JawaPos.com - Dunia sepak bola modern kini tidak hanya menghadirkan persaingan di atas lapangan, tetapi juga di balik layar bisnis olahraga.
Sejumlah pemain top dunia mulai memperluas kiprahnya dengan menjadi investor hingga pemilik klub sepak bola profesional.
Fenomena ini semakin berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pemain aktif maupun yang sudah mendekati akhir karier mulai mempersiapkan masa depan mereka lewat investasi di industri sepak bola.
Langkah tersebut dianggap sebagai cara untuk tetap memiliki pengaruh besar dalam dunia yang telah membesarkan nama mereka.
Baca Juga: Sergio Ramos Sepakat Akuisisi Sevilla FC Rp 7,9 Triliun, Era Baru Klub Andalusia Dimulai?
Nama terbaru yang ramai diperbincangkan adalah Sergio Ramos. Bek veteran asal Spanyol itu dikabarkan tengah menyelesaikan proses akuisisi klub masa kecilnya, Sevilla.
Nilai kesepakatan disebut mencapai ratusan juta euro dan membuat Ramos berpotensi menjadi salah satu mantan pemain dengan investasi terbesar di sepak bola Spanyol.
Namun, Ramos bukanlah yang pertama. Sebelumnya, sejumlah bintang dunia telah lebih dulu mengambil langkah serupa dengan membeli saham atau bahkan menjadi pemilik mayoritas klub sepak bola.
Baca Juga: Sergio Ramos Ganti Profesi Jadi Petinju! Siap Tantang Andrew Tate di Ring
Salah satu nama paling besar tentu saja Cristiano Ronaldo. Kapten Timnas Portugal itu resmi mengakuisisi sebagian saham Almeria pada awal 2026.
Melalui perusahaan yang terafiliasi dengan brand CR7, Ronaldo disebut ingin membantu pengembangan pemain muda sekaligus meningkatkan daya saing klub di kompetisi Spanyol.
Langkah Ronaldo dianggap sebagai bentuk keseriusannya membangun warisan di luar lapangan.
Meski masih aktif bermain, ia mulai terlibat dalam pengambilan keputusan strategis di level manajemen klub.
Selain Ronaldo, ada pula Vinicius Junior yang melakukan investasi besar di Portugal. Winger andalan Real Madrid itu menjadi pemilik mayoritas Alverca setelah memimpin akuisisi saham klub tersebut bersama kelompok investor.
Vinicius disebut ingin menjadikan Alverca sebagai proyek pengembangan talenta muda. Klub itu diproyeksikan menjadi tempat pembinaan pemain potensial sebelum bersaing di level tertinggi sepak bola Portugal.
Baca Juga: Gestur Kontroversial Vinicius Junior kepada Fans Barcelona Kembali Warnai Panasnya Duel El Clasico
Nama lain yang cukup menarik perhatian adalah Kylian Mbappe. Penyerang Prancis tersebut membeli sebagian besar saham Caen pada 2024.
Mbappe mengaku memiliki kedekatan emosional dengan wilayah klub tersebut dan ingin membantu Caen kembali bersaing di kasta tertinggi Liga Prancis.
Sementara Jamie Vardy lebih dulu masuk ke dunia kepemilikan klub lewat investasi di Rochester New York. Melalui akademi miliknya, V9 Academy, mantan striker Leicester City itu berupaya membuka peluang bagi pemain muda untuk berkembang di Amerika Serikat.
Baca Juga: Luka Modric Bantah Rumor Balik ke Real Madrid Jika Allegri Jadi Pelatih, Pilih Fokus di Milan
Di Inggris, Luka Modric ikut bergabung dalam kelompok investor Swansea City. Meski hanya berstatus pemegang saham minoritas, kehadiran Modric memberikan daya tarik besar bagi klub yang sedang berusaha kembali ke Premier League tersebut.
Tak ketinggalan, Cesc Fabregas juga mengambil langkah serupa bersama Como. Fabregas bukan hanya menjadi pemain, tetapi juga investor yang aktif terlibat dalam pengembangan klub asal Italia tersebut.
Como sendiri dalam beberapa tahun terakhir memang menjadi sorotan karena ambisi besar manajemen untuk membawa klub kembali bersaing di Serie A. Kehadiran Fabregas dianggap membantu meningkatkan eksposur internasional klub.
Sementara itu, Lionel Messi juga membuat kejutan dengan membeli klub kecil Spanyol, UE Cornella.
Langkah itu langsung menarik perhatian publik sepak bola dunia karena efek popularitas Messi yang begitu besar.
Tidak hanya itu, Messi juga diketahui terlibat dalam proyek klub Uruguay bersama sahabatnya, Luis Suarez.
Meski belum banyak detail yang diungkap ke publik, proyek tersebut diyakini menjadi bagian dari rencana jangka panjang Messi setelah pensiun nanti.
Fenomena pemain membeli klub sepak bola diprediksi akan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang.
Selain menjadi investasi bisnis, langkah ini juga memperlihatkan bagaimana para pemain ingin tetap berkontribusi terhadap perkembangan sepak bola setelah karier mereka berakhir.
Dengan popularitas dan pengalaman yang dimiliki para pemain top dunia, banyak pihak percaya mereka dapat membawa perubahan besar bagi klub yang mereka miliki.
Mulai dari pengembangan akademi, peningkatan fasilitas, hingga membangun daya saing di level tertinggi.
Kini, sepak bola tidak lagi sekadar tentang bermain di lapangan. Para bintang dunia mulai membangun pengaruh baru sebagai pemilik klub, membuka babak baru dalam industri olahraga modern.