JawaPos.com - Steven Gerrard dilaporkan ikut kecewa dengan keputusan Xabi Alonso menerima tawaran Chelsea. Bahkan, komentarnya diyakini hanya akan memperbesar rasa frustrasi yang sudah dirasakan banyak pendukung Liverpool dalam beberapa pekan terakhir.
Menurut laporan yang beredar, Steven Gerrard sempat berbicara dengan Xabi Alonso sebelum kesepakatan dengan Chelsea benar-benar rampung. Dalam percakapan itu, legenda Liverpool tersebut mengaku meminta Alonso untuk bersabar karena yakin The Reds pada akhirnya akan datang membawa tawaran.
”Saya berbicara dengan Xabi Alonso sebelum semuanya diselesaikan dan menyuruhnya bersabar karena saya benar-benar percaya Liverpool akan turun tangan pada saat yang tepat. Semua orang tahu apa artinya dia bagi klub ini. Para penggemar menyukainya, dia memahami budaya klub, dan rasanya seperti reuni sempurna yang memang sudah seharusnya terjadi,” ujar Steven Gerrard melansir The Kopite View.
Bagi banyak fans Liverpool, pernyataan itu seperti menggambarkan seluruh rasa kecewa yang sedang mereka rasakan. Xabi Alonso memang tidak pernah dianggap sekadar kandidat pelatih biasa. Sosoknya terasa seperti kelanjutan alami dari sejarah panjang Liverpool.
Mantan gelandang elegan yang pernah menjadi idola di Anfield itu kini berkembang menjadi salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa. Karena itu, gagasan melihat Alonso kembali ke klub sebagai manajer sempat begitu memikat imajinasi para pendukung.
Namun Gerrard juga memahami bahwa dunia sepak bola tidak selalu berjalan berdasarkan emosi dan nostalgia.
Baca Juga: Ribuan Bobotoh Padati Flyover Pasupati Rayakan Kemenangan Persib atas PSM
”Namun sepak bola bergerak cepat dan jika Anda ragu-ragu, Anda akan kehilangan peluang seperti itu. Yang paling membuatku frustrasi adalah Liverpool tidak bertindak cukup cepat dan Chelsea menyelesaikan kesepakatan sebelum ada yang bisa berubah,” ungkap Gerrard.
Kalimat itu kemungkinan besar akan memicu perdebatan baru di kalangan fans Liverpool. Terutama mereka yang mulai mempertanyakan arah klub setelah musim yang mengecewakan di bawah Arne Slot.
Banyak pendukung merasa Liverpool terlalu lambat mengambil keputusan dalam momen penting. Ketika mereka masih menimbang berbagai opsi, Chelsea justru bergerak cepat dan berhasil mengamankan tanda tangan Alonso.
Meski begitu, Gerrard tetap memberikan respek terhadap keputusan mantan rekannya tersebut. ”Saya harus menghormati Xabi karena dia dengan jelas mengatakan kepada saya bahwa dia sudah membuat keputusannya. Begitu seorang pemain mengatakan itu, tidak ada lagi yang bisa Anda lakukan,” tutur dia.
Tetapi bagian yang paling emosional justru datang di akhir komentarnya.
”Tetap saja, ini menyakitkan. Karena Anda tidak sering mendapatkan kesempatan untuk membawa seseorang seperti dia kembali ke klub Anda,” ungkap Gerrard.
Baca Juga: Macan Kemayoran Muda Tunjukkan Taringnya! Persija Jakarta U-20 Rebut Gelar Juara EPA U-20 2025/2026
Dalam sepak bola, memang sering kali semuanya soal momentum. Dan menurut Gerrard, Liverpool baru saja kehilangan momen yang mungkin tidak akan datang dua kali.
Kini tekanan tentu akan semakin besar. Jika Alonso sukses bersama Chelsea sementara Liverpool masih kesulitan menemukan konsistensi, komentar Gerrard ini hampir pasti akan terus menghantui para pendukung The Reds selama bertahun-tahun ke depan.