← Beranda
Pamit dari Real Madrid, Dani Carvajal Beri Hadiah pada Carlo Ancelotti
M Shofyan Dwi KurniawanRabu, 27 Mei 2026 | 18.58 WIB
Dani Carvajal mengucapkan selamat tinggal kepada Real Madrid dengan momen emosional dan hadiah spesial untuk Carlo Ancelotti. (ig @madrid_my_dna)

 

JawaPos.com - Perjalanan panjang Dani Carvajal bersama Real Madrid akhirnya benar-benar mencapai garis akhir. Setelah memainkan laga terakhirnya di Santiago Bernabeu melawan Athletic Club, bek kanan veteran itu resmi menutup babak penting dalam kariernya bersama Los Blancos.

Meski perpisahan tersebut penuh emosi, Dani Carvajal memastikan dirinya tidak pergi tanpa meninggalkan momen spesial untuk Carlo Ancelotti, pelatih yang punya peran besar dalam karirnya di Real Madrid.

Melansir Madrid Universal, tak lama setelah resmi berpamitan dengan klub, Dani Carvajal dikabarkan mengirim hadiah khusus kepada Carlo Ancelotti berupa jersey Real Madrid bertanda tangan dengan nomor punggung 2 miliknya.

Baca Juga: Mikel Arteta Raih Penghargaan Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026

Namun yang paling menyentuh justru pesan yang ia tuliskan di atas jersey tersebut.

”Carlo, sungguh suatu kehormatan memiliki Anda sebagai pelatih saya. Anda yang terbaik dari semuanya, tetapi yang akan paling saya ingat adalah kepribadian Anda. Saya telah mendapatkan seorang teman seumur hidup,” tulis Dani Carvajal.

Respons Hangat dari Carlo Ancelotti

Ancelotti pun langsung membalas gesture manis tersebut lewat media sosial. Pelatih asal Italia itu mengunggah foto jersey pemberian Carvajal sambil menuliskan pesan singkat namun penuh makna.

Baca Juga: Daftar 26 Pemain Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Andalan Singa Atlas

”Beberapa hal bertahan selamanya. Terima kasih, temanku,” jawab Carlo Ancelotti.

Momen tersebut langsung menyentuh banyak fans Real Madrid, terutama karena hubungan antara Carvajal dan Ancelotti memang dikenal sangat dekat selama bertahun-tahun.

Ancelotti Jadi Sosok Penting dalam Karir Carvajal

Hubungan spesial mereka dimulai pada 2013. Saat itu, Carvajal baru saja menjalani musim impresif bersama Bayer Leverkusen setelah meninggalkan akademi Real Madrid. Ancelotti yang baru datang ke Bernabeu kemudian memutuskan membawa sang bek kembali ke klub.

Keputusan tersebut terbukti sangat tepat. Di bawah asuhan Ancelotti, Carvajal berkembang menjadi salah satu bek kanan terbaik di generasinya dan meraih berbagai trofi besar bersama Real Madrid.

Keduanya juga menikmati kesuksesan luar biasa di Liga Champions, termasuk gelar terakhir yang bahkan membuat Carvajal terpilih sebagai MVP final.

Salah Satu Kemitraan Paling Sukses di Era Modern Madrid

Secara keseluruhan, Carvajal memainkan 221 pertandingan di bawah kepemimpinan Ancelotti. Jumlah itu menggambarkan betapa pentingnya sang bek dalam era sukses Madrid beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Hasil Undian Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen, Perang Saudara Terjadi di Ganda Putri

Kini keduanya sama-sama memulai babak baru. Carvajal diperkirakan akan melanjutkan kariernya di Qatar, dengan Al Gharafa disebut sebagai tujuan paling mungkin. Dia berpotensi bereuni dengan mantan rekan setimnya, Joselu.

Sementara itu, Ancelotti kini fokus memimpin tim nasional Brasil dalam upaya mengembalikan kejayaan Selecao di Piala Dunia 2026. Meski jalan mereka kini berbeda, hubungan keduanya tampaknya akan tetap terjalin kuat. Seperti kata Ancelotti, beberapa hal bertahan selamanya.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah