JawaPos.com - Perpisahan di Santiago Bernabeu usai laga melawan Athletic Bilbao menghadirkan banyak momen emosional bagi Real Madrid. Tidak hanya menjadi malam perpisahan beberapa pemain senior, pertandingan tersebut juga menandai berakhirnya masa tugas Alvaro Arbeloa di bangku pelatih tim utama Los Blancos.
Meski hanya berada di staf kepelatihan utama dalam waktu kurang dari enam bulan, Arbeloa ternyata meninggalkan kesan cukup mendalam bagi sejumlah pemain Madrid. Hal itu terlihat dari banyaknya pesan perpisahan yang muncul di media sosial setelah pertandingan berakhir.
Beberapa pemain inti Real Madrid seperti Antonio Rudiger, Jude Bellingham, Vinicius Junior hingga Kylian Mbappe kompak memberikan ucapan khusus untuk mantan bek timnas Spanyol tersebut. Rudiger menjadi salah satu pemain pertama yang mengunggah pesan perpisahan. Bek asal Jerman itu mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Arbeloa selama bekerja bersama di Madrid.
Baca Juga: Alfeandra Dewangga Akui Kurang Berbuat Banyak meski Bawa Persib Bandung Juara Super League
Ucapan tersebut langsung dibalas Arbeloa dengan kalimat sederhana namun hangat. Dia menyebut Rudiger sebagai my warrior, sebuah julukan yang diyakini menggambarkan kedekatan mereka selama menghadapi musim yang tidak mudah bersama Los Blancos.
Tak lama setelah itu, Brahim Diaz juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya kepada Arbeloa. Sang pelatih pun membalas dengan pujian tinggi kepada pemain asal Maroko tersebut. Arbeloa menyebut Brahim sebagai pemain bertalenta besar sekaligus pribadi yang luar biasa di dalam maupun luar lapangan.
”Thank you, coach,” tulis pesan singkat Jude Bellingham.
Baca Juga: SAFF Cup 2026 Terancam Ditunda, Timnas India Pilih Tampil di ASEAN Cup Bersamaan FIFA Matchday
Meski singkat, Arbeloa memberikan respons panjang yang menunjukkan betapa besarnya rasa hormatnya kepada gelandang Inggris tersebut. Dia menyebut Bellingham sebagai sosok pemimpin alami, profesional sejati, pemain kelas dunia, dan pribadi yang sangat baik. Hubungan keduanya memang terlihat cukup dekat sepanjang musim ini.
Vinicius Junior juga tidak ketinggalan menyampaikan salam perpisahan. Penyerang Brasil itu berterima kasih atas kepercayaan dan perhatian yang diberikan Arbeloa selama berada di tim utama Madrid.
Balasan Arbeloa untuk Vinicius pun terasa cukup emosional. Dia memuji komitmen, kerja keras, bakat, dan keberanian sang pemain. Arbeloa juga meminta Vinicius untuk tetap menjadi dirinya sendiri karena merasa bangga pernah menjadi pelatihnya.
Namun perhatian terbesar datang dari interaksi Arbeloa dengan Kylian Mbappe. Bintang asal Prancis itu mengucapkan doa terbaik untuk perjalanan karir Arbeloa berikutnya setelah meninggalkan Real Madrid.
Arbeloa kemudian membalas dengan kalimat yang langsung menjadi sorotan fans Madrid di media sosial.
”Waktu sulit tidak akan bertahan selamanya, tetapi orang kuat akan tetap bertahan,” tulis Arbeloa untuk Mbappe.
Selain itu, Arbeloa juga menyebut Mbappe sebagai pemain kolosal dengan bakat luar biasa. Banyak pendukung Madrid menilai pesan tersebut sebagai bentuk dukungan moral untuk Mbappe yang menjalani musim penuh tekanan sejak bergabung dengan klub.
Meski performanya masih menjadi bahan perdebatan, Mbappe tetap dianggap sebagai salah satu pemain paling penting dalam proyek masa depan Real Madrid. Dukungan dari sosok seperti Arbeloa dinilai menunjukkan bahwa sang pemain tetap mendapat kepercayaan besar dari internal klub.
Perpisahan Arbeloa mungkin berlangsung singkat, tetapi pesan hangat dari para pemain membuktikan bahwa kehadirannya meninggalkan hubungan yang cukup berarti di ruang ganti Real Madrid.
Baca Juga: FC Como Lolos ke Liga Champions: Perjalanan 7 Tahun dari Serie D hingga Panggung Eropa