengan nilai transfer mencapai 54 juta euro, bek berusia 28 tahun itu langsung menjadi amusi 6andalan. 

Penampilannya yang konsisten membuatnya dipercaya mengenakan ban kapten dan membawa Tottenham menjuarai Liga Europa 2025, mengakhiri puasa gelar klub selama 17 tahun.

Namun, situasi berubah drastis pada musim 2025/2026. Tottenham menjalani musim yang mengecewakan dan nyaris terdegradasi dari Premier League. Di tengah performa tim yang merosot, hubungan Romero dengan klub dan para pendukung juga mulai memburuk.

Momen yang menjadi titik balik terjadi pada April lalu saat Romero mengalami cedera ligamen kolateral medial ketika menghadapi Brighton. Cedera tersebut mengancam peluangnya tampil di Piala Dunia bersama Argentina.

Alih-alih menjalani pemulihan di Inggris, Romero memilih kembali ke kampung halamannya di Belgrano, Argentina, untuk menjalani proses rehabilitasi. 

Keputusan itu menuai kritik tajam dari media dan suporter Tottenham yang menilai sang pemain lebih mengutamakan kepentingan pribadi dibanding membantu klub keluar dari masa sulit.

Meski demikian, cedera bukan satu-satunya alasan mengapa masa depan Romero di London kini berada di ujung tanduk.

Kedatangan Roberto De Zerbi sebagai pelatih baru membawa perubahan besar dalam skuad Tottenham. 

Manajemen klub mendukung penuh proyek perombakan yang dilakukan pelatih asal Italia tersebut dengan melepas sejumlah pemain senior.

Beberapa nama seperti Guglielmo Vicario, Luka Vuskovic, Radu Dragusin, Yves Bissouma, Joao Palhinha, Richarlison hingga Randal Kolo Muani disebut tidak lagi menjadi bagian dari rencana klub.

Sebagai gantinya, Tottenham bergerak agresif di bursa transfer. 

Mereka menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan Sandro Tonali dan Mateus Fernandes. Selain itu, Spurs juga merekrut Marcos Senesi serta Jan Paul van Hecke dari Brighton.

Kehadiran Van Hecke diyakini menjadi salah satu alasan utama mengapa peluang bermain Romero semakin menipis. De Zerbi sangat mengenal bek asal Belanda tersebut sejak bekerja bersama di Brighton dan menilainya sebagai salah satu bek terbaik di Eropa saat ini.

Dengan komposisi baru tersebut, Tottenham siap memulai era baru tanpa Romero sebagai pemimpin lini belakang.

Situasi itu langsung menarik perhatian Inter Milan. Klub berjuluk Nerazzurri tersebut sedang mencari tambahan kekuatan di sektor pertahanan dan menilai Romero sebagai sosok ideal berkat pengalaman serta kualitas yang dimilikinya.

Meski demikian, proses negosiasi dipastikan tidak akan mudah. Tottenham masih memasang harga tinggi untuk sang pemain, yakni mendekati 50 juta euro. Nilai tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Inter yang harus menyesuaikan strategi finansial mereka.

Walau begitu, peluang transfer tetap terbuka. Hubungan yang sudah tidak lagi harmonis antara Romero dan Tottenham membuat jalan menuju San Siro kini semakin terbuka. 

Baca Juga: Tottenham Hotspur Resmi Rekrut Sandro Tonali dengan Nilai Transfer Capai Rp 2,2 Triliun

Jika Inter mampu memenuhi tuntutan harga atau menemukan skema transfer yang sesuai, bukan tidak mungkin bek juara dunia asal Argentina itu akan menjadi rekrutan penting Nerazzurri untuk menghadapi musim baru. (*)

 

 

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan