JawaPos.com - Kalau bicara soal VAR, satu hal yang pasti: drama hampir selalu ikut hadir. Dari liga domestik sampai kompetisi Eropa, teknologi ini memang dibuat untuk membantu wasit, tapi interpretasinya tetap sering jadi bahan debat panas.
Dalam laga sengit PSG vs Bayern Munchen yang berakhir 5-4, salah satu momen paling krusial terjadi menjelang akhir babak pertama. Keputusan penalti untuk PSG jadi titik balik dan tentu saja, memicu pertanyaan: apakah Bayern benar-benar dirugikan?
Kronologi Kejadian
Melansir ESPN, insiden terjadi ketika umpan silang Ousmane Dembele mengenai lengan Alphonso Davies di kotak penalti.
Baca Juga: Luis Enrique Sebut PSG vs Bayern Sebagai Laga Terbaik dalam Kariernya
Wasit awalnya tidak menganggap itu pelanggaran. Namun, setelah mendapat panggilan dari VAR untuk melakukan review di pinggir lapangan, keputusan berubah dan penalti diberikan untuk PSG.
Alasannya? Lengan Davies dianggap bergerak menjauh dari tubuh dan membuat posisi badannya “lebih besar secara tidak wajar”. Meski bola sempat mengenai tubuhnya terlebih dahulu sebelum menyentuh lengan, wasit dan VAR tetap menilai itu sebagai handball.
Jadi, Apakah Ini Keputusan yang Salah?
Secara aturan, keputusan itu bisa dibenarkan. Dalam regulasi handball saat ini, posisi lengan yang memperbesar tubuh secara tidak natural memang bisa dianggap pelanggaran—bahkan jika ada defleksi sebelumnya.
Tapi dari sudut pandang “rasa keadilan” di lapangan? Banyak yang menganggap ini terlalu keras.
Baca Juga: 3 Hal Penting dari Duel Gila PSG vs Bayern Munchen di Semifinal Liga Champions
Jarak bola yang sangat dekat dan adanya pantulan dari tubuh ke lengan biasanya menjadi faktor yang meringankan. Dalam banyak kasus, terutama di liga seperti Premier League, situasi seperti ini sering tidak dianggap pelanggaran.
Kenapa Bisa Jadi Kontroversi?
Masalah utama ada di interpretasi. Aturan handball memang memberi ruang abu-abu:
- Apakah gerakan lengan itu benar-benar disengaja?
- Apakah pemain punya waktu untuk bereaksi?
- Seberapa besar pengaruh defleksi terhadap arah bola?
Dalam kasus ini, VAR dan wasit menilai gerakan Davies tidak bisa dibenarkan. Tapi tidak semua wasit di kompetisi lain akan mengambil keputusan yang sama.