← Beranda
Tidak Kunjung Diputuskan Pengadilan, CEO Shakhtar Donetsk Khawatir Rugi Besar akibat Kasus Doping Mykhailo Mudryk
Aprillia JPRabu, 29 April 2026 | 03.17 WIB
Kasus Mykhailo Mudryk buat khawatir CEO Shakhtar Donetsk. (@premierleague)

 

JawaPos.com–CEO Shakhtar Donetsk Serhii Palkin menyatakan dukungan kepada pemain sayap Chelsea sekaligus pemain tim nasional Ukraina Mykhailo Mudryk yang tengah menghadapi kasus dugaan pelanggaran doping. Palkin yakin sang pemain dapat bangkit dan kembali bermain.

Hingga saat ini belum ada kejelasan terkait keputusan akhir kasus tersebut. Mudryk saat ini tidak dapat berlatih bersama Chelsea setelah dijatuhi skorsing sementara akibat hasil tes positif terhadap zat peningkat performa, Meldonium.

Kasus itu bermula pada Desember 2024, ketika Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menghubungi Mudryk terkait temuan tidak normal dalam tes urine rutin. Setelah melalui proses investigasi, Mudryk secara resmi didakwa pada Juni 2025 dan hingga saat ini masih menunggu putusan akhir.

Baca Juga: FIFA Siapkan Aturan Baru Kartu Kuning di Piala Dunia 2026, Pemain Bintang Bisa Lebih Aman

Pada saat tuduhan pertama muncul, pemain yang saat ini berusia 25 tahun itu membantah keras telah melakukan pelanggaran. Dia menegaskan, tidak pernah secara sadar menggunakan zat terlarang atau melanggar aturan apa pun.

Mudryk juga menyebut tengah bekerja sama dengan timnya untuk mencari tahu bagaimana hal tersebut bisa terjadi.

Sesuai regulasi FA, apabila terbukti bersalah, Mudryk berpotensi menghadapi sanksi larangan bermain hingga empat tahun. Ketidakpastian itu tidak hanya berdampak pada karir sang pemain, tetapi juga memengaruhi kondisi finansial Shakhtar Donetsk sebagai klub lamanya.

Baca Juga: Harry Maguire Puji Casemiro dalam Kemenangan Manchester United atas Brentford

Dilansir dari ESPN, Mudryk bergabung dengan Chelsea dari Shakhtar pada Januari 2023 dengan nilai transfer awal sebesar 70 juta euro (sekitar Rp 1,4 triliun), ditambah potensi bonus sekitar 30 juta euro (sekitar Rp 605 miliar) berdasar performa klub dan kontribusi pemain. Palkin mengungkapkan bahwa klausul bonus itu saat ini berada dalam ancaman.

”Kami memiliki bonus sebesar 30 juta euro dalam kontraknya. Jika dia tidak bermain dan Chelsea tidak mencapai target, kami dapat kehilangan jumlah tersebut. Ini dampak finansial yang besar bagi kami,” ujar Palkin.

Meskpuni demikian, Palkin tetap percaya pada karakter dan etos kerja Mudryk. ”Saya mengenalnya sebagai pemain dan pribadi. Saya yakin dia akan kembali bermain. Dia pekerja keras dan akan membuktikan kemampuannya untuk memberikan kontribusi bagi tim,” tambah dia.

Hingga saat ini, seluruh pihak masih menunggu keputusan pengadilan terkait kasus tersebut. Palkin menegaskan belum ada informasi mengenai kapan putusan akhir akan diumumkan, sehingga situasi tetap tidak pasti.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah