JawaPos.com - Arsenal tampaknya bisa bernapas lega jelang final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Noni Madueke diperkirakan tetap tersedia untuk pertandingan terbesar musim ini meski sempat mengalami masalah fisik saat laga kontra Crystal Palace.
Pemain sayap asal Inggris itu tampil sebagai starter di Selhurst Park dan ikut mencetak gol dalam kemenangan Arsenal yang sekaligus memastikan gelar Premier League pertama mereka dalam 22 tahun.
Namun suasana pesta sempat sedikit terganggu ketika Madueke ditarik keluar menjelang akhir pertandingan sambil memegangi area hamstringnya.
Kondisi tersebut langsung memunculkan kekhawatiran di kalangan fans Arsenal, mengingat final Liga Champions melawan PSG tinggal menghitung hari.
Meski begitu, kabar terbaru menyebut cedera Madueke tidak serius.
Melansir ESPN, pemain berusia 24 tahun itu hanya mengalami kram dan kelelahan akibat intensitas pertandingan. Karena itu, ia diperkirakan tetap bisa tampil di final di Budapest.
Baca Juga: Bursa Transfer 2026: Brentford Incar Said El Mala dari FC Koln, Negosiasi Masih Alot
Musim Penting untuk Madueke
Madueke memang menjadi salah satu pemain penting Arsenal musim ini. Winger Inggris tersebut tampil konsisten dan memberi warna baru di lini serang The Gunners.
Sejauh musim ini, ia sudah mencatatkan 42 penampilan di semua kompetisi dengan torehan delapan gol.
Performa impresif itu juga membuatnya masuk ke dalam skuad 26 pemain timnas Inggris pilihan Thomas Tuchel untuk Piala Dunia musim panas nanti.
Namun sebelum memikirkan turnamen internasional, fokus utama Madueke jelas tertuju pada final Liga Champions.
Baca Juga: Mohamed Ouahbi Umumkan Skuad Maroko untuk Piala Dunia 2026, Ada Nama-Nama Kejutan
Liga Champions Disebut “Lebih Besar” dari Premier League
Meski baru saja membantu Arsenal mengakhiri puasa gelar liga selama lebih dari dua dekade, Madueke mengakui trofi Liga Champions punya makna yang berbeda.
"Jelas lebih baik kami memenangkan Liga Primer sebelum melaju ke final Liga Champions."
"Tapi saya tidak tahu apakah kita akan memikirkan hal itu. Kita akan memikirkan untuk mendapatkan gelar lain, dan Liga Premier akan menjadi tidak relevan pada malam itu."
Pernyataan tersebut menunjukkan betapa besarnya fokus Arsenal untuk menciptakan sejarah baru di Eropa.
The Gunners memang belum pernah memenangkan Liga Champions sepanjang sejarah klub, sehingga laga melawan PSG bisa menjadi momen paling penting dalam era Mikel Arteta.
Baca Juga: Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026 Resmi Diumumkan, Pulisic Jadi Andalan Utama
Madueke: Tekanan Sudah Jadi Bagian Arsenal
Madueke juga menegaskan bahwa tekanan besar jelang final bukan sesuatu yang baru bagi pemain Arsenal.
"[Tekanan] itu terpisah. Oke, tekanan Liga Champions memang ada, tetapi tekanan selalu menyertai kita."
"Ini adalah Arsenal Football Club. Salah satu tim terbesar di Inggris."
Menurutnya, Arsenal harus tetap fokus dan menikmati kesempatan bermain di panggung terbesar sepak bola Eropa.
"Liga Champions adalah yang terbesar. Kita akan fokus penuh dan memberikan yang terbaik serta memastikan kita membawa hal itu ke final juga."
Madueke bahkan membayangkan betapa spesialnya jika Arsenal berhasil memenangkan trofi Liga Champions pertama mereka.
"Dan memenangkannya akan luar biasa."
"Liga Premier sangat besar, tetapi Liga Champions jauh lebih besar, jadi bisa melakukannya untuk pertama kalinya dalam sejarah klub akan sangat menakjubkan."
"Merayakannya bersama semua penggemar Arsenal akan menjadi pelengkap yang sempurna."