← Beranda
Kapten Everton Seamus Coleman Siap Hengkang, Akhiri 17 Tahun Pengabdian di Goodison Park
Aprillia JPSabtu, 16 Mei 2026 | 01.56 WIB
Seamus Coleman akan tinggalkan Everton usai laga terakhir melawan Sunderland. (X/@Everton)

 

JawaPos.com - Seamus Coleman dipastikan akan meninggalkan Everton pada akhir musim ini, mengakhiri perjalanan panjangnya selama 17 tahun bersama klub asal Merseyside itu. Bek kanan berusia 37 tahun itu mengonfirmasi keputusan tersebut lewat pernyataan resmi pada Jumat (15/5).

Perpisahan itu diperkirakan akan terjadi pada Minggu (17/5), saat Coleman memainkan laga kandang terakhirnya bersama Everton dalam pertandingan melawan Sunderland. Dalam pernyataannya, Coleman menegaskan bahwa keputusan yang diambilnya tidak mudah, mengingat ikatan kuat yang terjalin antara dirinya, klub, dan para suporter telah lebih dari satu dekade.

“Setelah lebih dari 17 tahun di klub sepak bola yang luar biasa ini, saya memutuskan bahwa musim ini akan menjadi yang terakhir bagi saya sebagai pemain di sini,” ujar Coleman dikutip dari situs resmi Everton.

Baca Juga: Tim Cahill Masuk Bursa Kepala Sepak Bola Australia, Eks Bintang Everton Bakal Lakukan Restrukturisasi

Coleman juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para pendukung Everton yang dinilainya telah memberikan dukungan luar biasa sepanjang kariernya.

“Saya ingin berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan luar biasa mereka. Kalian telah membantu saya dalam banyak hal yang tidak bisa saya bayangkan. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk Everton dan kalian semua sangat berarti bagi saya,” tambahnya.

Coleman juga menyoroti kedekatannya dengan kota Liverpool dan para suporter yang menurutnya menjadi sumber motivasi di dalam ruang ganti tim. “Saya tinggal di kota ini, saya bertemu kalian setiap hari, dan saya selalu membawa kecintaan kalian terhadap klub ke dalam ruang ganti untuk menunjukkan kepada para pemain betapa besar arti Everton bagi masyarakat,” lanjutnya.

Baca Juga: Kulit Pisang untuk Manchester City! Seri Lawan Everton, Kans Trofi Juara Premier League di Luar Kendali

Dilansir dari ESPN, Coleman bergabung dengan Everton pada tahun 2009 dari klub Irlandia, Sligo Rovers, dengan nilai transfer yang relatif kecil, yakni sekitar GBP 60 ribu (sekitar Rp 1,4 miliar). Namun, Coleman berhasil melampaui ekspektasi dan berkembang menjadi salah satu bek kanan terbaik di Liga Inggris pada masa puncaknya.

Penampilan terbaik Coleman terjadi pada musim 2013/2014, saat ia masuk dalam Tim Terbaik Liga Inggris berkat kontribusi signifikan baik dalam bertahan maupun membantu serangan.

Pada tahun 2019, Coleman dipercaya menjadi kapten tim, menggantikan Phil Jagielka. Sejak saat itu, Coleman menjadi sosok sentral dalam kepemimpinan tim, baik di dalam maupun di luar lapangan. Secara keseluruhan, ia telah mencatatkan 433 penampilan bersama Everton.

Meski perannya di lapangan mulai berkurang dalam beberapa musim terakhir akibat cedera dan faktor usia, kontribusi Coleman di ruang ganti tetap sangat dihargai. Coleman dikenal sebagai pemimpin yang mampu menjaga semangat tim, terutama saat Everton menghadapi masa-masa sulit.

Pelatih tim utama sekaligus mantan rekan setimnya, Leighton Baines, menyebut Coleman sebagai figur yang selalu tampil di garis depan ketika tim menghadapi tekanan. “Ketika situasi sulit, dia selalu menjadi orang pertama yang melangkah maju,” ujar Baines.

Hingga saat ini, belum ada keputusan pasti mengenai langkah Coleman selanjutnya. Everton disebut telah menawarkan kesempatan bagi diri Coleman untuk tetap berada di klub, kemungkinan dalam peran staf pelatih. Namun, Coleman mengaku ingin mengambil waktu untuk beristirahat dan mempertimbangkan masa depannya bersama keluarga sebelum menentukan langkah berikutnya.

Baca Juga: Hasil Imbang Dramatis Manchester City vs Everton Buka Jalan Arsenal Menuju Gelar Liga Inggris

“Setelah keputusan besar ini, saya ingin mengambil waktu selama musim panas untuk fokus pada apa yang akan saya lakukan selanjutnya bersama keluarga,” ungkapnya. Coleman juga membuka kemungkinan untuk melanjutkan karier sebagai pemain di klub lain, meski opsi untuk terjun ke dunia kepelatihan tetap tersedia.

Sementara itu, pelatih Everton David Moyes dikabarkan berharap Coleman tetap bertahan dalam kapasitas tertentu, mengingat pengaruh besar yang dimilikinya terhadap tim. Laga kandang terakhir musim ini dipastikan akan menjadi momen terakhir bagi Coleman membela Everton.

EDITOR: Edi Yulianto