JawaPos.com - Masa depan Marcus Rashford tampaknya semakin jauh dari Manchester United. Penyerang asal Inggris itu kini disebut merasa nyaman bersama Barcelona dan belum memiliki keinginan untuk kembali ke Old Trafford dalam waktu dekat.
Situasi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa perjalanan Rashford bersama Manchester United bisa segera berakhir permanen. Meski klub Premier League itu telah memasuki era baru bersama Michael Carrick dan berhasil kembali ke Liga Champions, Rashford tetap memilih fokus melanjutkan karirnya di Spanyol.
Hubungan Rashford dengan mantan pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menjadi salah satu alasan utama di balik situasi ini. Keduanya dikabarkan mengalami keretakan hubungan sejak musim lalu. Komunikasi yang tidak berjalan baik membuat Rashford perlahan kehilangan kenyamanan di ruang ganti United.
Baca Juga: Persib Siapkan Ceremony Juara dan Konvoi Keliling Bandung usai Lawan Persijap
Kondisi itu akhirnya membuka jalan bagi kepindahannya ke Barcelona. Awalnya, banyak pendukung Manchester United berharap pergantian pelatih dapat membuat Rashford berubah pikiran dan kembali menjadi bagian penting tim. Namun kenyataannya, sang pemain justru semakin menikmati kehidupannya di La Liga.
Di Barcelona, Rashford berhasil mendapatkan kembali kepercayaan dirinya. Pelatih Hansi Flick disebut puas dengan kontribusi yang diberikan pemain berusia 28 tahun tersebut sepanjang musim ini. Bahkan, Flick sudah memberikan lampu hijau kepada manajemen klub untuk mengupayakan transfer permanen.
Salah satu momen yang memperkuat posisi Rashford di Barcelona terjadi saat laga El Clasico. Gol yang dia cetak dalam pertandingan besar itu dianggap menjadi bukti bahwa dirinya mampu tampil di bawah tekanan sekaligus memberi dampak penting bagi tim.
Secara statistik, performa Rashford bersama Barcelona memang cukup menjanjikan. Dia mencatatkan 14 gol dan 14 assist dari total 48 penampilan di semua kompetisi musim ini. Catatan itu semakin menarik karena performanya meningkat di fase akhir musim.
Dalam 10 pertandingan terakhir, Rashford berhasil menyumbangkan empat gol dan satu assist. Penampilannya terlihat lebih agresif dan percaya diri dibandingkan periode terakhirnya bersama Manchester United.
Meski begitu, peluang Barcelona untuk mempertahankan Rashford belum sepenuhnya mulus. Manchester United dikabarkan tidak ingin memperpanjang masa peminjamannya dan lebih memilih menjual sang pemain secara permanen. Pihak klub juga tidak berniat menurunkan harga transfer.
Di sisi lain, Barcelona masih harus berhitung dengan kondisi keuangan mereka. Blaugrana memang tertarik mempertahankan Rashford, tetapi mereka tetap perlu menyesuaikan rencana transfer dengan aturan finansial klub.
Menariknya, Rashford dikabarkan siap membantu proses negosiasi agar transfer bisa terwujud. Dia disebut bersedia menerima penyesuaian gaji demi tetap bermain untuk Barcelona musim depan.
Keinginan Rashford untuk bertahan di Camp Nou memperlihatkan bahwa dia sudah menemukan kembali semangat bermainnya. Persaingan ketat di lini depan Barcelona justru membuatnya semakin termotivasi menunjukkan kualitas terbaik.
Baca Juga: Tutup Musim di JIS, Persija Usung Misi Wajib Menang Kontra Semen Padang
Kini, masa depan Rashford tinggal menunggu keputusan akhir dari dua klub besar tersebut. Barcelona ingin mempertahankannya, sementara Manchester United ingin segera menuntaskan transfer permanen.
Jika tidak ada perubahan besar dalam negosiasi, peluang Rashford melanjutkan karier di Spanyol tampaknya semakin terbuka lebar.