JawaPos.com - Masa depan Juventus mulai memasuki fase penting setelah pelatih Luciano Spalletti disebut intens berdiskusi dengan pemilik Exor, John Elkann. Pembicaraan keduanya tidak hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga menyentuh rencana jangka panjang klub, termasuk strategi transfer dan kondisi finansial tim.
Situasi Juventus memang sedang tidak stabil setelah beberapa hasil kurang memuaskan di Serie A.
Kekalahan dari Fiorentina menjadi salah satu momen yang memicu evaluasi lebih dalam terhadap skuad yang ada saat ini.
Baca Juga: Jadwal Serie A pada 17-18 Mei 2026: Derbi Roma, Juventus dan AC Milan Jadi Sorotan
Dari situ, Spalletti mulai menegaskan kebutuhan tim untuk segera berbenah jika ingin kembali bersaing di level tertinggi.
Dalam diskusi tersebut, Spalletti dikabarkan sudah menyusun gambaran skuad idealnya. Ia menilai Juventus membutuhkan tambahan kekuatan di setiap lini, mulai dari sektor penjaga gawang hingga lini serang.
Nama besar seperti Alisson Becker yang kini membela Liverpool disebut masuk dalam radar sebagai target utama untuk memperkuat posisi kiper.
Baca Juga: Prediksi Juventus vs Fiorentina 17 Mei 2026: Vlahovic Siap Bawa Bianconeri Menang
Di lini belakang, Juventus juga butuh bek yang tidak hanya kuat bertahan, tetapi juga mampu membangun serangan dari bawah.
Nama Kim Min-jae yang saat ini bermain untuk Bayern Munchen sempat muncul sebagai opsi, meski situasinya tidak mudah mengingat statusnya di klub tersebut.
Sementara itu, di lini tengah, Spalletti menginginkan sosok gelandang kreatif yang bisa menjadi pengatur tempo permainan.
Gaya permainan yang ia inginkan mirip dengan peran yang sebelumnya ia terapkan di Napoli, dengan kontrol bola dan distribusi cepat menjadi kunci utama. Di sektor ini, Juventus dinilai masih belum konsisten sepanjang musim.
Untuk lini serang, kebutuhan akan striker dengan karakter fisik kuat juga menjadi perhatian. Meski masih memiliki beberapa opsi seperti Randal Kolo Muani, Juventus disebut masih mencari tambahan agar lini depan lebih tajam dan variatif.
Masa depan Dusan Vlahovic juga masih menjadi bahan diskusi internal klub, termasuk kemungkinan perpanjangan kontrak atau skenario lain di bursa transfer.
Baca Juga: Jadwal Serie A 17-18 Mei 2026: Derby Roma hingga Juventus vs Fiorentina
Namun, semua rencana besar tersebut tidak bisa dilepaskan dari kondisi finansial klub. Tanpa tiket Liga Champions, Juventus diperkirakan kehilangan pemasukan besar yang biasanya menjadi modal utama dalam bursa transfer. Hal ini membuat manajemen harus lebih selektif dalam menentukan pembelian pemain baru.
Spalletti dan Elkann disebut sepakat bahwa jika dana terbatas, maka penjualan pemain akan menjadi bagian dari strategi untuk menyeimbangkan neraca keuangan.
Dengan kata lain, proyek pembangunan skuad baru tidak hanya soal membeli pemain, tetapi juga soal merapikan struktur tim yang ada saat ini.
Baca Juga: Lecce vs Juventus Malam Ini: Jadwal, Live Streaming Vidio, dan Rekor Pertemuan Serie A
Pertemuan lanjutan antara kedua pihak diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir musim. Juventus ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil benar-benar matang sebelum memasuki musim baru 2026–27.
Di tengah tekanan hasil dan ekspektasi besar, Bianconeri kini berada di titik krusial untuk menentukan arah masa depan mereka.