← Beranda
Xabi Alonso Ungkap Ambisi Chelsea di Musim Depan
M Shofyan Dwi KurniawanSenin, 18 Mei 2026 | 14.55 WIB
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer baru, menandai era baru di Stamford Bridge dengan ambisi besar. (ig @xabialonso)

 

JawaPos.com - Chelsea resmi memulai era baru setelah menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer tim utama dengan kontrak berdurasi empat tahun. Dia mulai bekerja di Stamford Bridge pada 1 Juli 2026.

Penunjukan Xabi Alonso sekaligus menandai langkah serius Chelsea untuk bangkit setelah musim yang penuh kekecewaan. Legenda Liverpool dan mantan pelatih Real Madrid itu menjadi pilihan utama manajemen The Blues setelah Liam Rosenior dipecat hanya 106 hari sejak ditunjuk menggantikan Enzo Maresca pada Januari lalu.

Awalnya, peluang Chelsea mendapatkan Xabi Alonso sempat diragukan. Loyalitasnya terhadap Liverpool membuat banyak pihak percaya ia akan menunggu kesempatan kembali ke Anfield suatu hari nanti. 

Baca Juga: Steven Gerrard Kecewa Liverpool Melewatkan Reuni dengan Xabi Alonso

Namun situasi berubah setelah Liverpool memilih tetap mempertahankan Arne Slot meski performa tim menurun musim ini. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Chelsea untuk membawa Alonso ke London Barat.

Alonso Bicara Soal Target Besar Chelsea

Melansir Metro Sport, tak lama setelah diumumkan, Alonso langsung membeberkan ambisinya bersama Chelsea. Pelatih berusia 44 tahun itu menegaskan bahwa dirinya dan manajemen klub memiliki visi yang sama.

”Chelsea adalah salah satu klub terbesar di dunia sepak bola dan saya merasa sangat bangga menjadi manajer klub hebat ini. Dari percakapan saya dengan kelompok pemilik dan pimpinan olahraga, jelas bahwa kami memiliki ambisi yang sama. Kami ingin membangun tim yang mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi dan berjuang untuk meraih trofi,” papar Xabi Alonso.

Baca Juga: Sassuolo Tumbang 2-3 dari Lecce di Laga Kandang Terakhir, Fabio Grosso: Sepak Bola Bisa Sangat Kejam!

Pernyataan tersebut memberi sinyal bahwa Chelsea tidak sekadar ingin memperbaiki posisi di klasemen. Mereka ingin kembali menjadi kekuatan utama di Inggris maupun Eropa. Alonso juga menilai skuad Chelsea memiliki kualitas besar yang masih bisa berkembang lebih jauh.

”Ada banyak talenta hebat dalam skuad dan potensi besar di klub sepak bola ini, dan akan menjadi kehormatan besar bagi saya untuk memimpinnya. Sekarang fokusnya adalah kerja keras, membangun budaya yang tepat, dan memenangkan trofi,” tandas Xabi Alonso.

Pernyataan itu menarik perhatian. Sebab, mengindikasikan Alonso ingin membentuk identitas baru Chelsea, bukan hanya mengejar hasil instan.

Chelsea Percaya Penuh pada Alonso

Dalam pernyataan resminya, Chelsea menjelaskan alasan di balik keputusan menunjuk Alonso sebagai manajer baru mereka. Klub menilai Alonso bukan hanya pelatih berkualitas, tetapi juga figur pemimpin yang mampu membawa perubahan besar di dalam tim.

Chelsea menyebut pengalaman, model permainan, karakter, hingga integritas Alonso sebagai faktor utama yang membuat mereka yakin. Tak heran jika eks gelandang Spanyol itu dipercaya memimpin fase baru proyek jangka panjang klub.

Sebelum datang ke Stamford Bridge, Alonso sudah lebih dulu membangun reputasi menjanjikan sebagai pelatih. Setelah menangani Real Sociedad B selama tiga tahun, namanya melejit bersama Bayer Leverkusen.

Baca Juga: Skuad Korea Selatan untuk Piala Dunia 2026 Resmi Diumumkan, Son Heung-min Pimpin Taeguk Warriors

Di sana, dia sukses membawa klub Jerman tersebut meraih gelar Bundesliga pertama dalam sejarah mereka. Leverkusen menjalani musim domestik 2023-24 tanpa kekalahan dan juga memenangkan DFB-Pokal.

Meski periode singkatnya di Real Madrid tidak berjalan sesuai harapan, reputasi Alonso tetap tinggi berkat keberhasilannya membangun tim dengan gaya bermain modern dan fleksibel.

Kini tantangan baru sudah menunggu di Chelsea. Musim ini The Blues tampil mengecewakan setelah terpuruk di posisi kesembilan Liga Premier dan kalah 1-0 dari Manchester City di final Piala FA.

Baca Juga: Skuad Thailand untuk FIFA Matchday Juni 2026 Resmi Dirilis, Ada Debutan dari Jepang dan Prancis

Karena itu, kedatangan Alonso diharapkan bisa menjadi titik awal kebangkitan klub yang dalam beberapa musim terakhir terus kesulitan menemukan stabilitas.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah