JawaPos.com - Mohamed Salah mengirim pesan yang cukup kuat jelang perpisahannya dengan Liverpool. Penyerang asal Mesir itu berharap The Reds bisa kembali memainkan sepak bola heavy metal yang dulu menjadi identitas klub di era Jurgen Klopp.
Komentar tersebut muncul setelah Liverpool kalah 4-2 dari Aston Villa, hasil yang membuat posisi mereka di zona Liga Champions belum sepenuhnya aman hingga pekan terakhir musim ini. Kekalahan di Villa Park terasa makin menyakitkan karena banyak fans Liverpool terlihat meninggalkan stadion sebelum pertandingan berakhir. Musim tanpa trofi membuat frustrasi suporter semakin memuncak.
Melansir BBC, Mohamed Salah, yang akan meninggalkan Anfield akhir musim, mengaku sedih melihat performa Liverpool musim ini jauh dari standar yang biasa mereka tampilkan selama era Jurgen Klopp.
Baca Juga: Insiden Aneh Warnai Laga Santos, Neymar Tak Bisa Lanjut Bermain karena Salah Pergantian
"Kekalahan beruntun kami musim ini sangat menyakitkan dan bukan yang pantas diterima para penggemar kami. Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim penyerang heavy metal yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim yang memenangkan trofi,” ujar Salah.
Pernyataan itu langsung dianggap banyak pihak sebagai sindiran halus kepada Arne Slot, yang dinilai gagal mempertahankan identitas permainan agresif khas Liverpool.
Salah Sebut Identitas Liverpool Tidak Bisa Ditawar
Istilah heavy metal football memang identik dengan Jurgen Klopp. Pelatih asal Jerman itu dulu menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan sepak bola Liverpool yang penuh energi, pressing tinggi, dan serangan cepat tanpa henti.
Baca Juga: Daftar Lengkap Skuad Sementara Timnas Kroasia untuk Piala Dunia 2026: Luka Modric Masih Jadi Andalan
Menurut Salah, gaya bermain seperti itulah yang membuat Liverpool kembali disegani di Eropa.
"Itulah gaya sepak bola yang saya kuasai dan itulah identitas yang perlu dipulihkan dan dipertahankan selamanya. Hal itu tidak bisa dinegosiasikan dan setiap orang yang bergabung dengan klub ini harus beradaptasi dengannya,” terang Salah.
Salah juga mengenang perjalanan Liverpool selama sembilan tahun terakhir, dari tim yang sempat diragukan menjadi salah satu kekuatan terbesar di Eropa.
"Saya telah menyaksikan klub ini berubah dari yang awalnya ragu menjadi percaya, dan dari yang percaya menjadi juara. Itu membutuhkan kerja keras dan saya selalu melakukan semua yang saya bisa untuk membantu klub mencapai titik itu. Tidak ada yang membuat saya lebih bangga dari itu,” ungkap Salah.
Hubungan Salah dan Slot Disebut Memburuk
Musim ini memang terasa cukup aneh bagi Liverpool. Meski berhasil memenangkan Premier League di musim pertama Arne Slot, performa mereka secara keseluruhan dianggap tidak stabil.
Salah sebelumnya sempat mengungkap bahwa hubungannya dengan Slot memburuk sejak Desember lalu. Performa individu sang winger juga mengalami penurunan dibanding musim sebelumnya.
Baca Juga: Johann Zarco Dipulangkan dari Rumah Sakit usai Kaki Terjepit Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya 2026
Setelah mencetak 29 gol di Premier League musim lalu, kali ini Salah baru mengoleksi 12 gol dari 40 pertandingan di semua kompetisi. Meski demikian, dia menegaskan bahwa Liverpool tetap akan selalu memiliki tempat spesial dalam hidupnya.
"Liverpool akan selalu menjadi klub yang sangat berarti bagi saya dan keluarga saya. Saya ingin melihatnya sukses untuk waktu yang lama setelah saya pensiun. Seperti yang selalu saya katakan, lolos ke Liga Champions musim depan adalah target minimum dan saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk mewujudkannya,” ucap Salah.
Dukungan Datang dari Banyak Pemain Liverpool
Unggahan Salah di media sosial langsung mendapat respons besar dari rekan-rekan setimnya. Curtis Jones dan Hugo Ekitike memberikan emoji tepuk tangan dan jabat tangan sebagai bentuk dukungan.
Beberapa pemain lain seperti Andrew Robertson, Ryan Gravenberch, Dominik Szoboszlai, Jeremie Frimpong, Wataru Endo, Giovanni Leoni, hingga Harvey Elliott juga terlihat menyukai unggahan tersebut. Tak hanya pemain aktif, mantan pemain Liverpool seperti Jordan Henderson, Trent Alexander-Arnold, dan Roberto Firmino juga ikut menunjukkan dukungan mereka.
Robertson bahkan menuliskan pesan yang senada dengan Salah. "Sebuah penampilan yang merangkum musim kami. Jauh di bawah level klub ini dan apa yang seharusnya Anda harapkan dari kami,” tutur dia.
Arne Slot Akui Liverpool Butuh Perubahan
Sementara itu, Arne Slot mencoba meredam kritik dengan menegaskan bahwa Liverpool membutuhkan awal baru dan jendela transfer musim panas akan sangat penting. Pelatih asal Belanda tersebut merasa banyak orang terlalu cepat menghakimi situasi timnya musim ini.
Baca Juga: Pep Guardiola Bersiap Tinggalkan Manchester City di Akhir Musim, Enzo Maresca Incar Kursi Pelatih
"Saya pikir mereka meremehkan apa yang bisa dilakukan oleh sebuah jendela transfer, apa yang bisa dilakukan oleh awal yang baru, dan saya pikir kita tahu betul apa yang perlu diperbaiki,” papar Arne Slot.
Kini, Liverpool hanya punya satu pertandingan tersisa untuk memastikan tiket Liga Champions. Namun di balik itu, komentar Salah tampaknya sudah membuka diskusi besar soal arah permainan The Reds setelah era Klopp benar-benar berakhir.