JawaPos.com - Chelsea mulai memasuki era baru di bawah arahan Xabi Alonso. Belum genap sepekan memimpin latihan pramusim, pelatih asal Spanyol itu dikabarkan sudah mengambil keputusan besar terkait komposisi skuad untuk menghadapi musim 2026/2027.
Laporan dari media Portugal, A Bola, menyebut Alonso telah memberi izin kepada lima pemain senior untuk meninggalkan Stamford Bridge pada bursa transfer musim panas. Keputusan tersebut diyakini menjadi bagian dari upaya sang pelatih membangun tim sesuai filosofi permainan yang ingin diterapkannya.
Lima nama yang masuk dalam daftar tersebut adalah kiper Filip Jorgensen, bek tengah Axel Disasi dan Benoit Badiashile, winger Alejandro Garnacho, serta penyerang Liam Delap. Jika mengacu pada nilai pasar mereka saat ini, total valuasi kelima pemain itu diperkirakan mencapai sekitar 160 juta poundsterling.
Baca Juga: Latihan Perdana PSS Sleman Dimulai, Pieter Huistra Ungkap Masih Tunggu 10 Pemain Bergabung
Langkah tegas Alonso sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Dalam konferensi pers perdananya sebagai pelatih Chelsea beberapa hari lalu, mantan pelatih Bayer Leverkusen itu menegaskan bahwa ia menginginkan tim yang bermain aktif, berani, dan memiliki mentalitas kuat.
Menurutnya, kualitas individu saja tidak cukup apabila tidak diimbangi dengan karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah Alejandro Garnacho. Winger asal Argentina tersebut baru bergabung dengan Chelsea pada musim panas tahun lalu setelah ditebus dari Manchester United dengan nilai transfer sekitar 40 juta poundsterling.
Baca Juga: Messi dan Mbappe Berebut Gelar Top Skor Piala Dunia 2026
Meski datang dengan ekspektasi tinggi, performanya sepanjang musim lalu belum benar-benar memuaskan.
Garnacho hanya mampu mencetak delapan gol dan menyumbangkan empat assist dari total 43 penampilan di semua kompetisi.
Catatan itu dianggap belum sebanding dengan harapan yang dibebankan kepadanya sebagai salah satu pemain muda berbakat di Liga Inggris.
Alonso pun tidak menutup kemungkinan Garnacho akan hengkang dalam waktu dekat. Ia mengakui sudah ada komunikasi dengan direktur olahraga klub terkait ketertarikan dari tim lain terhadap pemain berusia 22 tahun tersebut.
Menurut Alonso, keputusan terbaik akan diambil dengan mempertimbangkan kepentingan semua pihak.
Situasi serupa dialami Liam Delap. Striker yang direkrut dari Ipswich Town dengan banderol sekitar 30 juta poundsterling musim lalu juga gagal memberikan kontribusi maksimal. Dari 41 pertandingan yang dijalani, Delap hanya mencetak dua gol dan empat assist.
Produktivitas tersebut membuat posisinya di dalam skuad semakin sulit dipertahankan.
Di sektor pertahanan, Benoit Badiashile dan Axel Disasi juga tidak masuk dalam rencana jangka panjang Alonso.
Badiashile hanya memperoleh kesempatan bermain sebanyak 16 kali sepanjang musim lalu, sedangkan Disasi bahkan sempat dipinjamkan ke West Ham United pada paruh kedua kompetisi setelah kesulitan menembus tim utama Chelsea.
Sementara itu, Filip Jorgensen yang direkrut pada 2024 dengan kontrak berdurasi tujuh tahun juga disebut masuk daftar pemain yang boleh mencari klub baru.
Kiper asal Denmark tersebut hanya tampil sebanyak 12 pertandingan selama musim lalu sehingga kalah bersaing untuk memperebutkan posisi utama di bawah mistar gawang.
Di sisi lain, Chelsea mulai menghadirkan wajah-wajah baru sebagai bagian dari proyek yang dipimpin Alonso.
Klub London Barat itu telah mendatangkan Geovany Quenda, Emmanuel Emegha, dan Marco Palestra pada bursa transfer musim panas ini. Ketiga pemain tersebut sudah mengikuti sesi latihan pramusim bersama skuad utama.
Adapun sejumlah pemain Chelsea yang baru saja tampil di Piala Dunia 2026 dijadwalkan bergabung setelah mendapatkan masa libur tambahan.
Keputusan Xabi Alonso mencoret lima pemain senior sejak awal pramusim menjadi sinyal bahwa Chelsea akan menjalani perubahan besar pada musim 2026/2027.
Bursa transfer diperkirakan masih akan menjadi momen penting bagi The Blues, baik untuk melepas pemain yang tidak masuk rencana maupun mendatangkan amunisi baru demi membangun tim yang lebih kompetitif.