JawaPos.com - Klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach, dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan gelandang muda Jepang, Zento Uno, dari klub J.League, Shimizu S-Pulse.
Transfer ini menjadi langkah terbaru Gladbach dalam memperkuat proyek jangka panjang mereka dengan talenta-talenta Asia.
Pemain berusia 22 tahun tersebut tampil cukup konsisten bersama Shimizu S-Pulse musim ini. Berposisi sebagai gelandang bertahan, Uno dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang rapi, disiplin menjaga lini tengah, dan agresif dalam duel perebutan bola.
Sepanjang musim 2025 di kompetisi J1 League, Uno mencatatkan 17 penampilan dengan torehan satu gol dan dua assist.
Menariknya, ia juga belum menerima satu pun kartu sepanjang musim, sebuah catatan yang menunjukkan kedewasaan bermain di usia muda.
Kabar kesepakatan transfer ini sekaligus mempertegas arah kebijakan transfer Borussia Monchengladbach yang mulai aktif memburu pemain Asia dalam beberapa musim terakhir.
Baca Juga: Monchengladbach vs Mainz 05 Tanpa Pemenang, Kevin Diks Tampil Tenang Meski Cedera Menghadang
Jika transfer Zento Uno benar-benar rampung, maka Gladbach akan memiliki lima pemain Asia di skuad utama musim depan.
Salah satu nama yang paling familiar bagi fans Indonesia tentu adalah Kevin Diks. Bek kanan Timnas Indonesia itu diproyeksikan menjadi bagian penting skuad Gladbach setelah performanya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Selain Kevin Diks, klub asal Jerman tersebut juga memiliki Jens Castrop yang berdarah Korea Selatan, lalu dua pemain Jepang lain yakni Shuto Machino dan Kota Takai.
Kehadiran banyak pemain Asia dinilai bukan sekadar strategi teknis, tetapi juga bagian dari perluasan pasar global klub, khususnya di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara yang memiliki basis penggemar sepak bola sangat besar.
Bagi Zento Uno sendiri, kepindahan ke Bundesliga bisa menjadi langkah penting dalam perkembangan kariernya.
Kompetisi Jerman selama ini dikenal cukup ramah bagi pemain Jepang. Banyak pemain Negeri Sakura berhasil berkembang pesat di Bundesliga sebelum menembus level elite Eropa.
Dengan usia yang masih muda dan pengalaman bermain reguler di Jepang, Uno diperkirakan akan dipersiapkan sebagai investasi jangka panjang Gladbach di lini tengah.
Jika mampu beradaptasi dengan cepat, bukan tidak mungkin ia menjadi salah satu pemain Jepang berikutnya yang bersinar di kompetisi top Eropa.